
.
.
.
"aku aku tunggu kamu hari kamis,kalo kamis kamu gak pulang aku akan kesini lagi" aisyah
devano mengangguk,devano yakin urusannya sudah selesai karena ia akan mengurusinya hari ini.
devano mengeluarkan kertas kertas dari saku jaket miliknya lalu memberikannya kepada aisyah.
"aku sayang kamu juga syah.." devano
pipi aisyah merona karena devano pasti sudah membaca surat serta puisi tersebut jadi selama puisi serta kumpulan surat hilang ternyata pegang oleh devano dan yang pasti di kirim lewat gara.
"yakini aku kamu bakal pulang dan aku tunggu kamis itu 2 hari lagi" aisyah dengan mata yang berkaca kaca.
"sejak kapan kamu jadi cengeng begini?" devano nyengir
"sejak takdir dan kenyataan memainkanku berkali kali" aisyah
devano kembali merasa bersalah karena meninggalkan aisyah dengan tempo waktu yang lumayan terbilang lama.
"apa yang bisa buat kamu maafin aku?" devano
__ADS_1
"selesaikan urusan kamu abis itu pulang, aku cuma pengen kamu pulang" aisyah
"aku pasti pulang,aku kangen satu ranjang sama kamu" devano membuat aisyah merona kembali pada pipinya.
akhirnya setelah mengobrol hingga 6 jam sambi keliling kota pula,devano mengantarkan aisyah ke hotel mengambil barangnya lalu menaruhnya kedalam mobilnya.
devano mengantar aisyah kembali ke indonesia walaupun hanya sampai bandara.aisyah terus menempel tidak mau jauh dengan devano dan devano memaklumi hal tersebut karena aisyah sangat rindu kepadanya.
"hati hati jangan deket deket sama cowok pas di pesawat,aku pesen yang business class biar kamu bisa istirahat dan gak ke ganggu" devano
"percuma buisness class kalo gak ada kamu rasanya hambar" aisyah cemberut manyun saja.
"hanya 2 hari lagi kamu tunggu yah!! jangan nakal jangan deket sama athala lagi karena udah ada aku kalo athala yang caper nanti aku yang samperin liat aja comeback aku ke negara tercinta" devano
"jangan sampe aku panggil bodyguard jaga rumah kita yah jangan sampe nama athala gak boleh injek tanah depan rumah kita" devano mulai posessivenya
"aku kangen sama sikap possesive kamu,tenang hati aku cuma milik kamu" aisyah
"yaudah sana keburu pesawatnya ninggalin orang jelek kaya kamu" devano membuat aisyah tertawa
"dada teman hidup" aisyah melambai tangan ke arah devano
"good bye teman hidup" devano
walaupun aisyah tidak bisa membawa balik devano setidaknya aisyah sudah menemuinya,begitu sulitnya jalan hidup aisyah dan devano yang berliku liku seperti menanjak gunung.aisyah siap menjalani hidup yang baru lagi bersama devano yang akan tiba 2 hari dari sekarang.
__ADS_1
.
.
.
pandangan yang sangat buram,lampu yang berganti ganti.pandangan aisyah melihat ke atas ternyata dirinya sedang di bawa oleh ranjang rumah sakit yang berjalan,di sampingnya ada lelaki namun pandangannya kabur tak terlihat, mata aisyah jika di lihat bengkak akibat terkena serpihan kaca depan mobilnya.
"selamatkan sahabat saya dok" ucap lelaki tersebut.
"kita melakukan yang terbaik" dokter dan kemudian suster menutup pintu ruang ugd.
gara dan neta yang berada di rumah sakit hingga sekrang duduk dengan pasrah merasa khawatir dengan kondisi aisyah.
aisyah mengalami kecelakaan yang begitu berat,di sekujur tubuhnya terdapat luka luka berat.memang seharusnya aisyah menjemput devano di bandara tetapi di gantikan oleh sandi dan zolla.penabrak mobil aisyah belum di temukan semoga saja cepat ketemu dan mengakui perbuatannya.
"siapa yang lakuin ini gar?" tanya neta dengan perut yang sudah membesar karena usia kandungan hampir 9 bulan.
"gua gak tau,pelakunya belum ketemu" gara menundukkan palanya.
***
.
.
__ADS_1