Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
Maaf


__ADS_3

.


.


Devano melihat arah aisyah terus menerus tapi aisyah membuang muka meng lihat tempat lain.devano bingung kenapa aisyah jadi seperti ini berbeda awalnya ceria


"Syah" devano


"Apa?" Dingin aisyah


Berhubung teman temannya berjalan menuju tempat tempat lain sekarang hanya ada devano dan aisyah.


"Gua minta maaf gua gak tau kesalahannya tapi gua minta maaf" devano


"Kan aku bilang cowok yang keren itu cowok yang " aisyah di potong


"Yang berani mengakui kesalahannya dan minta maaf,bukan hanya berantem doang...gua tau" devano


Aisyah memutarkan bola matanya,entah apa devano pura pura tidak tahu atau tidak tahu beneran.


"Jangan mint," aisyah


"Minta maaf kalo masih mengulangi kesalahan yang sama" devano


"Kamu tau kata kata yang aku ucap tapi kenapa gak kamu pahami?itu bukan hanya kalimat biasa itu ada maknanya bukan?" Aisyah

__ADS_1


"Kamu tadi telfone sama siapa sih? kamu kenapa?" Devano masih sabar


"Agatha dia yang bilang sendiri kalo kamu kemarin sebelum pensi jalan sama dia,gang out bareng" aisyah


Devano mendengus kesal bertapa gampangnya aisyah terpengaruh berita yang jelas jelas tidak ada bukti dan tidak berbobot.


"Kamu percaya Agatha?kamu tau dia suka sama aku?kanu tahu dia berusaha deket sama aku?kamu tahu kan?kalo kamu tahu kenapa kamu gak cerna apa mau Agatha!agatha mau aku sama kamu pisah" devano sedikit meninggikan suaranya membuat mata aisyah berkaca kaca seperti ingin nangis.


"Hiks.." aisyah


Devano memajukan badannya memeluk aisyah,begitu lembutnya hati aisyah yang tidak bisa di bentak bahkan dengan sekecil bentakan saja dia tidak bisa.


"Maaf" aisyah


"Aku juga" devano


.


.


.


.


Aisyah sedang membuat 3 kopi panas untuk 3 laki laki yang masing masing memiliki pasangan, aisyah mengantarkan kopi ke 3 laki laki yang sedang mengobrol di balkon rumah.aisyah melihat perbincangan mereka tampak serius.

__ADS_1


"Ngomongin apa sih kok serius banget kayanya!" Aisyah menaruh 3 gelas kopi di meja. "


Ngomongin investasi selanjutnya yang devano akan buat,biasa otak pembisni mah beda" sandi


"Tapi gua serius,abis ini kalian mau kuliah apa kerja apa nganggur?" Devano mengeluarkan pertanyaan yang sulit untuk sandi dan gara jawab.


"Dev mereka gak bisa langsung jawab mereka perlu memikirkan apa yang nanti selanjutnya mereka akan lakukan" aisyah


"I know Syah memang pertanyaan ya g sulit,sebaiknya dipikirkan dengan matang" devano menyerutup kopi.


Aisyah duduk di samping devano,tangan devano yang nakal langsung menggeserkan aisyah agar mepet dengannya.devano mengelus pundak aisyah membuat aisyah nyaman berada di samping devano,aisyah menempel lebih nempel di dada devano.


"Eh guys,kita ke bar yu nanti malem" zola datang dengan neta Aisyah bangun dari devano.


"Kalo menurut aku sih kita jangan ke bar dulu,bar juga jauh 1 km cape jalannya doang belum lagi kalo kita males jalan" aisyah


Devano melihat aisyah dengan seksama dan terkadang senyum senyum sendiri.


"Jadi gimana?" Neta


"Ya menurut gua sih sarannya si aisyah aja,cape jalan mending shoping tuh di depan" gara


Devano dan sandi melotot ke arah gara.benar benar gara memancing aura boros para perempuan di depannya


Devano dan sandi melihat kembali ke arah aisyah,neta dan zolla ternyata mata mereka sudah berubah berbeda seperti perempuan yang melihat barang discount.

__ADS_1


.


.


__ADS_2