Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
sudah bebas


__ADS_3

.


.


.


1 jam aisyah menunggu


aisyah memesan makanan dan minuman lalu datang lelaki yang fokus dengan hp nya yang sudah aisyah kenalin dan ingin tertawa kembali.


"tempatnya disini tapi mana aisyah" laki laki ini masih saja fokus pada hpnya tidak melihat depannya sudah ada istrinya yang menunggu.


"hei!!" aisyah


devano mengerutkan wajah,devano terkena jebakan aisyah yang sebenarnya orang orang mengerti itu jebakan namun devano tidak mungkin karena aisyah membuat devano panik dan tidak fokus dimana ia sebenarnya.


"kamu parah banget syah!aku panik kamu ketawa,aku di marahin kamu sebelum berangkat parah banget" devano ngambek


"jangan ngambek syang kuu,aku mau ajak kamu senang senang, belakangan ini kamu jadi memikirkan pekerjaan dan lupa cara bersenang senang,aku gak mau kamu stres" aisyah


"ya ampun syah aku kira ada apa!" devano duduk di kursi yang sudah di siapkan.


devano mengobrol bersama aisyah,berbelanja bersama,menghabiskan uang tentunya bersama juga.aisyah bersikap manja kepada devano dan devano terima.


"aku manja sama kamu,tapi kamu gak dingin kaya dulu" aisyah

__ADS_1


"mau aku dingin?gak akan bisa soalnya udah jatuh cinta ama bidadarinya ini" devano mencubit pipi aisyah.


menghabiskan hingga larut malam,ketempat yang tak digu oleh aisyah dan devano serta menikmati udara malam di ibu kota yang tidak pernah tidur ini,ini lah yang aisyah mau dari devano yaitu menghabiskan waktu bersama tidak lebih dan tidak kurang sedikit pun.


.


.


.


.


***3 bulan***...


Aisyah kembali menjadi dirinya yang leluasa,aisyah senang devano tak seketat dulu dan devano juga bisa menghabiskan waktu di rumah karena aisyah meminta devano untuk memenuhi ngidam nya yang aneh aneh,perut aisyah sudah menonjol yang menandakan ia hamil sebut saja dengan kata 'bumil'.


"Gak aku wangi kok" devano berjalan ke arah aisyah namun aisyah mundur.


"Gak mau ah jangan deket deket bau tau" aisyah


Devano tetap saja kekeh,akhirnya devano memeluk aisyah tidak terlalu erat karena devano melihat perut aisyah yang seperti balon.


"Baik baik anak papah yang di dalam,kalo ngidam jangan minta yang aneh aneh sebisa papah aja kasian papah kalo kamu minta yang aneh aneh" devano mengelus perut aisyah.


Perut aisyah seperti di tendang,kaki bayi menjadi tanda ceplakan di perut aisyah,devano kaget ia sangka anaknya tak akan mendengar perkataannya.

__ADS_1


"Katanya 'iya' aisyah


"Oke aku mandi dan aku bakal makan,tunggu aku oke" devano


"Iya masa aku makan sendiri" aisyah


Devano menuju kamar dan membersihkan badannya di bawah pancuran air panas,membersih kan badannya dengan sabun serta shampo.selesai mandi devano menggunakan baju santai yang di siap kan oleh aisyah lalu turun dengan rambutnya yang masih basah.


"Devano rambutnya masih basah nanti pusing loh kalo rambutnya basah" aisyah


"Mitos jangan percaya" devano duduk di kursi meja makan.


Aisyah menggeleng kan kepalanya,devano adalah orang yang paling keras kepala tapi aisyah cinta dengan laki laki depan nya walaupun devano hampir membuatnya putus asa sejenak lalu bangkit kembali.


Aisyah berdiri dan mengambil handuk, aisyah mengeringkan rambut devano yang masih basah sekali.


"Aisyah udah ah gak usah" devano


"Kalo gak kaya gini kamu gak lakuin nanti sakit" aisyah


Aisyah kembali duduk manis di kursi meja makan tersebut,perlahan mereka berdua mengambil lauk makanan yang di buat kan aisyah.perlahan masakkan aisyah benar benar lezat seperti masakan restoran dan ini adalah apaan devano untuk makan di rumah sehari saja tidak makan di rumah rasanya tidak enak karena rasa,devano sering di ajak makan oleh klien dan teman kantornya tapi devano tidak makan hanya menerima tawaran dan hanya memesan minuman yang bisa meredakan rasa hausnya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2