Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
keluar


__ADS_3

.


.


Selesai pemakaman hujan turun begitu deras membasahi ibu kota,aisyah yang berada di taman rumah merasakan air jatuh di kepalanya,aisyah menangis di bawah hujan yang deras berharap suatu keajaiban datang menghampiri dirinya.


Ciuman akhir itu masih di ingat bahkan devano yang menghampiri mimpi aisyah pun masih ingin aisyah ulang,waktu begitu cepat dan tidak memberikan aisyah kesempatan lagi untuk bersenang senang dengan orang yang ia anggap spesial.


"Syah masuk nanti lo sakit" zolla mengangkat tubuh aisyah namun aisyah menolak.


"Syah kita semua sedih,kita kehilangan" neta


"Syah jangan buat devano sedih juga di alam sana" zolla


"Kasih gua jawaban net.kenapa takdir mempermainkan gua?" Aisyah menangis namun tertutup oleh air hujan.


Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan itu,semu khawatir akan kondisi aisyah yang terus menerus seperti ini.


Ayah bunda aisyah khawatir bahkan mama dan papah devano,mereka memang sedih anaknya telah tiada namun ia lebih sedih dan cemas akan kondisi aisyah.


.


.


.


.


******

__ADS_1


.


.


5 bulan kemudian...


Perempuan cantik yang di banggakan suaminya kini terlihat suram.aisyah hanya menghabiskan waktunya di dalam kamar,tanpa devano dirinya merindukannya.sosok devano yang menyebalkan namun perhatian membuat aisyah merindukannya.


Tok...tok...tok...


Seperti biasa bunda aisyah membawakan makanan untuk aisyah yang tidak mau keluar kamar walau hanya mengambil minum pun aisyah tidak mau.kelopak mata yang berwarna hitam gelap wajah cantiknya tertutup oleh air mata yang keluar setiap mengingat devano.


"Syah ini makanannya di habiskan, bunda balik harus habis ya" bunda aisyah


"Makasih bun" hanya mengucap terima kasih kepada bundanya namun tidak menatap muka bundanya.


"Syah ini gua" masuk zolla ke kamar aisyah.


Aisyah masih dalam posisi sama namun kondisi yang berbeda,zolla sudah menikah dengan gaara pernikahan itu tidak di hadiri oleh aisyah.aisyah pun tidak tahu kapan zola menikah,sedangkan neta juga sudah menikah di hadiri oleh aisyah walau hanya sebentar.


"Syah keluar yuk jalan jalan kapan lagi kita jalan jalan" zolla


"Gak zoll,gua gak mau" aisyah


"Ayo Syah aelah plis sekali aja plis" zolla dengan wajah melas. Aisyah masih bisa menahan agar tidak tergoda ajakan zolla,namun di pikirkan lagi aisyah tidak pernah keluar bahkan hanya ke dapat aisyah tidak pernah lagi.aisyah mengangguk sebagai ganti 'ya' buat zolla.zolla begitu senang akhirnya sahabatnya mau keluar walau hanya sebentar.


***


Selama berjalan jalan aisyah hanya diam memandang sekitar,bahkan aisyah tidak tahu tujuannya datang ke mall ini apa.zolla terap mengajak bicara aisyah namun jawaban aisyah membuat zolla kehabisan topik lagi.

__ADS_1


"Syah beli boba yok" zolla


Aisyah hanya mengangguk sedangkan zolla memesan brown sugar dan macam macamnya. Setelah masing masing memegang minuman mereka berdua lanjut berjalan.


Duk...


Pundak aisyah tertabrak oleh seorang laki laki membuat minuman aisyah jatuh tumpah berserakan.


"So Sorry gua gak sengaja" laki laki tersebut


"Kalo jalan tuh liat liat bukannya liat hp aja" zolla protes


Aisyah mencoba menenangkan zolla namun zolla masih saja merasa kesal dengan pria yang di depan nya ini.


"Kok gua nabrak dia lo yang sewot?" Laki laki tersebut.


"Yaiyalah baru aja nih minuman gua beli buat dia malah lo seenaknya tumpahin" zolla


"Udah udah kita beli lagi" Aisyah


"Ohhh lo gak punya uang buat beli nih gua kasih,gak usah pake marah marah yang gua tabrak aja gak marah" laki laki itu bermaksud menyindir zolla dan mengeluarkan uang seratus ribu rupiah.


"Gua gak butuh uang lo,gua juga bisa beli sendiri" zolla


"Iya yaudah udah stop jangan marah marah malu di liatin banyak orang" aisyah


.


.

__ADS_1


__ADS_2