Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
ketangkap Alle


__ADS_3

.


.


.


.


.


Devano mulai mendekat dan aisyah menutup matanya,devano yang bersiap mendaratkan ciuman pada bibir aisyah.


"Momy daddy kalian ngapain?" Alleira yang sudah tepat di depan aisyah dan devano.


Serentak kaget aisyah dan devano langsung membenarkan posisi mereka seperti normal kembali.pipi aisyah merona karena menahan malu, kali ini mereka berdua ke GAP oleh anaknya sendiri.


Devano masih saja memegang pinggang aisyah.


"Alle kenapa belum tidur sayang?" Aisyah


"Kan aku bilang mau siapin buat sekolah,momy aku bingung aku harus pake tas SpongeBob atau unicorn!?" Alleira menampilkan kedua tas yang ia tari sebutkan.


"Unicorn bagus sayang" aisyah


Mata Alleira tidak tertuju pada aisyah melainkan pada tangan devano yang sudah berubah memegang bokong aisyah.


"Dady kenapa megang bokong momy?" Alleira


"Tadi momy abis jatuh sayang makanya pantat momy sakit,dady abis obatin" devano dengan wajah tenang

__ADS_1


"Momy jatuh?momy sakit?" Alleira


Sudah jelas di umur Alleira yang seperti ini Alleira masih terbilang kepo untuk segala hal.


"Engga sayang udah gak sakit" aisyah


"Kalian tadi kenapa deketan?" Alleira


"Ada nyamuk tadi jadi momy deketan biar gak di gigit" aisyah tidak nyambung dengan topik tapi mau bagaimana dirinya sudah tidak ada jawaban lagi.


"Terus..." Alleira terpotong


"Gak ada apa apa sayang, ayo tidur daddy temenin" devano berjalan menuju Alleira berniat menyelamatkan aisyah dari pertanyaan Alleira.


Setelah beribu pertanyaan dari Alleira aisyah kembali membereskan semuanya,aisyah lumayan malu karena hampir melakukan hal yang di luar batas di depan putrinya sendiri.


"Aisyah" panggil setelah 30 menit devano meninggalkan aisyah.


Devano melanjutkan posisinya seperti awal namun aisyah mencoba melepaskan dan melihat kanan kiri takut Alleira kembali dan menangkap devano dan aisyah sedang melakukan hal wajar bagi sepasang suami istri.


"Tenang alle udah tidur,bisa kita lanjutin aksi tadi?" Devano


Aisyah tertawa lucu dan kemudian menjadi serius.devano mendekatkan lagi dirinya dengan aisyah lalu mulai mempersatukan bibir devano dengan aisyah,******* demi ******* aisyah dan devano lakukan.ritual tetap berlanjut dan Alleira masih tidur di ranjang berwarna pink nya itu.


Sesuai janji devano kepada Alleira, hari ini Alleira di temani oleh ke dua orang tuanya lengkap pergi ke sekolah.alleira dengan wajah senang tanpa ada rasa sedih di sisi manapun.


"Kuncir ya sayang rambutnya,biar gak gerah" aisyah


"Sini biar dady aja yang kuncirin" devano

__ADS_1


"Emang dady bisa?" Alleira ragu dengan devano.


"Weits jangan ragukan dady,dady Multi talenta" devano mulai mengangkat rambut Alleira lalu mengikat rambut Alleira.hasilnya tidak begitu rapi namun lucu untuk di lihat.



'Alleira Danendra'


"Unyul kan!?siapa dulu daddy piece" devano


Aisyah dan Alleira tertawa melihat lawakan yang di berikan devano.hiburan sederhana mereka adalah devano yang suka melawak.


Karna be sekolah sudah berbunyi,Alleira harus masuk ke dalam kelas.awalnya Alleira manja sekali ingin devano menemaninya belajar namun aisyah berusaha memberikan pengertian kepada Alleira dan alleira menerimanya.


Devano kembali berkerja,seperti biasa aisyah di tinggal devano lagi.aisyah setia menunggu Alleira di coffee shop depan sekolah dan bercerita kepada barista di depannya ini.


"Bagaimana Alleira?tumbuh semakin besar bukan?" Perempuan yang berkerja di coffee shop yang sudah aisyah kenali orang tersebut selama aisyah dan keluarganya tinggal di L.A


"Tenang aja Margaretha semuanya aman terkendali" aisyah meminum coffe yang sudah di sediakan.


"Suami mu tampan,jika aku belum menikah aku siap menjadi istri ke duanya" Margaretha


"Upssss aku akan memberikan surat pengunduran diri sebagai istri karena aku tidak suka berbagi" aisyah


"Hahahah aku hanya bercanda jangan terlalu bawa serius,tapi aku serius sudah 3 hari ada wanita aneh datang ke coffe shop ku" Margaretha


"Aneh bagaimana maksudmu?" Aisyah bingung dengan ucapan Margaretha.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2