Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj

Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj
Paksaan untuk Lyra


__ADS_3

"Hay Tampan, Kemana aja baru kemari. Mau mamy kenalin dengan yang baru atau mau nyari yang lama." Mami Jasie yang saat itu tengah menyambut tamu nya yang merupakan pengusaha muda di kota tersebut.


"Berikan satu wanita yang baru untuk aku bersenang-senang." Max yang langsung mengungkapkan kedatangan nya pada mami Jasie, Mami jasie yang sudah Paham pun langsung melempar kan kunci yang berada di dalam tas nya. Dengan cekatan Max menerima kunci tersebut dan memberikan beberapa lembar uang berwarna merah pada mami Jasie.


"Ini untuk mu." Ucap max sesudah mendapatkan kunci kamar nya, Setelah itu berjalan menuju kamar yang di pesan nya untuk menemui wanita nya.


Di sisi lain ada tiga perempuan yang tengah asyik menunggu nama nya di panggil oleh assisten pribadi nya, Yaitu Rani Ketiga wanita tersebut yang tak lain adalah sahabat akrab glo. Yaitu Michele, Lyra dan Nisa.


Michael dan lyra yang saat ini dengan santai nya menikmati rokok di japitan tangan nya sambil bermain ponsel, Karena sudah tampil memainkan Musik Dj nya menunggu salah satu teman nya yaitu Nisa untuk bergantian ferfom.


"Besok kita main ke rumah glo gimana." Michael yang memulai pembicaraan pada ke dua teman nya yang lagi asyik menatap ponselnya dan menikmati kebulan asap rokok di mulut nya.


"Besok pagi sepulang dari kampus gimana." Lyra yang mendengar ucapan Michael.


"Ya udah. Gue nurut aja." Jawab nisa malas melanjutkan aktifitas nya memainkan ponsel.


"Gue duluan ya, Udah jam segini." Pamit Lyra kepada ke dua teman nya seraya menatap jam yang melingkar di pergelangan tangan nya.


"Ya udah hati hati."Ucap Michael dan Nisa Secara bersamaan sambil menautkan pipi nya Secara bergantian.


Setelah berpamitan Dengan teman teman nya, Lyra pun berjalan ke luar ruangan dengan langkah gontai untuk kembali pulang ke apartemen nya.


Braak...

__ADS_1


Mendengar benda terjatuh dari dalam kamar membuat lyra menghentikan langkahnya, Lyra yang merasa ingin tahu membuka pintu kamar itu pelan.


"Tidak ada siapa-siapa di dalam."Decak lyra membuka pintu kamar tersebut yang tidak ada siapa-siapa di dalam nya, Lyra yang mendapati tidak ada siapa-siapa di dalam kamar memasuki kamar tersebut untuk melihat benda apa yang terjatuh di dalam nya.


Melihat vas bunga yang terjatuh, Dan kucing yang melompat ke arah jendela membuat lyra mendengus kesal.


"Rupanya di dalam klub semewah ini masih ada kucing yang berkeliaran di dalam nya." Kekeh lyra mengambil bunga tersebut dan menaruh nya di atas meja.


Max yang mencari cari kamar milik wanita nya yang ia pesan kembali mencocokkan nomer kunci yang ia bawah dengan nomer pintu kamar tersebut.


"Rupanya ia sudah menunggu ku." Max yang melihat pintu kamar yang ia pesan terbuka, Dengan pelan Max masuk ke dalam nya dan menutup kembali pintu kamar tersebut, Setelah itu menguncinya.


Lyra yang menaruh tangkai bunga di atas meja mendengar seseorang menutup pintu kamar, Langsung membalikkan tubuhnya.


"Maaf pak saya tadi hanya membereskan bunga itu." Lyra yang menatap pria di hadapannya yang menatap nya dengan ekspresi menerkam.


"Apa wajah ku terlihat tampak terlihat begitu tua baby, Hingga dirimu memanggil ku dengan sebutan bapak." Ucap max tersebut dengan menyugingkan bibir sebelah nya menatap seorang wanita di hadapan nya yang terlihat begitu seksi di mata nya.


Max pun melihat tubuh wanita tersebut dari atas sampai bawah yang hanya mengenakan celana hotpants dan bra sport di tubuh nya yang memperlihatkan garis tengah bagian payudara yang terlihat tampak begitu besar, Lyra yang paham dengan tatapan pria tersebut dengan gerakan cepat berjalan ke arah pintu sambil menurunkan gagang pintu yang ternyata sudah tidak dapat terbuka karena terkunci.


"Kamu mau ke mana baby, Kita harus bersenang senang terlebih dahulu! Tenang saja nanti aku akan memberikan tips untuk mu apa bila dirimu sudah benar benar memuaskan ku." Ucap max dengan senyum seringai di bibir nya dan langsung menarik pinggang seseorang di hadapan dengan kasar.


"Maaf pak..." Ucapan Lyra berhenti ke tika max membungkam mulut nya Dengan bibir nya secara kasar, Lyra pun berusaha meronta agar terlepas dari pelukan pria yang berada di hadapan nya.

__ADS_1


Max pun yang merasakan pergerakan dari Wanita di hadapan, Membuat dirinya semakin memperdalam ciuman nya. Memdapatkan tidak ada pembalasan dari Wanita nya Membuat max menggendong tubuh Lyra, Setelah itu menjatuh kan nya di atas ranjang.


Lyra yang mendapatkan perlakuan pria tersebut semakin dalam Hanya bisa menangis karena merasa tenaga nya tidak kuat untuk membalas nya.


"Lepaskan aku, Aku mohon Hiks Hiks Hiks." Teriak Lyra memiringkan wajah nya ke kanan. Max pun yang tidak mendapat kan bibir dari Wanita yang ia pikir sudah ia sewa menurunkan kepala nya menuju ke tempat favorit nya yaitu buah dada Wanita yang saat ini telah ia jamah nya.


Max yang merasa kan pukulan dari tangan Wanita di hadapan nya menarik nya ke atas dengan tangan kiri nya Sementara tangan kanan nya di gunakan untuk menggerayai salah satu buah dada yang di miliki Wanita tersebut.


Lyra yang berusaha menggigit bibir bawah nya agar tidak mengeluarkan suara, Seketika mulut nya terbuka karena dirinya yang tidak bisa menahan sentuhan dari pria yang berada di hadapan nya.


Max yang mendengar suara desahan yang terdengar begitu seksi di telinga nya, Menyobek secara paksa bra sport yang di kenakan oleh wanita di hadapan nya.


Bra yang di pakai lyra pun ahkir nya terlepas juga, Max pun membuang nya ke segala tempat. Melihat benda bulat yang terlihat tampak kenyal membuat max semakin liar untuk melakukan nya. Max pun mulain menyesap nya setelah puas bermain di gunung kembar Wanita nya, Max pun mulai turun ke bawah dan menyobek kembali celana yang di pakai oleh Lyra Setelah itu membuang nya ke segala arah.


Lyra pun yang mendengar suara sobekan dari celana nya, Berusaha untuk berdiri dan menghindar dari pria di hadapan nyq dengan air mata yang tidak henti henti nya mengalir di area mata nya.


"Aku mohon... Lelaskan aku Hiks Hiks Hiks." Teriak Lyra memohon kepada pria di hadapan agar tidak melakukan nya, Lyra yang saat ini tubuh nya hanya memakai ****** ***** dan atas nya yang sudah tidak memakai apa apa menarik sprei yang berada di dalam ranjang tersebut.


Belum sempat sprei itu menutupi tubuh Lyra, Max sudah menarik kembali dan mulai melepas kan kaos dan celana yang ia pakai.


Bersambung.


Jangan lupa like dan komen nya kak...

__ADS_1


__ADS_2