Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
10


__ADS_3

.


.


.


>Ruang tengah<


"Ada apa pah mah?" Tanya aisyah penasaran.


"Gimana sekolahnya? nyaman gk? teman teman kamu gimana?"


"Seru pah. Temen temen aku baik kok. Ya walaupun ada beberapa yg jutek"


"Kalaw ada yg macem macem sama kamu jangan pernah ragu buat bilang sama papah"


"Pasti dong pah" aisyah memeluk Farhan.


"Papah mau nanya itu doang sama aku?"


"Emm... Sebenernya gini syah. papah sama mamah ingin menjodohkan kamu sama anak dari teman papah" perkataan Farhan membuat aisyah kaget dan langsung melepaskan pelukannya.


"Hah?" Aisyah membulatkan mulutnya.


"OMG! papah inituh bukan jaman nya siti nurbaya. Aku masih bisa cari pasangan aku sendiri. Emang aku sejelek apasih? Sampe harus dijodohin segala" kesal aisyah sambil mengerucutkan bibirnya


"Sayang kata siapa kamu jelek. Anak mamah cantik kayak gini dibilang jelek sih" jawab Lisna.


"Ya terus kenapa aku harus dijodohin?"


"Mamah sama papah gk mau kamu salah pilih pasangan. Kamu itu anak perempuan kita satu satu nya dan kami ingin menentukan jodoh yg terbaik untuk kamu nak" Lisna mengelus rambut panjang Aisyah.


"Kamu mau kan melihat kita bahagia?"

__ADS_1


Pertanyaan papah membuat aisyah tidak sanggup untuk menolak. Soal nya selama ini kedua orang tua nya selalu menuruti permintaan aisyah. Dan sekarang gantian, Aisyah harus menuruti permintaan orang tua nya. Walaupun berat.


"Oke, kalo menurut kalian ini yg terbaik. Aisyah gk bakal nolak. Karena aisyah ingin melihat papah mamah bahagia" mereka bahagia mendengar jawaban Aisyah dan langsung memeluk aisyah.


"Terima kasih ya nak" Aisyah tersenyum.


"Sebenernya hari ini papah sama mamah mau keluar kota dan rafa juga akan diajak" ucap Farhan.


"Terus aku sendirian gitu dirumah?"


"Nggak kok sayang. Nanti laki laki yg akan dijodohkan sama kamu akan kesini untuk menemani kamu" jawab Lisna.


"Iya, papah tadi udah telfon dia"


"Papah sama mamah yakin percayain dia buat jaga aku?"


"Tenang aja nak. Papah udah pernah melihat sikap dia, dan dia terlihat anak baik. Owh iya ternyata dia satu sekolah sama kamu loh"


"Nanti kamu juga tau" jawaban Farhan membuat aisyah mengerucutkan bibirnya.


"Emang nya kalian pulang jam berapa?"


"Papah sama mamah akan bertemu pengusaha besar dibandung dan kami akan mengadakan bisnis yg cukup besar. Jadi kemungkinan kami akan pulang besok"


"Lama banget sih"


"Kamu gk bakal kesepian kok, dia bakal datang jadi jangan khawatir" kata Lisna.


"Yasudah papah sama mamah siap siap dulu ya" kata mereka dan dibalas anggukan oleh Aisyah.


>Rumah Ari<


"Papah gila ya? aku masih muda dan masih pengen ngerasain masa remaja aku" tolak ari.

__ADS_1


"Papah tidak mau tau. Kmu harus tetap nurut sama papah!" Tegas herlan-papah ari.


"Gk mau! Sekali ari gk mau tetep gk mau!" Teriak ari.


"Ari papah sudah bosan melihat kamu ganti ganti cewek, mempermainkan cewek! Jika kamu nolak! Papah tidak mengijinkan kamu untuk bermain DJ lagi! Papah juga akan mencabut semua fasilitas kamu! Apartemen, mobil, motor, atm, dan bahkan kamu gk akan dikasih uang jajan! Biarin aja kamu jadi gembel" ancam herlan.


"Arrhh..." frustasi ari. Dengan berat hati ari menerima perjodohan papah nya.


"Oke ari terima" kata ari pasrah.


"Bagus. Sekarang kamu kealamat ini. Temani gadis itu karena orang tua nya sedang keluar kota" herlan memberikan secarik kertas. Ari pergi menggunakan motor ninja nya yg berwarna merah.


>Rumah Aisyah<


"Pah mah hati hati dijalan ya" aisyah mengantarkan orang tua nya kemobil.


"Iya. Kamu juga harus hati hati dirumah" kata Farhan.


"Yasudah kami pergi ya" ucap lisna dan dibalas anggukan oleh aisyah.


Aisyah menyalami kedua tangan orang tuanya.


Setelah itu aisyah langsung masuk kedalam rumah dan mengunci pintu rapat rapat. Berharap tidak ada orang jahat yg akan masuk.


Ketika aisyah sedang menaiki tangga tiba tiba ada yg mengetuk pintu rumah nya.


'Siapa ya? atau mungkin papah mamah balik lagi' batin aisyah..


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2