
Jam sudah menunjukkan pukul 5 pagi. Ari terlebih dahulu dari tidurnya itu. Ari melihat aisyah masih terlelap tidur. Seulas senyuman tercetak di bibir ari. Dia melepaskan pelukan dari pinggang aisyah dan beranjak dari kasur nya. Dia masuk ke kamar mandi berniat untuk mandi terlebih dahulu. Dia sengaja bangun lebih pagi dari biasanya, mengingat pagi ini dia akan menjemput yori. Selesai dari mandinya,dan sudah memakai baju seragam dia berniat membangunkan aisyah.
"Syah...bangun udh jam 5.45 lho syah bangun cepetan,lo gak mau sekolah?"
"Emm...5 menit lagi ri"
"Syah Ihh cepetan buruan bangun hari ini tuh kita gak bisa pergi bareng.gue mau jemput yori. Mending lo cepetan bangun"
"Kok lo gak bilang sih kalau mau pergi bareng yori? Kalau tau gitu tadi kemarin gue beli bensin mobil gue. Ihh lo sih pakai acara mendadak gini bilang nya" gerutu aisyah kesal
"Iyaa sorry. Tapi tenang aja bensin mobil gue ada kok"
"Lah,beli dimana se pagi ini?
"Gue selalu ada cadangan buat mobil gue"
"Ya udh terserah gue mau mandi"
"Iyaa cepat buruan, lo terlalu bau"
"Ihh rese"
Ari sangat suka melihat aisyah yg kesal seperti itu. Itu adalah hobi ari sejak dulu membuat recoh aisyah dan membuat nya marah. Muka aisyah sangat lucu ketika sedang marah. Selesai mandi aisyah langsung memakai seragamnya. Setiap hari aisyah pergi ke sekolah hanya memoleskan sedikit bedak dan lipgloss sedikit dgn rambut yg diikat ekor kuda. Yap! Aisyah bukan tipe cewek yg terlalu feminim tetapi masih menampakkan kewanitaan nya. Merasa sudah siap dgn penampilannya, aisyah menyusun bukunya dan memasukkan bukunya ke dalam tas. Setelah semua lengkap aisyah turun ke bawah
-- di bawah
"Riudh lo isi kan bensin gue?" Tanya aisyah
"Sudah nyonya Harir" ucp ari memutar bola matanya malas
"Nice,thanks. Ehh btw lo mau jemput yori jam berapa?" Tanya aisyah.
__ADS_1
Sebenarnya pagi ini aisyah ingin pergi bersama ari,tapi mungkin keadaan tidak mendukung karna yori sudah terlebih dahulu meminta ari menjemputnya.
"Emm jam 6.45 lah..."
"Ohh,ini udh jam set 7 lho ri,gak mau pergi sekarang?" Tanya aisyah
"Enggak Ntr aja kecepatan" ucp ari
"Ohh ya udh gue berangkat sekarang aja yaa"
"Cepat amat syah? Tumben?"
"Gpp aja sih, gue mau ke....mm ke perpus ya ke perpus mau minjam novel" alibi aisyah
"Sejak kapan lo suka baca novel?"
"Sejak kita jauhan gue mulai suka baca novel,lebih suka sendi baca dgn keheningan" jelas aisyah
"Padahal dulu lo gak suka baca novel,karna lo selalu berpikir baca novel itu gak penting ya kan?"
Entah mengapa setiap aisyah mengatakan "aisyah yg dulu udh mati kurna ucapan lo" ari merasa lebih bersalah,dia merasa kesalahan dia begitu besar hingga selalu menyalahkan dirinya sendiri,
"Emm tapi bukan maksud gue buat ungkit permasalahan itu yah ri, maaf
"Gpp syah gue gak tersindir sma sekali pun kok karna gue emg tau itu salah gue" ucp ari
"Udh deh jangan itu aja yg diingat, mendingan sekarang lo pergi sana jemput yori,gue juga mau pergi berangkat sekolah."
"Ya udh lo gpp kan pergi sendiri?"
"Gpp kok ri:)"
__ADS_1
"Ya udh hati ya jangan ngebut"
"Iyaa lo hati2 juga yajangan ngebut"
"Ihh copy paste"
"Gpp,kan kamu suami aku"
"Lah,apa hubungannya?"
"Iya dong.setiap ucapan kamu kan juga ucapan aku,hahaha"
"Lah copy paste lagi lo yaa" ucp ari sambil mengacak acak rambut aisyah yg diikat.
"Ihh ari, kan lepas ikatan rambut gue" ucp aisyah kesal
"Makanya sekali di gerai rambutnya"
"Gak ah panas"
"Lo cewek gaya lo cam cowok"
"Bodo amat lah gue berangkat dulu yaa ri" ucp aisyah setelah memperbaiki ikatan rambut nya.
Sebelum aisyah pergi,ari menyempatkan menyium kening aisyah lama...sampai aisyah menutup mata nya. Setelah di lepas, aisyah masih diam di tempat sambil melihat ari ragu.
"Katanya mau berangkat sekarang? Kok masih disini?"tanya ari
"Emm..." lalu..
CUP!!!
__ADS_1
Aisyah mencium pipi ari sekilas lalu berlari keluar, karna sekarang pipinya sudah merah merona menahan malu Sedangkan ari sendiri senyum sendiri tak jelas
"Duh kayak orang gila gue senyum2 sendiri