Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
29


__ADS_3

.


.


.


#rumah ari.


Aisah menuruni anak tangga menuju keruang tengah. Disana sudah ada herlan, uchi, dan ari.


"Aisyah udah rapih. Mau kemana?" Tanya uchi.


"Ini tan. Aku mau ijin main sama temen temen aku. Boleh gk?"


"Owh tante sih boleh boleh aja. Tapi itu tuh tante gk tau" uchi menunjuk ari dengan dagu nya.


"Iya syah. Calon suami kamu noh" ledek herlan.


"Emm.. ri. Boleh kan?"


"Gimana ya?" Ucap ari sambil berpikir.


"Boleh ya.. " mohon aisyah.


"Iya deh" kata ari membuat aisyah tersenyum.


"Makasih" ucap aisyah.


"Yaudah om tante aisyah pamit dulu ya" aisyah menyalami herlan dan uchi.


"Kamu naik apa syah?" Tanya ari. Memang mulai sekarang ari dan aisah mengubah kosa kata nya menjadi aku-kamu.


"Naik taksi"


"Aku anterin ya"


"Gk usah aku bisa sendiri" cegah aisyah.

__ADS_1


"Bener?" Tanya ari memastikan.


"Iya" Aisyah mengangguk mantap.


"Yaudah aku anter kedepan nunggu taksi ya" kata ari dan dibalas anggukan.


"Hati hati ya syah" seru herlan dan uchi.


#mall.


"Akhirnya kita bisa girl time" ucap maureen.


"Iya bareng cery juga lagi" sambung aisyah merangkul cery. Cery sekarang ikut bersama aisyah dkk.


"Iya makasih ya semua" ucap cery.


"Udah deh. Jangan kebanyakan berterima kasih" kata aisyah dan dibalas anggukan oleh sarah cipa maureen.


Mereka semua memulai berbelanja. Pertama mereka ke toko make up. Kedua mereka ke toko acsessoris. Mereka membeli gelang samaan itu tanda persahabatan mereka. Ketiga mereka ketoko baju. Keempat mereka ketoko sepatu. Karena mereka lapar jadi mereka semua berpergi ke restoran.


#restoran.


"Oke. Kalian pesen apa aja silahkan" kata aisyah.


Temen temen aisyah sibuk memilih makanan dibuku menu. Sedangkan cery dia hanya diam. Aisyah paham akan sikap cery.


"Cer mau pesen apa?" Tanya aisyah.


"Gk usah ka. Aku gk laper" elak cery.


"Gk usah bohong"


"Aku gk enak sama kaka. Tadi aja semua barang ini kaka yg beliin untuk aku. Dan sekarang masa makan juga kaka yg bayar"


"Aku suka sifat kamu. Kamu gk memanfaatkan keadaan. Dan sifat kamu ini yg buat aku jadi makin sayang sama kamu" aisyah memeluk cery.


"Tapi... " Aisyah menggantung ucapannya.

__ADS_1


"Aku paling gk suka ngeliat temen aku kelaperan!" Tegas aisyah membuat cery tertawa.


"Ayo cepet pilih mau makan apa?" aisyah memberikan buku menu.


"Bener nih ka?" Tanya cery ragu.


"Iya"


Mereka semua asik memakan makanan nya. Sambil ngobrol dan tertawa. Tiba tiba yori end the geng dateng. Dengan sengaja yori menyenggol minuman aisyah yg ada diatas meja hingga tumpah dan basah mengenai rok aisyah.


"Upss sory.. " ucap yori sok bersalah.


"Ehh nenek lampir! Bisa gk sih tuh tangan dijaga!" Omel maureen.


"Lahh luh kenapa? Minuman nya tumpah ke eluh? Nggak kan?"


"Dia temen gw. Dan gw gk terima temen gw digituin sma luh!"


"Aduhh pencundang kaya dia ditemenin" ceplos yori dan teman-teman Yori tertawa.


"Wahh ngajak ribut nih orang" maureen mendekati yori namun dicegah oleh aisyah.


"Udah ren. Gpp ko"


"Gpp gimana? Itu rok luh basah. Lagian nih anak kalaw kesini mau makan ya makan aja! Gk usah dateng dateng nyenggol minuman loh!" Amarah maureen.


"Uhh disini kaya ada bau bau anak beasiswa ya" sindir yori.


"Iya yor" jawab kedua teman nya. "Owh pantes guys. Ternyata ada si cereme" ceplos yori kepada cery.


Cery hanya menunduk saja. Mungkin air mata nya sudah mulai berlinang. Melihat sikap yori membuat kesabaran aisah memuncak. Aisah tidak terima bila cery dipermalukan seperti itu.


Plak!


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2