Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj

Perjodohan Seorang Ceo Dan Dj
Rencana licik mira


__ADS_3

Setelah selesai makan bersama dengan Gisela mama glo dan glo, Andrew segera berpamitan untuk berangkat ke kantor.


"Sayang, Mas berangkat dulu ya. Jaga diri kamu dengan baik! Jangan terlalu ngerepotin mama." Pamit andrew seraya mengundur kan kursi nya, Sambil mengecup kepala glo pelan. Glo pun meraih tangan andrew lalu mencium nya.


Gisela yang melihat putri dan menantu pun ikut merasa senang, Karena sudah saling mencintai. Setidak nya ia tidak merasa khawatir karena perjodohan yang di buat suami nya dengan ipar nya tersebut kepada anak nya yang tidak saling mencintai, Mencintai saling mengenal saja tidak.


"Ma andrew berangkat dulu ya." Andrew yang bergantian berpamitan kepada mama glo, Gisela.


"Iya hati hati." Seru mama glo kepada menantu nya tersebut, Andrew yang sudah berpamitan dengan dua wanita yang berada di samping nya bergegas ke luar rumah menuju kantor nya.


*---------*


Rumah Sakit.


Sesampai di rumah sakit, Max langsung menghentikan mobil nya depan rumah sakit. Setelah itu segera turun dari mobil dan membopong tubuh Lyra untuk masuk ke dalam rumah sakit.


Suster dari rumah sakit tersebut pun ikut membantu max, serta membawa brankar rumah sakit dan memasukkan lyra ke dalam ruang periksa untuk segera di periksa.


Setelah beberapa menit menunggu di luar ruangan lyra, Dokter Yang sudah selesai memeriksa ke adaan lyra pun ahkir nya keluar juga. Max yang melihat Dokter perempuan tersebut keluar dari ruangan lyra segera berdiri.


Dokter tersebut yang tak lain bernama Dokter maya memberi intruksi kepada max untuk ikut ke dalam ruangan nya, untuk menjelaskan bagaimana ke adaan lyra saat ini.


Di dalam ruangan dokter maya, Dokter maya pun menjelaskan secara detail ke adaan yang di alami lyra saat ini, Dokter maya menjelaskan bahwa lyra saat ini hanya kelelahan saja hingga mengakibat kan darah yang berada pada tubuh nya pun menurun dan mengakibat kan kepala nya terasa pusing.


"Namun Setelah dirinya sadar saya akan memeriksa kembali, untuk menyakan apakah ada yang masih terasa sakit pada anggota tubuh nya." Jelas Dokter maya pada max, Max pun hanya mengangguk paham menanggapi perkataan Dokter maya.


"Maaf sebelum apa anda merupakan keluarga dari pasien tersebut." Tanya maya yang melihat wajah pasien yang ia periksa tadi tampak sangat muda, Sebenar nya maya juga tidak ber hak menanyai hal tersebut kepada orang yang berada di hadapan nya. Takut nya bila nanti nya ada apa apa Dengan pasien nya, diri nya bisa langsung berhadapan langsung dengan pihak keluarga pasien tersebut.


Max yang di tanya kepada Dokter maya tampak sedikit berfikir, Ia harus mengatakan apa pada Dokter tersebut. Berkenalan saja baru kemarin malam.

__ADS_1


"Saya suami nya." Jawab max dengan asal asal an.


"Baiklah, Ini resep obat dari saya. Bapak bisa langsung menebus nya. Karena tekanan darah nya yang sangat rendah... Istri bapak di haruskan menginap selama dua hari di rumah sakit ini untuk menyetabilkan ke adaan nya." Dokter maya yang langsung mengiyakan ucapan max, Max pun segera berdiri menuju apotik rumah sakit untuk menebus obat.


"Oke terima kasih Dokter."Max yang berdiri menuju ke luar ruangan Dokter maya, Dokter maya pun tersenyum menanggapi perkataan max.


*-----------*


Apartemen mira.


Andrew yang sudah sampai di depan sebuah gedung apartemen, Segera mem parkir kan mobil dan berjalan masuk menuju apartemen mira.


Andrew yang sudah berada di depan pintu apartemen, Memencet tombol bel pada pintu tersebut.


Ting...


Tanpa harus menunggu terlalu lama, seketika pintu apartemen pun terbuka dan keluar lah seorang wanita dari pintu tersebut dengan lingeria seksi nya yang memperlihat kan belahan dada nya. Wanita tersebut yang tak lain adalah mira.


Andrew yang melihat mira di hadapan nya Dengan pakaian serta perkataan nya yang begitu manja, hanya menyunggingkan bibir sebelah menatap mira.


"Aku ke sini tidak butuh perkataan basa basi mu itu." Tegas andrew kepada mira, Mira yang melihat ekpresi wajah andrew terlihat kesal kepada nya malah Semakin menggoda andrew dengan kata kata manja nya dan berpose cantik di pintu apartemen nya.


"Oh... Jadi kamu ke sini hanya membutuh kan diriku! Dengan senang hati aku akan melayani mu." Goda mira mengedipkan mata sebelah nya.


Andrew pun hanya menggelengkan kepala nya melihat mira yang Masih berusaha menggoda nya, Melihat mira membuat andrew malah merasa jijik kepada nya.


"Mungkin diri ku dulu kebanyakan minum alkohol hingga mengenal wanita seperti ini." Batin andrew masih dengan menatap mira.


"Melihat nya saja diriku sudah tak berselera." Andrew yang mengejek mira Dengan perkataan pedas yang keluar dari mulut nya.

__ADS_1


Tanpa berbasa basi lagi andrew mengeluarkan cincin yang di berikan jerry kepada nya dari saku celana nya.


"Jelaskan ini kepada ku." Andrew yang berkata sambil menunjukkan cincin yang ia pegang di tangan nya.


Mira yang melihat cincin tersebut merupakan cincin nya yang di berikan andrew kepada nya, Beralih pada jari jari tangan nya untuk memastikan apa benar itu cincin nya.


"Kok bisa cincin gue ada pada andrew." Batin mira merasa bingung.


"Itu cincin ku kan sayang, Kenapa pada dirimu." Tanya mira yang berusaha menetral kan kegugupan nya dan masih dengan suara manja nya yang ia Buat buat.


"Jelaskan atau." Kata kata andrew terhenti ketika mira yang melanjutkan nya.


"Atau apa, Kamu mau apa... Kalau kamu ke sini hanya karena hal tidak penting seperti ini pergilah dari apartemen ku." Mira yang memulai drama Quinst nya, Dalam otak mira tidak mungkin andrew akan pergi sebelum mendengar penjelasan dari nya.


Dengan senyum licik di bibir nya, Mira menutup pintu apartemen nya. Dengan langkah cepat, Andrew menahan pintu apartemen mira Dengan tangan nya agar tidak tertutup.


"Apa lagi..." Ucap mira yang berpura pura merasa kesal.


"Pasti nya dia nggak akan pergi, Sebelum mendengar penjelasan ku. Ha ha ha." Batin mira Dengan bangga nya.


"Aku Ke sini hanya meminta penjelasan dari mulut berbisa mu itu, Tenang saja aku tidak akan membunuh mu nanti. Jadi jangan menghindar dari hadapan ku." Sindir andrew dengan seringai di bibir nya.


"Sial... Berani berani nya dia berkata seperti itu, Lihat saja Setelah ini." Batin mira kesal.


"Masuk lah."Mira yang mempersilahkan andrew untuk masuk ke dalam apartemen nya, Tanpa berpikir panjang andrew pun masuk ke dalam apartemen mira.


Mira yang melihat andrew duduk di sofa nya tersenyum licik menatap nya, Kali ini dirinya akan mejalankan rencana baru untuk memiliki andrew sepenuh nya.


Bersambung.

__ADS_1


...Jangan lupa like dan komen nya ya kak, Dan Mampir juga di novel ku ke dua sekretaris luguku...


__ADS_2