
.
.
.
.
kembali lagi saat Devano d rmh sakit
sudah 3 hari devano menunggu aisyah yang tak kunjung membuka matanya,perlahan luka memar aisyah menghilang bahkan matanya kembali cantiknya kembali seperti semula.
"gimana keadaannya dev?" tanya zolla begitu prihatin terhadap aisyah yang tidak kunjung bangun.
"masih sama" devano
ke-4 orang tua sudah ada di ruangan aisyah,mereka jug prihatin kepada devano yang pasti lelah menunggu aisyah walaupun devano berbohong bilang dirinya tidak lelah.devano senang orang orang kesayangannya ada pada saat devano jatuh seperti ini.
"kita tunggu kabar baiknya yah" mamah iis
"makasih mah mau dateng" devano
"dia anak mamah devano" mamah iis
semua berdoa semoga aisyah cepat siuman.pada waktunya mereka semua yang berada di ruangan kembali pulang ke rumah,devano berjaga kembali kadang bersama gara.
__ADS_1
1 hari lagi menuju anniversary pernikahan devano yang ke 2 tahun walaupun pernikahan itu karena paksaan devano merasa bersyukur mendapatkan aisyah,perempuan yang dapat mengerti devano dan tidak pernah menyerah akan dirinya walaupun di sakiti hingga berkali kali.
drt...drt...drt..
suara telepon devano membuat devano terbangun dari tidurnya,sekarang menginjak jam 23.00 dan dirinya di telpon oleh orang suruhannya.
"halo" devano dengan sura pelan
"boss,kita menemukan orangnya" orang suruhan devano
devano langsung berdiri dan bersiap menggunkan jaketnya,sekarang devano sering menggunakan kendaraan beroda 2 yaitu motor,dia menggunakan motor besar yaitu kawasaki H2R yang ia beli 2 hari yang lalu.alasan devano membeli motor tersebut agar devano tidak membuang waktu dengan kemacetan ibu kota yang di penuhi oleh kendaraan beroda 4 dan kendaraan umum.
"mau kemana lo malem malem?" gara
"orang yang nabrak dari belakang aisyah ketemu" devano memakai jaketnya.
"bunuh aja sekalian" devano tidak tanggung tanggung.
devano pergi meninggalkan gara,pasrah gara menunggu duduk di sofa kembali dan menjaga aisyah.
"enghhhhmmm" suara dari kasur aisyah
gara melihat aisyah dengan seksama bisa saja aisyah hanya berkontraksi biasa dan kejadian seperti itu sudah biasa terjadi dan gara tidak ingin tertkpu memanggil dokter.
"palingan kontraksi biasa,ketipu lagi gua" gara
__ADS_1
"enghmmm.aw" aisyah membuka matanya dan melepaskan alat alat di kepalanya.
aisyah siuman tepat tidak ada devano,gara hanya melongo diam saja seperti tidak percaya aisyah benar benar bangun tidak menipunya kembali.
"gara" aisyah
"sh-syah,gua panggil dokter dulu" gara mulai berjalan ke pintu.
"gak usag gar!devano mana?" tanya aisyah
"devano lagi pergi,dia lagi nemuin orang yang nabrak lo,katanya mau di bunuh sekalian" gara langsung menutup mulutnya,seharusnya dia tidak berbicara seperti itu karena bisa membuat aisyah khawatir.
"gua tau siapa yang nabrak gua gar! anterin gua gar" aisyah mencoba turun kasur tapi na'as dirinya terjatuh karena merasa masih lemas.
"lo belum pulih syah" gara
"gar,tolong gua.gua gak mau devano lakuin yang engga engga dan gua gak mau tangan devano menjadi tangan pembunuh" aisyah bermuka melas di depan gara, tentu saja bisa membuat gara luluh.baginya aisyah adalah saudara perempuannya.
"gua gak tau dimana" gara
gara berkata jujur karena devano tidak memberitahu kemana lokasi ia akan pergi.
"gua tau kemana!lo tau kan bar megatrix yang sebelah grand indonesia" aisyah
"iya tau,emang lo yakin dia di situ?" gara
__ADS_1
"gua yakin disitu" aisyah yang sembari tadi mengganti pakaiannya di toilet namun pintunya hanya di tutup setengah dan gara menghadap pintu keluar jelas saja gara orang tidak bisa menahan nafsu birahi bahkan zolla hingga memar di buat oleh gara.