
.
.
.
setelah athala pergi dan anak buah devano pergi hingga gara,aisyah dan devano yang tersisa.
devano melihat jam dan sekarang tepat pukul 00.00 tepat tanggal dimana 2 tahun aisyah dan devano,walaupun sekarang suasana yang tidak tepat tapi devano tetap ingin mengucapkannya.
"happy anniversary 2 tahun sayang" devano memegang pinggang aisyah.
gara menaiki motor devano dan motor gara di gunakan devano,karena motor devano hanya singel sit saja sedangkan gara bisa berdua.menaiki motor besar seperti itu beresiko akan masa depan,ya bagi yang paham saja.
"gak tepat banget ngucapinnya" aisyah
"i don't care,makasih udah mau nunggu aku.pernikahan kita adalah paksaan namun aku merasa bersyukur bisa ada kamu yang mendapingi aku di waktu aku susah dan senang,i love you aisyah aqilah azhar,i love you so much" devano mencium puncak kepala aisyah.
aisyah meneteskan air mata terharunya,aisyah senang ia dapat melihat devano lagi dan penantiannya terbalaskan.
"jangan tinggalin aku lagi" aisyah
"gak akan" devano
kemudian mereka berdua menaiki motor dan berjalan keliling ibu kota,walaupun tengah malam ibu kota tidak pernah tidur dan masih tetap ramai.devano mencium tangan aisyah sambil menyetir lalu aisyah memeluk devano dengan erat dan tersenyum senang
__ADS_1
"kita mau kemana?" aisyah
"rumah" devano
devano mengarahkan motornya tetapi bukan rumah nya yang dulu,devano membeli rumah yang lebih besar dari pada dulu.
kira kira seperti ini rumah nya.
"waw,ini terlalu besar" aisyah
"ini kecil,kita akan mempunyai anak nantinya" devano membisikkan kuping aisyah.
"kamu siap?" devano
"untuk?" aisyah bingung siap untuk apa,pasalnya dia dan devano sudah di rumah barunya.
"make baby" devano mengangkat aisyah hingga aisyah berteriak.
kalian mengerti maksut dari devano? adegan seperti itu tidak author tayangkan wkkw.
.
__ADS_1
.
.
aku terbangun dari tempat tidurku bersama devano.ranjang yang begitu besar dari sebelumnya.aku melihat diriku yang tidak di tutupi oleh sehelai benangpun dan begitu juga devano.aku baru sadar laki-laki yang aku cintai ini sangat liar jika berada di atas ranjang.devano menaruh sebuah ****** di dalam tubuhku,walaupun pinggang dan bawahku masih sakit aku memaksakan untuk berdiri namun hasil nihil aku terjatuh.
aku melihat selimut putih yang penuh dengan bercak darah aku tahu ini adalah darah ku,semalam devano bermain begitu liar dan kasar.
"awwww..." aku meringingis memegang perut ku karena ini baru hal pertama kalinya aku melakukan bersama devano.
ku lihat devano terbangun dari tidurnya memakai celana dan menghampiriku.
"sakit ya?maaf aku semalam kasar" devano mengangkat tubuh ku hingga tubuhku kembali di atas ranjang lagi.
"gak apa apa aku hanya belum pernah,wajar bukan?" aisyah
"kamu tiduran aja dulu" devano
aku tidak ingin tiduran seharian menunggu sakit di bagian ku menghilang sementara devano membuat sarapan dan minum teh dengan tangan sendiri.aku memutuskan untuk berdiri walaupun sakit dan mengangkat bedcover yang terkena darah ku lalu merendam di kamar mandi bawah,sepertinya devano tidak menyadarinya.aku membersihkan tubuhku hingga benar benar bersih.
setelah bersih aku memakai baju santai dan menuju bawah ke dapur membuat sarapan.
"kok kamu bangun,emang gak sakit?" devano
"udah engga kok" bohong diriku kepada devano.
__ADS_1
.
.