Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj

Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj
Mengajak bertemu


__ADS_3

Andrew Yang saat ini menemani glo sambil duduk di pinggir ranjang, Menatap wajah istrinya yang saat ini terlihat begitu lelah dan menunjukkan raut wajah ketakukan di dalam nya.


Cup...


Andrew yang mengecup dahi istri nya.


"Maaf kan diriku yang membuat mu seperti ini." Ucap andrew membelai pipi istri nya Dengan lembut.


Dari hasil laporan penyelidikan yang di berikan bodigat pribadi nya dan cincin yang di berikan oleh assisten pribadinya yaitu jerry, sangat membutik kan bahwa yang melakukan hal tersebut adalah mira. Wanita simpanan nya yang sangat tergila gila pada nya.


Andrew yang merasa geram dengan sikap mira, Memilih untuk menghubungi lewat sambungan telephone.


Satu panggilan tidak terjawab.


"Sial." Decak andrew merasa kesal karena hp mira yang tidak bisa di hubungi.


*---------*


Di sebuah kamar yang tampak luas nan mewah, Ada seorang pria yang tengah membujuk wanita nya yang saat ini tengah marah karena dirinya.


"Apa wanita itu terlihat begitu menggoda, Hingga membuat mu ingin memangsa nya." Ucap seorang wanita itu dengan menyunggingkan bibir sebelah nya. Setelah melihat rekaman yang di putar nya dari kamera nya yang di pegang saat ini.


"Apa maksud mu baby."Bujuk pria tersebut dengan membalik kan Wanita nya agar menatap nya. Wanita tersebut yang tak lain adalah mira dan kekasih nya.


"Apa kou menginginkan yang lebih dari Wanita itu." Tanya mira kepada kekasih nya yaitu yang ber nama max, Max pun menatap intens pada seseorang yang saat ini tengah menjadi kekasih nya.


"Hari ini mungkin aku tidak akan menuruti nafsu bejat mu itu." Imbuh mira kembali dengan tegas kepada pria yang ada di hadapan nya saat ini. Mira yang waktu itu meminta max menuruti kemuannya untuk menculik glo.


Karena mira yang merasa harus mengeluar kan uang untuk seseorang untuk menculik glo, Memilih untuk meminta Tolong kepada max kekasih nya saat ini, Max yang sangat tergila gila dengan mira mengiyakan ucapan mira yang di katakan saat itu, Karena dirinya yang saat itu juga tengah di slimuti oleh nafsu hingga tidak sadar mengiyakan ucapan mira.

__ADS_1


Max yang baru sadar bahwa perusahaan nya tengah mengalami kebangkrutan, Hingga sisa uang nya di buat untuk membangkit kan perusahaan nya kembali terpaksa melakukan nya sendiri, Karena uang yang ia simpan tidak cukup untuk membayar bodigat nya waktu itu yang sempat ia pecat.


"Apa diriku berbuat salah kepada mu."


"Apa dirimu sama sekali tidak merasa ber salah." Mira yang saat ini ber pura pura cemburu di hadapan max, Karena selain andrew. Max lah Pelanggan terkaya Setelah andrew yang saat ini mau menuruti apa pun kemauan nya. Tidak mungkin dirinya harus kehilangan max Setelah andrew meninggal kan.


Max yang waktu itu jarang menemui nya,Dan andrew lah yang sering menemui dirinya bahkan apapun itu permintaan nya selalu di turuti oleh andrew.membuat mira menaruh hati kepada Pelanggan nya yang selalu memperhatikan dirinya, Hingga membuat nya takut kehilangan Andrew dan obsesi nya saat ini membuat nya ingin memiliki nya sepenuhnya.


"Seperti nya dirimu ini sangat cemburu dengan wanita itu." Ucap max menggoda wanita yang saat ini menjadi kekasih nya, Max yang mengingat glory menolak nya untuk melayani tersenyum geli.


Dengan uang yang ia punya dan ketampanan yang diri nya Milik Ki baru kali ini diri nya di tolak oleh seorang wanita.


"Kenapa kamu memilih melakukan nya sendiri, Kenapa tidak menyuruh bodigat yang kamu miliki."Protes Mira dengan manja kepeda Max, Membuat Max menatap Mira malas.


"Mungkin nanti aku tidak akan menyewa mu, Setelah memiliki nya." Batin Max menatap Mira yang saat ini berhadapan dengan nya.


Mira yang mendengar rayuan Max, Seketika membuat nya wajah nya merona.


"Bukan kah diri ku sudah terbiasa dengan ucapan pria seperti diri nya." Batin Mira menahan rasa malu.


"Jangan terlalu menggombal seperti itu, Karena tidak akan membuat hatiku luluh Seketika." Balas Mira dengan memutar bola matanya malas.


Dreeet


Dreeet


Dreeet


Getaran hp yang berada di dalam tas mira membuat Mira dan Max saling menatap, Mira pun segera mengambil hp nya di dalam tas. Setelah itu menatap layar hp nya, Mira yang tersenyum setelah menatap layar hp nya berjalan menuju kamar mandi. Membuat Max Mengernyitkan dahi nya merasa Heran siapa yang sudah menghubungi nya saat ini.

__ADS_1


"Aku ke kamar mandi dulu." Pamit Mira mencium pipi kanan Max, Setelah itu berjalan menuju kamar mandi untuk mengangkat telepon nya.


"Hay setelah sekian lama nya, Rupanya dirimu baru ingat kepada ku." Mira yang memulai pembicaraan dengan seseorang yang menelpon nya saat ini.


"Besok aku akan menemui mu, Datang lah ke cafe biasanya." Ucap seseorang yang tak lain adalah Andrew dari balik telepon.


"Tunggu tunggu." Mira yang sudah hafal, Pasti setelah menyampaikan kemauan nya Andrew akan memutuskan sambungan telepon nya, Dengan cepat Mira segera menghentikan dan tersenyum licik menatap layar telephon nya.


"Aku tidak punya banyak waktu, Segeralah katakan apa yang kou ingin katakan." Ucap Andrew tegas dengan suara dingin nya.


"Good... Berhubung dirimu menawariku untuk mengatakan apa yang aku ingin katakan, Dengan senang hati aku akan. mengatakan nya."


"Tidak perlu bertele tele, Sudah ku bilang diriku tidak Mempunyai banyak waktu untuk menanggapi keinginan mu yang tidak jelas itu." Andrew yang sudah mulai kesal dengan ucapan Mira.


"Seperti nya diri mu masih sama dengan dulu yaitu Tidak sabaran." Ucap Mira masih dengan senyum licik di bibir nya.


"Seperti nya diriku tidak bisa menemui mu untuk pergi ke cafe." Imbuh Mira lagi yang mulai melancarkan aksinya.


"Apa maksud mu." Bentak Andrew.


"Dirimu yang saat ini membutuh kan ku, Dan kalau kou ingin menemuiku datang lah ke apartemen ku.... Meskipun dirimu sudah melupakan ku tenang saja aku tidak sejahat dirimu dan pintu apartemen ku selalu terbuka 24 jam untuk mu." Dengan licik nya Mira mengeluarkan uneg uneg di kepala nya dan ingin membalas kan dendam nya pada Andrew.


"Sial..." Decak Andrew yang merasa sudah di permainan oleh seorang wanita seperti nya, Mira yang mendengar Decak kan Andrew tersenyum Penuh kemenangan.


Andrew yang malas mendengar ucapan Mira langsung mematikan sambungan telepon nya.


Bersambung.


Semoga kalian suka dengan alur cerita nya. Jangan lupa Like dan komen.

__ADS_1


__ADS_2