Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
Cctv kota


__ADS_3

.


.


"Engh.." devano bangun memegang punggung nya.


Devano sudah ada di ranjang, devano tidak tahu siapa yang memindahkannya padahal tadi dia berada di lantai.


"Devano...lo gak apa apa?" Tanya gara yang sudah masuk ke dalam kamar devano sekarang.


"Gak apa apa,kok lo bisa dateng ke sini?" Devano memegang belakang tubuhnya sebisa yang ia raih.


"Bantuan dua anak ini" gara mempersembahkan orang yang di belakangnya. Ada sandi dan naura,wajah devano hanya datar melihat keduanya.devano bangkit dia harus mencari aisyah dan aisyah dalaam bahaya sekarang.


"Devano lo mau Kemana tubuh lo masih sakit" sandi


"Gua mau jemput aisyah..telat selangkah aisyah bisa habis" devano mengambil jaket bomber di atas bangku meja belajar.


"Emang lo tau dimana Reza?" Sandi kepada devano


"Gua akan cari perlahan" devano

__ADS_1


"Sama aja lo ngabisin waktu,kita ke kepolisian aja" naura kepada gara sandi dan devano.


Gara melihat naura begitu juga sandi dan devano,mereka bingung kenapa harus ke kantor polisi bahkan tidak ada ada yang tahu Reza Kemana dan bagaimana mencari pasti itu proses yang lama.


"Kalian gak ngerti?" Naura menatap ketiga orang tersebut. Ketiga orang tersebut masih diam dan tidak mengeluarkan sepatah kata.


"Apa gunanya jabatan devano kalo gak bisa nyogok kepolisian untuk memperlihatkan CCTV kota,aku yakin Reza masih di kota ini" naura


Baru lah semuanya mengerti maksud naura,otak ke tiga anak lelaki ini masih saja diam mencerna kembali walaupun sudah mengerti yang di jelaskan naura.


"Yaudah kalian tunggu apa lagi sih?" Naura


Devano masuk ke dalam mobil nya dan dia bagian yang menyetir sedangkan naura duduk di belakang devano dan samping devano gara.mereka menuju kantor polisi dengan cepat sampai nyawa naura,sandi dan gara di pegang oleh devano.


***


Sampainya di kepolisian devano turun dan berbincang dengan polisi.


"Saya mau meminta rekaman CCTV dari jalan Meruya hingga—" devano teputus


"Hingga tol arah Bogor" naura langsung motong,naura yakin Reza ke villa tersebut.

__ADS_1


"Anda siapa berani meminta dengan terang terangan" ketua polisi


"Saya devano dari MI6 ini keadaan yang sangat darurat" devano


"Baik silahkan ke sini" polisi itu menunjukkan jalannya.tidak ada yang berani dengan MI6 karena MI6 pemberantas segalanya.


Tayangan demi tayangan di putar,mobil Reza pun mulai kelihatan dan devano masih melihat Kemana mobil itu berhenti.


Mobil Reza menghilang di hutan yang terletak di daerah Bogor,di tempat itu tidak ada sinyal dan tidak berpenghuni dan devano yakin itu adalah tempat yang tepat untuk menyembunyikan sesuatu.


"Ngapain Reza ke hutan?mau ngasih makan monyet kah?" Gara menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Gara subhanallah ya loh...disana gak ada sinyal otomatis gak ada yang bisa lacak" sandi menempeleng kepala gara.


"Gua yakin Reza kesitu karena mau nemuin orang,gua yakin dia mau menjual sesuatu tapi apa jangan jangan yang dia jual itu..." naura memberhentikan omongannya Devano langsung keluar menuju mobilnya.


Devano langsung keluar menuju mobilnya.devano membuka bagasi melihat sebuah tas berwarna hitam kemudian ia buka, di dalam tas berisi senjata api yang sengaja devano taruh untuk jaga jaga.satu pistol devano umpat kan di belakang tubuhnya.


.


.

__ADS_1


__ADS_2