
.
.
Karena hati ini hari minggu dan mereka berdua Nolep devano punya ide untuk pergi bersama aisyah ke tempat yang belum aisyah kunjungi.
"Syah berangkat kuy" devano berdiri
"Lah..kuy Kemana?gak demen banget sih Diem duduk heran aku" aisyah
Devano memang tidak bisa duduk diam memandang langit langit,dia lebih suka jalan jalan melakukan sesuatu selama dirinya masih bernafas.
"Udah banyak ngomong nih.ikut aja atau lo gua kunciin di rumah" devano
Pemaksaan yang membuat aisyah harus ikut bersama devano,dari dulu memang devano tidak bisa mengalah harus aisyah terus yang menuruti kemauan devano dan mengalah.
***
Devano menyetir mobilnya mengarah pelabuhan,aisyah bingung buat apa devano ke pelabuhan?devano tersenyum senang karena ini menjadi liburannya yang spesial bersama orang yang ia sayangi dulu memang devano suka ke pelabuhan,berlayar ke pulau yang kosong dan di tengah kosongnya pulau itu ada rumah yang sudah ia beli sendiri.
"Kita ngapain sih?aneh aneh aja" aisyah rewelnya.
"Bawel ikut aja.tugas lu duduk terus senyum buat gua seneng" devano
Devano mermarkirkan mobilnya lalu mereka berdua turun dari mobil, aisyah kaget ada sebuah kapal berukuran kecil yang modern sangat bagus berwarna putih.
__ADS_1
Seperti ini gambarnya
Dalam kapal
Aisyah sangat terkejut dengan dalam kapal nya,devano hanya diam membenarkan layar kapal.
"Waw..gimana kamu bisa beli ini semua?aku baru tau" aisyah
"Kan baru gua kasih tau,kita berangkat" devano menyalakan mesin kapal kesayangannya itu.
Kapal jalan dengan tenang meninggalkan pelabuhan,aisyah senang tertawa melihat keindahan pemandangan dan devano adalah captain dari kapal tersebut.devano ikut senang melihat aisyah senang seperti kebahagian barunya muncul lagi.
"Sini nyetir" devano
"Belajar" devano menarik tangan aisyah dan menaruh tangannya di kemudi kapal.
Aisyah dan devano berdekatan layaknya orang sedang belajar menyetir mobil.
"Aku takut" aisyah kapalnya mengarah miring ke kiri berbeda dengan posisi sebelumnya.
"Gak apa apa,ke kanan dikit.ikutin arah layarnya dan tahan" devano menimpa g tangan aisyah.
"AKU SEORANG CAPTAIN" teriak aisyah sekencang mungkin.
Devano perlahan melepas tangan aisyah dan membiarkan aisyah menyetir sendiri.aisyah tidak sadar jika tangan devano sudah terangkat dari tangan dirinya,aisyah masih saja menyetir dengan fokus.
__ADS_1
"Biar gua jadiin mode otomatis" devano
Devano menjadikan setirnya mode otomatis lalu aisyah melepas kemudi kapal,aisyah berjalan ke ujung kapal dan melihat pemandangan, kedua tangan aisyah di lipatkan di dada tanpa di sadari devano memeluknya dari belakang
"Lihat ada rumah di situ" aisyah menunjuk rumah kosong berwarna coklat.
"Rumah coklat itu ada yang tinggal,seorang janda perempuan sudah tua yang di tinggal oleh suaminya menunggu ajalnya di jemput" devano mengarang.sebenarnya rumah itu milik devano yang di bicarakan di awal.
"Apa kamu mengarang?" Aisyah menatap devano.
"Tentu" devano senyum menyengir lalu melanjutkan pelukannya dengan aisyah.devano tidak merasa kesepian tidak merasa ada beban yang di pikul nya,sekarang yang ia rasakan adalah bahagia.
"Kalo kaya gini aku jadi gak mau pulang" ucap aisyah
"Tadi marah marah gak mau keluar pake rewel segala sekarang gak mau pulang,dasar kamu" devano
"Aku kan gak tau kalo kamu mau ke sini kalo kamu kasih tau aku mah langsung hayu" aisyah
"Kalo gua kasih tau nanti gak suprise.kapan lagi suprise in istri sendiri,biasanya bikin sakit hati terus" devano
"Terimakasih,ini menjadi pengalaman liburan aku yang sangat indah" aisyah
Devano tersenyum,ingin sekali devano mencium bibir manis aisyah namun belum saatnya dan devano akan menunggu.banyak yang devano mau dari aisyah namun devano tidak meminta kepada aisyah melainkan di simpan sendiri.
.
.
__ADS_1
.