Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
Rencana


__ADS_3

.


.


.


.


Aisyah menemani Alleira belajar di kamar bernuansa pinknya, Alleira sedang pandai Pandainya mewarnai dan menghitung.


"Alle dikit lagi dady pulang,siap siap makan malam ya sayang, momy mau masak kalo bisa alle beresin kamar alle kalo gak bisa alle tinggalin aja biar momy yang urusin" aisyah


"Iya Mom" Alleira menutup bukunya.


Ceklek...


"Assalamualaikum" devano menampilkan wajahnya dari pintu.


"Waalaikumsallam" aisyah


Devano memberikan kecupan di atas kepala aisyah lalu pipinya.


"Alle mana?" Devano

__ADS_1


"Lagi di kamar siap siap makan malam,kamu mandi gih" aisyah


Rutinitas yang akan di ulang ulang mungkin akan terlihat bosan jika di tuliskan terus menerus lebih baik di abaikan sejenak.


Aisyah mencuci piring sehabis keluarga kecilnya makan,walaupun memiliki pelayan aisyah tidak ingin tergantung terus menerus kepada pelayan rumahnya.aisyah juga ingin merasakan bagaimana menjadi ibu rumah tangga.


"Mom kata dady kita bakalan ada in pesta besar acara kumpulan semua keluarga dan temen temen momy" Alleira yang berada di samping aisyah


"Daddy ngomong apa aja sama alle?" Aisyah


"Alle harus jadi anak yang pinter,rajin terus yang terpenting harus nurut sama momy dady" jawaban itu bukan dari mulut Alleira melainkan dari mulut devano.


"Dev...rencana apa?" Aisyah


"Emang alle punya grandma sama grandpa dad?" Alleira


"Punya,bahkan masing masing dua grandma dan grandpa" devano kepada Alleira


"Apa itu penting banget ya Dev?" Aisyah


"Hmm gak terlalu sih tapi masa iya kita putus tali silahturahim?kamu kenapa sayang?" Devano


Aisyah menghentikan acara mencuci piringnya lalu mengelap tangannya yang basah akibat kucuran air dari wastafel.Aisyah berjalan meninggalkan devano di belakangnya seakan pertanyaan devano tidak mempan bagi aisyah,sedangkan Alleira menuju kamarnya dan melakukan sebuah aktivitas di kamar

__ADS_1


"Hai kamu belum jawab pertanyaan aku" devano


"Penting banget ya di jawab?" Aisyah


Sebenarnya aisyah teringat dengan surat yang dikirimkan oleh orang misterius itu,jika gagal mengikuti perintah aisyah tidak tahu konsekuensi pada keluarganya.aisyah hanya tidak ingin keluarga kecilnya dalam bahaya namun kondisi ini menekan aisyah.


"Syah,kamu kenapa?" Devano


"Aku benar benar gak apa apa,kalo kamu mau bikin acara reuni sebaiknya acaranya di L.A aja itung itung buat mereka liburan sejenak dan ya refreshing" aisyah menghindari kepulangannya ke Indonesia karena jika ia dan keluarga nya pulang kondisinya akan berbeda lagi,mungkin akan lebih buruk apalagi mengetahui devano yang banyak musuh di indonesia.


"Kamu lelah, kita bicarain nanti ya?" Devano


"Gak aku gak lelah aku pengen itu rencananya" aisyah


"Iya aku bakalan kasih tau mereka untuk datang ke L.A" devano mencium puncak kepala aisyah.


Mereka tertidur di atas ranjang yang empuk berukuran besar lalu saling memeluk satu sama lain hingga terik mentari menyinari dunia dan menembus kelopak matanya.


Hari ini adalah hari Sabtu,devano dan Alleira libur dalam kegiatannya.devano mengajak aisyah serta Alleira pergi keluar bersama dengan patokan pergi makan ice cream di kafe kafe dan pastinya akan di terima oleh Alleira tapi berbeda dengan aisyah yang menolak dengan alasan ia lelah.sebenarnya aisyah menolakkarena takut untuk keluar dan bertemu dengan orang misterius yang mengancam keluarganya namun Alleira mengeluarkan jurus air mata yang membuat ketakutan aisyah harus hilang dan di gantikan dengan kesenangan Alleira dan devano.


.


.

__ADS_1


__ADS_2