Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
49


__ADS_3

#kamar arsah.


"Aku cariin. Eh ternyata disini. Ngapain sih dikamar mulu" gw ikut duduk disofa disamping ari.


"Yg ada kamu. Ngapain dari tadi sibuk mulu sama hp nya. Sampe sampe suami ganteng kaya aku dicuekin" ari mengerucutkan bibir nya.


"Uhh dasar" gw menoyor kepala ari. Durhaka gk sih? *Author.


"Jelek kaya bebek gitu dibilang ganteng"


"Berarti kamu nikah sama bebek dong"


"Nah maka dari itu aku nyesel udah nikah sama bebek"


"Ihh gitu ya. Rasain nih" ari menyerang gw dengan kelitikan nya. Gw tertawa karena ulah ari.


"Udah ih lepasin ri haha" mohon gw.


Ari menyudahi ulah nya.


"Ehh ri aku jadi laper nih" gw memegangi perut.


"Yaudah sana makan"


"Aku lagi mau makan diluar ri. Anterin yuk" gw merayu ari sambil merangkul tangan nya.


"Gk mau"


"Ihh ayo dong ri. Please.. " mohon gw.


"Oke. Tapi ada syarat nya"


"Apa?"


"Ini nih" ari menunjuk bibir nya.


"Ah kamu mah kebiasaan. Nyari kesempatan mulu"


"Yaudah aku gk mau anterin" ari memalingkan muka nya.


"Yaudah sini" Cup. Gw mencium bibir ari sekilas.


l"Udah noh" ucap gw kesal.


"Nah gitu dong. kan aku jadi semangat" ucap ari berdiri.


"Tai kucing" umpat gw memalingkan muka

__ADS_1


#mobil


"Kamu mau makan apa?" Tanya ari sambil menyetir


"Aku lagi mau sate ri"


"Oke"


#warung makan sate.


"Pak pesen sate nya dua porsi ya" ucap ari.


"Baik de. Tunggu sebentar ya" tak lama tukang sate tersebut membawa pesanannya.


"Ini dek"


"Terima kasih" ucap ari.


"Wahh kaya nya enak nih" gw menatap sate dihadapan gw.


"Enak ri" gw mengunyah sate nya.


"Enak?"


"Iya"


"Ahh ilah ri. Gw jadi baper lagi kan. Ampun dah"


"Udah gk usah bengong. Baru nyadar ya aku ganteng"


"Dieh.. ngaco"


.


.


.


#rumah cery.


"Kaya nya ini deh. Kan kata cery kontrakan nya yg ke tiga" ucap aisah sendiri.


Tok!tok!tok! Aisah mengetuk pintu kayu yg sudah usang. Pintu terbuka menunjukkan seorang gadis imut dgn rambut terurai.


"Hai cer" sapa aisah melambaikan tangan.


"Hai ka. Kaka beneran kerumah aku"

__ADS_1


"Yaiyalah. Masa aku bohong"


. "Masuk yuk ka" cery mempersilahkan aisah masuk. Aisah berjalan kedalam kontrakan cery yg sempit. Dan bisa dibilang sangat sederhana. 'Ko cery betah ya tinggal ditempat kaya gini. Cery bener bener gadis kuat. Dia bisa hidup dengan keluarga yg gk lengkap. Apalagi keadaan ayah nya sakit


. "Maaf ya ka. Suasana rumah nya begini"


"Iya gpp cer" jawab aisah tersenyum.


"Yah ini temen cery. Nama nya ka aisah" ucap cery kepada ayah nya yg sedang terbaring dikasur.


"Hallo om. Nama saya aisah" aisah menyalami tangan ayah cery.


"Nak aisah maafin ya rumah nya sempit" ucap bima-ayah cery.


"Gpp om" ucap aisah tersenyum.


"Klw boleh tau om sakit apa ya?" Bima melirik ke arah cery.


"Gpp ko ka. Cmn sakit meriang biasa" elak cery.


"Cer anggap aku sebagai kaka kamu. Gk perluh ada kebohongan" aisah memegang kedua bahu cery.


"Ayah sakit. " cerita melihat ayah nya sebelum melanjutkan ucapan nya.


"Kanker paru paru ka" ucap cery dengan mata berlinang.


"Hah! Terus udah dibawa kerumah sakit?" Tanya aisah lalu cery membalas dengan gelengan kepala.


"Ya ampun. Kenapa gk dibawa kerumah sakit cer"


"Aku belum ada uang ka. Cery cuman bisa beli obat warung"


"Yaudah sekarang bawa ayah kemobil. Kita kerumah sakit" pinta Aisah.


"Gk usah. Aku gk mau ngerepotin kaka terus"


"Kamu mau ayah kamu gini terus? Kamu mau kan ayah kamu sembuh?"


"Iya ka. Aku mau ayah sembuh"


"Yaudah tunggu apa lg"


#RS.


Ayah cery sekarang sedang ditangani dokter. Kata dokter ayah cery harus dirawat dulu agar dapat dipantau dokter dengan baik. Sekarang cery dan aisah sedang duduk dibangku. Sedangkan bima sedang diruang rawat.


"Ka makasih ya. Kaka selalu nolongin aku. Kaka itu udah bagai malaikat yg allah turunkan untuk ngebantu aku. Aku bahagia banget bisa kenal sama kaka. Aku gk tau harus bagaimana cara balas kebaikan kaka"

__ADS_1


"Aku hanya manusia biasa. Sama kaya kamu. Kita sama sama makan nasi. Jadi ign pernah berpikir bahwa kamu orang paling rendah. Dimata allah kita semua


__ADS_2