
Dor...dor...
Suara tembakan dari belakang devano dan lelaki besar itu.akhirnya lelaki itu terjatuh dan devano menghadap belakang, ternyata aisyah lah yang menggunakan pistol devano.
"Devano!" Aisyah menuju devano yang hampir jatuh.
"Vano darah kamu banyak banget,ayo kita ke rumah sakit.kamu yang kuat yah!plis!" Aisyah seperti membawa barang berat di pundaknya.
"Ba-bawa ke rumah aja" devano
"Tap-" ucap aisyah
"Bawa ke rumah aja" devano memotong pembicaraan aisyah.
Bagaimana aisyah tahu?aisyah sempat melihat mobil devano pergi meninggalkan rumah dan aisyah memutuskan untuk mengikuti devano hingga berhenti di suatu bar,aisyah turun melihat mobil Devano yg hanya ada pistol di dalamnya. kemudian Aisyah mengambil pistol tersebut sambil gemeteran,aisyah menembak lelaki yang memegang pisau dan melihat devano yang sudah meringis akan perutnya yang tertusuk.
Aisyah panas dingin berkeringat an apalagi aisyah sudah membunuh satu orang yang tak ia kenal lalu meninggalkannya begitu saja.
......
Sampai di rumah aisyah menaruh badan devano di sofa lalu aisyah pergi mengambil kotak p3k dan air.
"Devano kamu tahan" aisyah menekan handuk yang di basahi alkohol.
__ADS_1
"ARGH..." ringis devano.
"Maaf maaf sakit banget yah mending kita ke rumah sakit aja" aisyah
"GUA BILANG GUA GAK MAU" devano
"Iy-iya maaf" aisyah
"Lo **** gak hati hati banget!punya otak gak sih lo?" Devano
"Maaf maaf" aisyah
Aisyah melanjutkan membersihkan luka di perut devano,aisyah membopong kembali badan devano ke kamar devano.selesai semunya tangan aisyah masih gemetaran karena habis membunuh orang dan memegang pistol.
aisyah menuju ke kamar lalu berbaring hingga terlelap.
Aisyah mengantar makanan itu menggunakan nampan papan apalah itu yang buat mengantar makanan.aisyah berjalan menuju kamar devano.
"Tok...tok..tok...'
"Devano aku masuk" ucap aisyah membuka pintu dan melihat devano masih terbaring lemah di atas kasurnya.
"Vano ini makanan bubur di makan yah,emmm..aku mau berangkat sekolah dulu udah banyak ketinggalan pelajaran" aisyah
__ADS_1
"Hmm..." devano
"Kamu gak marah kan?"aisyah
"Serah lo kan gua bilang semuanya terserah lo" devano
"Yaudah de berangkat" aisyah berniat untuk Salim ke devano.
"Ngapain lu?pake Salim segala?" Devano
"Dev kamu suami aku imam aku jadi aku harus Salim ke kamu dan pamitan" aisyah dengan lembut.
"Yaudah sono gak usah ribet ntar telat sono..." usir devano
"Assalamualaikum" aisyah
"Waalaikumsallam" devano
Kemudian pintu di tutup oleh aisyah,aisyah berangkat sekolah menggunakan mobilnya.aisyah memang biasa menggunakan mobil menyetir sendiri jadi tak heran lagi.
Devano POV
"Bubur?suami?imam?bikin gua gila semuanya gua gak akan jatuh cinta sama aisyah gak akan dan gua akan buat dia sakit hati dan meminta gugatan cerai dan kami selesai" batin devano
__ADS_1
Devano memang berniat seperti itu,membuat aisyah benci dan pergi meninggalkannya.devano tidak akan meminta cerai duluan karena orang tuanya akan marah besar dia menceraikan orang yang tak bersalah dengan alasan yang tidak logis.
Bubur yang di masak oleh aisyah hanya di makan 2 suap oleh devano karena devano tidak kuat bergerak sama sekali.