Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj

Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj
Kecelakaan


__ADS_3

Tuarrrr


Pecahan pecahan vas bunga tersebut pun berserakan di bawah lantai hingga membuat kaki glo terluka Karena terkena serpihan kaca dari vas Bunga tersebut.


"Mama... Papa.. Glo pengen sama kalian Hiks Hiks Hiks." Tangis glo pun semakin pecah diri nya melempar satu vas bunga dengan ukuran lebih besar ke arah cermin.


BYARRRR


*-------------*


Cermin yang di lempar glo dengan vas bunga hancur, Kepingan Kepingan kaca tersebut mengenai tangan serta leher glo.Darah pun mengalir di tubuh glo yang mengenai serpihan serpihan kaca.


Merasa tidak kuat menahan rasa sakit nya glo menjatuh kan tubuh nya di lantai. Air mata nya yang tadi nya berwarna putih bening berubah menjadi merah Karena terkena darah nya yang mengalir di dahi akibat terbentur di mobil.


Tubuh glo se akan akan lemas seketika.


"Kenapa... Kenapa lo gak percaya sama gue. Gliran gue sudah menaruh hati seutuh nya sama lo..." Tangis glo se akan akan tidak bisa berhenti. Glo yang tubuh nya sudah bercucuran darah, Tidak merasakan kesakitan sama sekali bahkan lantai yang tadi nya berwarna putih bening berubah menjadi merah Karena darah glo yang terus mengalir.


(DRET DRET DRET) Satu panggilan tidak terjawab


(DRET DRET DRET) Dua panggilan tidak terjawab


DRET DRET DRET


Seketika tangisan glo berhenti Karena Mendengar getaran di atas ranjang, Glo pun berusaha meraih hp nya yang berada di atas ranjang dengan pelan, Dirinya melihat siapa yang melakukan panggilan tersebut pada nya selarut ini.


"Mama." Dengan suara pelan glo mengangkat telephon dari mama nya dan masih meninggal kan bunyi isakan habis menangis.


"Sayang... Hiks Hiks Hiks."


"Kenapa ma..." Jawab glo yang masih terus meneteskan air mata nya.


"Papa mengalami kecelakaan Hiks Hiks Hiks dan Sekarang koma di rumah sakit."


Glo yang Mendengar ucapan mama nya langsung memutuskan sambungan telephon nya, Ia Berjalan cepat ke luar apartemen menuju rumah sakit. Dengan Berjalan terseok seok glo menuju mobil untuk menemui ke dua orang tua nya.


Glo yang Berjalan menuju mobil nya, Meninggalkan jejak kaki darah di lantai apartemen. Dengan darah yang masih bercucuran glo menguatkan Dirinya untuk melangkahkan kaki nya menuju rumah sakit. Sesampai di halaman Apartemen Glory langsung mesuk ke dalam mobil lalu melajukan mobil Dengan kencang.

__ADS_1


Pada saat di perjalanan...


Rem pada mobil glo se akan akan tidak berfungsi, Glo pun berusaha untuk menekan rem mobil nya dengan kaki nya yang sudah lecet akibat pecahan kaca.


Rem mobil yang di tekan glory seakan akan tidak mengurangi kecepatan pada mobil nya. Glory yang melihat di depan nya ada mobil, Dengan gerakan cepat Dirinya membelok kan kemudi hingga membuat mobil menabrak pohon besar di pinggir jalan.


BRAAAAAK....


Glory yang masih berada di dalam mobil se olah olah tidak sadar kan diri.


Rumah Sakit


"Beri aku kesempatan ke dua untuk memperbaiki hubungan kita Yang dulu." Ucap dea secara langsung tanpa basa basi sambil memegang tangan Andrew.


Dea yang memegang tangan Andrew, berusaha untuk meyakinkan Andrew agar memberikan kesempatan ke dua pada nya.


DRET DRET DRET


Andrew pun melepas tangan dea pelan lalu mengangkat panggilan telephon nya.


"Sial ganggu aja... tidak tau apa kalau gue berusaha menjalankan rencana." Ucap dea dalam hati yang melihat andrew menghindar.


"Siapa lagi itu yang telphon. Jangan sampai glooo..." Dea pun mulai merasakan cemas.


Andrew menjauhkan tubuh nya untuk menghindar pada dea.


"Ndrew lo harus ke sini Sekarang di Rumah sakit Medica... Glory kecelakaan." Ucap jerry yang merasa cemas Karena ke adaan glory.


Andrew pun langsung memutuskan sambungan menuju rumah sakit, Dea yang melihat andrew Berjalan cepat ke luar rumah sakit berusaha untuk mengejar Andrew.


"Mas kamu mau ke mana..."


"Glory kecelakaan aku harus ke sana Sekarang, dia di rawat di rumah sakit."Jawab Andrew dengan raut wajah cemas.


" Tapi kan mas... Kamu belum jawab pertanyaan ku! Mas jawab pertanyaan ku dulu." Ucap dea memaksa sambil berusaha menarik tangan Andrew untuk menghentikan langkah nya.


"Mas jawab pertanyaan ku duluu..." Imbuh dea lagi.

__ADS_1


Andrew lalu menghentikan langkah nya menatap dea dengan tatapan dingin nya.


"Aku akan memberikan kesempatan kepada untuk memperbaiki dirimu tetapi tidak untuk bersanding dengan ku." Andrew menatap dea dingin lalu pergi menuju parkiran mobil.


"Mas... Glory udah jahatin karin anak ku! Apa kamu tetap ingin bersama nya."


"Tapi dia istri ku dan aku mencintai nya." Dea yang Mendengar ucapan Andrew menghentak kan kaki nya ke lantai keras, Sementara Andrew pun mengabaikan dea dan langsung masuk ke dalam mobil menemui istrinya yang berada di rumah sakit.


(Flasback)


Mendapati panggilan telephon dari atasan nya andrew, Jerry langsung ke luar dari klub menuju mobil Dengan kondisi sedikit mabuk. Jerry yang belum kenal akrab dengan glory memilih menelpon sahabat nya yaitu michel.


"Untung gue sempat minta no hp nya." Ucap jerry tenang.


Michel yang menatap layar hp nya muncul nama jerry dengan cepat menggeser tombol hijau pada layar nya untuk melakukan panggilan, Michel yang sedikit terkejut dengan kabar glory memilih memberi tahu kan alamat apartemen glo.


Jerry pun menyuruh michel untuk menemani nya menuju apartemen glory, Michel memilih mengiyakan tawaran jerry.


"Itung itung untuk pdkt." Ucap michel Setelah melakukan panggilan telephon pada jerry, Jerry memilih menyusul michel di apartemen nya, Setelah sampai di apartemen Michel, Jerry langsung melajukan mobil nya menuju apartemen glory.


Tanpa tidak sadar mobil jerry dan Glory berpapasan, Sesampai di depan halaman Apartemen Glory. Jerry dan michel masuk ke dalam apartemen.


Di depan pintu apartemen glory, Michel memencet tombol bel pada pintu apartemen glory. Setelah menunggu hampir 10 menit tidak mendapati jawaban dari dalam michel dan jerry menghela nafas kesal.


"Mungkin ia tidak ada di sini." Ucap jerry menatap michel.


" Mungkin." Jawab michel sambil menganggukan kepala nya, Michel yang tidak sengaja melihat lantai di depan apartemen glory berwarna merah langsung memukul lengan jerry.


"Ada apa."


"Ini apa." Tanya michel, Jerry langsung duduk jongkok Setelah itu mencium warna aroma merah itu dan ternyata adalah darah.


Melihat darah bercucuran ke mana mana membuat jerry dan michel merasa panik, Mereka lalu mengikuti jejak darah tersebut hinggal ke luar halaman lalu bertanya ke pada penjaga ke amanan yang ada di apartemen tersebut. penjaga keamanan menjawab tidak tahu. Lalu michel dan jerry memilih meninggal kan apartemen glory menuju apartemen Andrew.


Di perjalanan melihat ada kerumunan Yang membuat jalan macet jerry memilih keluar dari mobil untuk bertanya, Jerry yang melihat sekilas wajah glory di masukkan ke dalam mobil ambulant mendekat kan tubuh nya dan ternyata benar Glory.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2