Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
Hampir tertabrak


__ADS_3

.


.


.


"Dady aku mau ice cream strawberry di campur blueberry" Alleira mengguncangkan tubuh devano


"Oke anak dady yang manis" devano


Aisyah masih di luar ia mengambil barang yang tertinggal di dalam mobil,mobil devano terparkir di pinggir jalan dan jaraknya hanya berseberangan dengan kedai ice cream.


Setelah mengambil barang di dalam mobil aisyah menutup mobil dan menguncinya.aisyah berniat untuk menyeberang jalan di zebra cross yang menghubungkan antara mobilnya dan kedai ice cream.


Aisyah menolehkan palanya ke arah kanan namun ia menatap pada sebuah mobil dari jauh,aisyah melihat dengan fokus mobil itu hingga tidak sadar bahwa ia bukan diam diri di pinggir trotoar jalan.


Brak...


Tubuh aisyah di tarik hingga jatuh.aisyah melamun melihat kepergian mobil hitam yang hampir menabraknya.


"Jesus!!are you okey?" Tanya seorang perempuan yang menolong aisyah


"Astaga Syah!" Devano mendatangi aisyah begitu melihat kerumunan orang di dekat aisyah.

__ADS_1


"Apa yang terjadi,aisyah kamu baik baik aja?" Devano menarik tubuh aisyah hingga ia berdiri tidak tersungkur di tanah.


"Nona ini nyaris tertabrak mobil yang melaju,sepertinya mobil yang melintas tadi sengaja menaiki kecepatannya walaupun sudah tau nona ini berdiri di sisi jalan" ucap perempuan itu.


"Astaga apa yang kamu lakuin di sisi jalan?kamu baik baik aja?pala kamu sakit?kaki?apa merasa pusing?" Devano


"Aku gak apa apa devano" aisyah yang masih terlihat syok.


"Momy-momy kenapa??" Alleira berlari mengarah aisyah.


"G—ga apa apa sayang" jawab aisyah


Tangan aisyah masih bergetar hebat,aisyah masih merasa syok berat,bukan karena mobil yang akan menabrak nya namun pengendara yang akan menabraknya.


Devano mengajak Alleira dan aisyah pulang ke rumah dan acara makan ice cream di batalkan walaupun aisyah meminta untuk melanjutkan acara tersebut devano tetap kekeh meminta pulang, devano menyarankan Alleira membawa pulang ice cream pesanannya tadi dan di makan pada saat perjalanan.alleira yang mudah memahami dan menurut perkataan devano, Alleira merasa sang ibu juga tidak terlihat baik baik saja dan Alleira merasa takut.


Devano menyuruh aisyah untuk ke kamar dan beristirahat,dan awalnya aisyah membantah tapi devano meminta pengertian aisyah dan akhirnya aisyah menuruti apa kata devano.devano juga menidurkan Alleira di kamarnya awalnya menolak tidur sendiri dan ingin tidur bersama aisyah dan devano,devano berbicara dengan Alleira bahwa momy butuh istirahat cukup dan biarkan devano menjaga aisyah.


"Hei sweetheart" devano memasuki kamarnya setelah menidurkan Alleira.devano berjalan menghampiri aisyah yang sedang bersandar di atas kasur.


"Kamu sekarang banyak bengong, kamu kenapa?" Devano duduk lalu memijat kaki aisyah.


"Aku gak apa apa" aisyah,tapi jawaban itu tidak memuaskan hati devano.

__ADS_1


"Itu bukan jawaban jawab yang spesifik dong" devano


"Aku hanya gugup ketemu sama teman teman dan semuanya" aisyah sepertinya cukup untuk membohongi devano.


"Gak perlu gugup,gak baik buat diri kamu.aku mandi ya..Oh iya kemarin kata alle kamu telfonan dan sampai takut gitu,kamu telfonan sama siapa?" Devano


"Sama guru alle,alle waktu itu berantem sama temannya" aisyah berbohong lagi.


"Alle berantem sama siapa sayang? masih kecil udah berantem aja" devano


"Sama temen perempuannya,katanya alle dia bela temannya yang di nakal in sama orang yang berantem dengan alle,jangan di pikirkan alle masih kecil dan dia pintar" aisyah


"Pintar seperti ayahnya" devano


"Seperti ibunya,ayahnya pintar ber gombal" aisyah menenangkan suasana.


"Hahah seperti kita berdua yang lebih tepat,aku mandi dulu" devano mencium puncak kepala aisyah.


Aisyah mengerti ia salah,ia berbohong dengan devano.aisyah tidak mau devano melerai permasalahan,aisyah akan menahan sebisa mungkin.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2