
.
.
.
mau bagaimana pun devano tidak akan kembali meski aisyah melototi makan devano,aisyah berfikir lama dan akhirnya dia berfikir sia sia,devano memang nyatanya sudah tiada dan hanya ada tanah berwarna merah yang menutupi devano di bawah sana dan kain berwarna putih.
aisyah meninggalkan mata kuliahnya dan memilih untuk pulang ke rumah beristirahat,aisyah tahu aksinya tadi membuat athala bingung tidak karuan belakangan ini aisyah sangat rindu devano walaupun devano sudah tidak ada dirinya sangat rindu.
drt...drt.
"halo?" aisyah
"kamu kenapa pergi syah?kamu kenapa?" panik athala
"gua gak enak badan" aisyah
"aku ke rumah kamu ya syah,aku bawa bubur kesana" athala
"gak,gak usah gua cuma mau istirahat lo lanjutin kuliah lo" aisyah mematikan panggilannya.
aisyah mengganti pakaian,lalu membuka laci dan lagi lagi surat kertas kertasnya hilang entah kemana, tulisan itu untuk devano namun hilang padahal aisyah sudah menaruhnya di laci tidak sembarang menaruh.
tok...tok...
__ADS_1
dengan malas aisyah harus bangkit lagi dari duduknya dan membuka pintu di lantai bawah.
"bentar" aisyah
ceklek...
"hai syah" athala sudah ada di balik pintu rumahnya dan bertapa paniknya aisyah melihat athla di depan rumahnya.
"masa orang yang gua sayang sakit gua tinggal gitu aja,gua gak bisa..nih gua bawain bubur" athala memberikan bubur hasil pembeliannya tadi.
athala tidak tahu bahwa aisyah tidak suka bubur,karena menurut aisyah bubur rasanya seperti muntahan jadi aisyah merasa jijik.
"oke,sekarang lo kuliah" dorong badan athala dan menutup pintu kembali.
zolla POV
zolla terbangun jam 9 pagi,ia melihat kasur sebelahnya sudah tidak ada suaminya bahkan semalam suaminya tidak di sampingnya juga.gara membuat khawatir zolla bahkan zolla meminta bantuan sandi tetap saja tidak bisa karena sandi juga ikut seperti gara menjadi tertutup.
zolla memasak pagi untuk dirinya dan gara, dulu gara menemaninya masak dan makan bersama bahkan sekarang perlakuan itu sudah tidak ada lagi.zolla sering mengantar makanan sarapan untuk gara ke kamar kantor gara dan setiap zolla kesana posisi gara tertidur di sofa kamar tersebut sambil kedinginan akan ac ruangan.
"gar..sarapannya udah siang loh" zolla selama 1 tahun pernikahan gara dan zolla tidak berhubungan intim satu sama lain,gara mulai berubah pada saat pernikahan itu namun tidak separah sekarang.
"iya aku makan nanti" gara kembali tidur
"aku mandi dulu" bohong zolla sebenarnya ia hanya ingin berdiri menunggu aksi devano
__ADS_1
tak lama kemudian gara terbangun kembali memainkan hp nya sambil makan sarapan yang di masak zolla untuk dirinya.
"halo" gara
"......"orang misterius itu kembali
karena gara menghadap jendela yang mengarah taman rumahnya,zolla perlahan mendekati gara.
"baguslah kalo keadaan lo baik baik aja disana..." gara
"makasih ini bantuan lo juga,gua bisa pulih perlahan dan gua gak sabar buat ketemu aisyah...apa dia mau ketemu gua?gua meninggalkan dia karena insiden itu" suara yang perlahan zolla tahu.
zolla menutup mulutnya agar tidak berbicara,air matanya keluar.
"dia rindu lo.bertapa dia terpukulnya pada saat lo pergi jalanin pemulihan lo" gara
gara melihat bayangan zola yang sudah di belakangnya,gara kaget melihat zolla sudah di belakangnya dan serentak gara mematikan panggilan itu.
"jawab.jujur sama aku.apa bener itu devano?" zolla menangis mengeluarkan air mata
.
.
.
__ADS_1