
.
.
.
.
"AKU GAK BERCANDA...AGATHA...AGATHA ANGEL,DIA BAWA ALLE PERGI DEVANO CEPET AYO KITA CARI ALLE" aisyah yang begitu tidak sabar
"Iya sayang aku akan bawa balik alle ya" devano
"Aduh jangan banyak gerak gerak dulu nanti palanya copot karna saking pusingnya" zolla
"Hah?" Sandi
"Astagfirullah"
"Devano aku mohon cari alle cari,ini ada apa pada dateng?masalah reuni? batalin devano Agatha yang bilang kalo aku harus batalin rencana kamu biar kita hidup tenang" aisyah menangis di pelukkan devano
"Engga Syah engga,kita gak akan batalin ini dan aku akan cari alle" devano
__ADS_1
"DEVANO KAMU EGOIS BANGET INI DEMI ALLE" aisyah dengan suara yang meninggi
"Tenang Syah kita akan cari alle" sandi
Karena aisyah berontak untuk pergi devano memanggil dokter untuk memberikan obat penenang dan perlahan obat itu bereaksi di tubuh aisyah hingga aisyah terlelap kembali di kasur empuk tersebut.
Devano beranjak dari kursi nya dan mengambil jaket bomber miliknya lalu pergi meninggalkan kamar aisyah,ia harus mencari alle dan devano tidak boleh telat.
"Telat selangkah apa yang terjadi dengan alle?" Devano dalam hatinya
"Devano mau Kemana?" Gara
"Cari anak gua gar gak ada waktu gua ladenin lawak kan lo" devano
"TKP" devano berjalan.
Devano menuju TKP dan ia melihat polisi sedang menelidiki Kemana Agatha pergi.devano telah mengecek plat nomor Agatha yang terpotret dan hasilnya nihil dan tidak membuahi sesuatu.
Drt...drt...drt..
"Halo" devano dengan malas
__ADS_1
"Cumi lo dimana?ketemuan sekarang juga, istirahat dulu lo kaya gini gak akan bisa cari anak lo" gara sudah sangat yakin bahwa ini adalah suara gara.
"Gak bisa gar,gua Diem sedikit alle bakalan di apa apain sama Agatha!!" Devano
"Ya lo ketemu gua,gua punya rencana berlian..ketemuan di coffe barter yang terkenal itu sekalian gua mau coba kopi nya emang enak apa kaga, lagian enakkan juga caffe gua" gara
Gara memiliki usaha sampingan seperti membuka cafe untuk anak muda dan gara tetap berkerja untuk devano di perusahaan devano. Devano mematikan panggilan tersebut lalu menuju caffe yang di sebut gara,devano tidak ingin mendengar basa basi gara yang dapat membuang waktu sampai lupa mencari anaknya.
***
Kini devano duduk menatap tajam ke arah gara berharap gara memberikan ide yang cemerlang tadi,devano menggigit jari nya seakan menunggu gara mengeluarkan suara.gara perlahan mengangkat sebuah cangkir putih berisi coffe black yang beberapa menit lalu gara pesan.
"Shit!!!kopi nya pait banget ******" gara
Pupus sudah harapan devano kepada gara.benar saja devano hanya membuang waktunya bersama manusia setengah alien Mars yang mendarat di bumi.
"Eh ***** gua kira lo mau kasih tau rencananya apa,gua gak pernah percaya lo tuh gini nih,buang buang waktu nyari doang" devano
Kemudian pelayan perempuan mendatangi devano dan gara dengan membawa secangkir coffe milik gara,lalu gara mulai menyerutup dan sepertinya wajah gara senang dan sepertinya juga takaran pada coffe itu sudah pas di mulut gara.
"Bentar kunyuk!!lo tuh **** banget" gara
__ADS_1
.
.