Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
PERSIAPAN PERNIKAHAN.


__ADS_3

tak terasa pagi hari sudah datang.adit yang tidur itu langsung terbangun teriakan mamanya yang sudah menjadi alarm tidurnya itu dengan wajah masih ngantuk ia mengambil handuk dan pergi membersikan diri.setelah itu adit pun turun yang dimana ia terkejut bahwa oli sudah ada di rumahnya dengan setelan lengkap seperti ingin membeli sesuatu..


"Olinn lo ngapain pagi pagi udh kerumah guee"tanya adit dengan heran.olin pun nampak bingung pasalnya ini sudah jam 11 bisa bisanya adit merasa ini baru pagi.


"pagi dari mana bego ini udh jam 11 dan gue kesini disuruh sama mama gue bukan gue yang mau katanya mau cari gaun pengantin dan cincin"ucap olin dengan nada kesal.


adit pun melihat jam tangan ya dan ternyata betul sudah jam 11.dan dia lupa hari inj ada acara mencari cincin dan baju pengantinnya.


tak lama kemudian dia pun kembali ke kamar dan memasang wajah culunya kembali.karena dia harus keluar hari ini pasti banyak cewe bar bar disana.


"ayok linn berangkat"sambil melambai menandakan untuk ikut dengan adit.


"enk aja loo gue belum makan dan mama lo lagi


masak baek ko kesini dan kita makan" dan adit pun mengangguk dia pun mendekekatkan tubuhnya ke meja makan itu.


dia terlihat risih karena tidak terbiasa dengan meja makan al hasil adit pun duduk sambil makan di sofa semberi melihat acara tv.olin yang melihat tingkah adit itu merasa agak kecewa "sebegitunya dia nggk mau sama gue"ucap olin dalam batin.


"adit kenapa kamu nggk temenin calon istri kamu makan"teriak mama adit dari arah dapur.


"adit risih ma di meja makan mama tau kan kalau adit nggk bisa makan di meja makan."ucap adit dengan memelas dan dibalas tajam oleh mamanya


dengan berat hati adit pun menuju meja makan san menghabisi semua makanan tadi.


"maa....adit pergi ajak olin dulu katanya nau beli cincin dan tas"teriak adit dengan kencang.

__ADS_1


"iyaaa hati hati di jalan"kata mama adit sambil memegang telphone dari temanya.


"ayok lin nanti keburu malaaam malas gue kalau malam nanti gue nggk bisa main ps lagi"kata adit dengn terburu buru.dan olin pun hanya mengangguk.


mereka pun melajukan mobil yang dibawa oleh adit.sekitar 15 menit mereka sampai di butik ternama di kota.jadi dengan cepat adit langsung masuk dan meninggalkan olin yang baru keluar dari mobil.


"oii dit mobil lo niii belum dikunci"teriak olin yang heran dengan adit karena terburu buru.


"kunci aja ni kunci nya panggilan alam gue udh diujung tanduk niii arghhh"teriak adit sambil melemparkan kunci mobilnya.kepada olin.dan olin hanya geleng geleng kepala dan masuk ketika sudah mengunci mobilnya.


"permisi mbaak ada yang bisa saya bantu"tanya petugas toko kepada olin.


"saya mau cari gaun pengantin mbaak tapi warna putih mbak dan nggk ush terlalu mewah yang sederhana aja"ucap olin seraya melihat lihat toko butik itu.


"baik mbak.silahkan biar bisa dilihat"petugas toko memasukan olin kedalam ruang ganti.


"ah sial nyesel gue makan sambal banyak banyak alhasil malah gue yang kena"ucap adit dengan pelan.


"hay ganteng lagi apa sih"kata wanita bar bar yang datang menghampiri adit.


"ah sial gue lupa pake pakaian culun lagi"batin adit menggerutu dirinya sendiri.


"maaf saya gay"itulah yang keluar dariulut adit yang sontak buat terkejut cewe bar bar dan langsung meninggalkan adit.


adit hanya tertawa melihat kejadian itu yang dimana olin tidak sengaja mendengar kata adit.san langsung menghampiri adit .

__ADS_1


"jadi lo gayyy"?tanya olin dengan sedikit meninggi.


"gue nggk gay cuma tapi tadi ada cewe bar bar gue malas ketemu cewe kayak gitu nggk enk jadi gue bilang aja gue gay yaa biar dia pergi tapi gue ini normal bukan gay"kata adit sambil menjelaskan


"owwwh"itu yang keluar dari mulut olin.


akhirnya mereka pun menyelesaikan semua yang sudah direncanakan dari cincin hingga gaun selepas pulang belanja adit mengajak olin untuk melihat rumah baru mereka yang jauh dari kedua orang tua mereka supaya lebih bebas aja.


"dit ini rumah siapa?"tanya olin sambil menatap takjub rumah mereka.


"rumah kita masa rumah orang lo pikir gu mau ngajk lo maling"tanya adit dengan sedikit tertawa.


"owwh jadi rumah ini atas nama siapa?"tanya olin lagi.


"nama violin cantika calon istri Aditya ramadhani"ucap adit sambil berbisik kepada olin


olin pun terkejut sekaligus geli karena perilaku adit.


"nama guee?"tanya olin heran.kok bisa bisanya dia pake nama olin.


"ya anggap aja hadiah pernikahan kitaa"jawab adit santai.


mereka pun pulang kerumah masing masing karena rumah baru mereka lagi disusuj perabot rumah.


sekian dulu

__ADS_1


terimakasih.


__ADS_2