
.
.
.
Hari pertama aisyah berbadan dua bisa terbilang sangat ribet,bukan aisyah yang ribet namun devano dia yang terlalu posesif.
"Aisyah duduk aja di bilang jangan banyak gerak" devano
"Aisyah mau Kemana?" Devano pada saat aisyah ingin ke toilet
"Aisyah kamu mau ngapain ke dapur?" Devano pada saat aisyah ingin memasak.
Aisyah memutuskan duduk diam sedangkan devano kini asik bermain dengan PlayStation nya.
aisyah dengan muka rautnya kesal devano bisa bergerak luas kanan kiri sedangkan aisyah hanya duduk diam manis seperti wanita cantik
"devano kamu mah gitu aku gak boleh kanan kiri kamu enak enakkan joget sana sini." aisyah kesal dan mulai ngambek kepada devano.
"kamu kan berbadan 2 aku gak berbadan banyak ya wajar kalo aku sana sini,kamu kalo gerak banyak banyak nanti kasian yang di dalem perut" devano mengelus perut aisyah,aisyah masih dengan muka manyunnya.
"gak adil,pokoknya aku mau jalan jalan,lagian masih hari pertama belum besar kaya neta" aisyah
"gak boleh nanti kenapa kenapa" devano
"boleh,kamu tuh baca buku bumil apaan sih?sampe kaya gini" aisyah
__ADS_1
"ya ini anak pertama aku,ya aku sebagai ayah jaga bayinya lahir" devano menjadi menjengkelkan di mata aisyah.
aisyah mengomel dan malas berdebat akhirnya ia pergi ke kamar dan menggunakan baju bagus untuk pergi keluar,ia sangat kesal dengan sikap devano kali ini moodnya sangat rusak,bukan menjaga namun menyiksa.
"kamu mau kemana?" devano
bertanya pada saat aisyah berjalan namun tidak ada jawaban dari mulut aisyah,aisyah hanya berjalan fokus menuju mobil audi R8 nya tersebut.
devano tidak menyerah begitu saja,ia membuntuti aisyah hingga keparkiran rumahnya.
"aku tanya kamu loh?" devano
"apa sih?aku juga tanya kamu jawabannya gak masuk akal.
aku juga mau bebas kaya kamu dan aku juga tau aku berbadan 2 tapi kamu gak harus jadi seperti itu,aku suka kamu yang apa adanya" aisyah emosi dan memasuki mobilnya,kali ini ia menyetir sendiri berniat pergi ke mall.
aisyah kini berada di mall dan menuju store baby,aisyah melihat perlengkapan bayi yang begitu lucu,aisyah tidak tahu jenis kelamin anaknya dan dia mau mengetahui pada saat bayinya sudah di pelukkannya,walaupun penasaran aisyah tetap harus tahan godaan
"mba mau cari apa?" seorang pelayan store
"cuma mau liat liat aja" aisyah
aisyah lari dari tempat itu beralih ke tempat make up namun hatinya hampa seperti tak ada apa apa,ia benar benar merasa seperti dulu tanpa devano.
aisyah mengambil hp nya dan berniat menelfone devano.
"tapi kalo aku telfone dia,pasti dia gak mau!lagian devano gak punya waktu buat hamburin uang" aisyah
__ADS_1
itulah devano saat ini,devano menjabat menjadi ceo di perusahaan miliknya, bahkan ia sampai lupa cara menghabiskan waktu dengan aisyah saking sibuknya dengan perkerjaannya.
"aku harus gimana?pasti devano kerja"
aisyah cling.
pikiran aisyah mulai berjalan,ia akan menelfone devano mengatakan sesuatu.
"halo devano!!" nada suara aisyah di panik kan
"iya syah kamu kenapa?" devano mulai khawatir
"perut aku sakit,kaki aku berdarah" aisyah dengan nada histerisnya.
"ka-kamu diaman?aku kesana sekarang,kamu tunggu yah atau minta tolong orang disana"
devano aisyah menahan tawanya dengan sekuat yang ia bisa.
"aku-aku gak tau dimana aku" aisyah
aisyah mematikan hp nya,aisyah tahu devano akan melacaknya jadi ia tidak harus bilang dimana ia berada sekarang.
aisyah menuju tempat makan dan menunggu devano,aisyah sudah meledakkan tawanya tadi dan sudah puas sekarang.
.
.
__ADS_1