
.
.
.
????
Tidak ada jawaban dari keduanya,keduanya hanya diam menatap satu sama lain karena pertanyaan itu adalah pertanyaan yang tidak akan di jawab oleh kedua pasangan ini sebelum mereka lulus sekolah.
"Aku bayar dulu" aisyah kabur dan membiarkan devano yang menjawab.
'Kampret.gua lagi yang jawab pinter banget kaburnya' batin devano
Aisyah tersenyum kemenangan karena tidak menjawab pertanyaan angker itu.
"Kalian berdua gak ada apa apa yah? devano gua mohon banget lo ikut acara band ini dan bakalan ada duet antara lo sama gua" Agatha
"Kok Sama lo?yang lain ada kali lo nya aja belum tau dan males nyari.ini alibi lo aja gak ada orang" devano kembali menjadi dirinya yang sebenarnya dengan omongan pedasnya.
Agatha diam tidak berbicara dan devano meyakini bahwa ini adalah alibi Agatha saja.
"Devano pasti ikut kok gak mungkin engga,aku bisa jamin" aisyah dari belakang Agatha.
"Syah apaan sih?ini tuh cuma alibi dia doang biar gua bisa ikut acara pensi nya dan menjadi pusat perhatian" devano
__ADS_1
"Emang masih jadi pusat perhatian? bukannya Harry yang jadi pusat perhatian sekarang?" Serang aisyah Devano diam,devano tahu ini adalah akal akalan aisyah agar dirinya mau menjadi vokalis band di pensi nanti.
"Serah lah...gua mau ikut asal kan gua gak latihan di sekolah.gua latihan sendiri di rumah,gua gak mau ngabisin waktu gua di sekolah tanpa hasil yang ada malah bercanda mulu" devano
"Makasih makasih banyak devano dan makasih banyak aisyah" Agatha senang.
"Sama sama" aisyah senyum Setelah bertemu Agatha,aisyah devano langsung menuju rumah.
"Emang kenapa kamu nolak permintaan Agatha?kasian dia mohon mohon begitu" aisyah
"Dia fake doang, dia cuma mau jadi pusat perhatian karena tahun lalu dia gagal" devano sambil makan apel dan duduk di sofa.
"Dia baik gak mungkin dia memiliki sifat kaya bianca" aisyah
"Artinya kamu kurang percaya sama orang lain?bahasanya jangan berat berat." Aisyah sambil memakan salad buah.
"Ya kurang lebih" devano
"Berarti kamu kurang percaya sama aku?ya gak apa apa" aisyah
"Bukannya aku kurang percaya sama kamu,tapi aku hanya masih meyakinkan perasaan aku ke kamu" devano
"Aku pusing yah sama kata kata kamu,tinggal bilang kurang percaya sama percaya aja susah banget" aisyah mulai menekuk wajahnya.
"Ya kalo aku kurang percaya sama kamu gimana?" Devano menaikkan alisnya.
__ADS_1
"Malam ini kamu tidur di luar aja tanpa guling tanpa bantal hanya selimut" aisyah kabur ke kamar.
Mood aisyah berubah ubah membuat devano keleyengan dan lupa akan hati hati.aisyah masuk ke dalam kamar nya dan devano. Devano hendak masuk namun pintu terkunci duluan.
"Syah buka,masa aku tidur kedinginan gini" devano
Ceklek...
"Nih" aisyah memberikan selimut kepada devano.
"Kasih toleransi deh..nanti aku gak ulangin" devano
"Gak ada" aisyah langsung menutup pintu.
Terpaksa dia harus tidur di sofa,dia lupa membawa kunci kamar bawah dan kamar aisyah.kuncinya ada di laci meja kamar devano dan aisyah jadi wasalam.
"Masa gua dulu preman jadi lembek kek tulang lunak sih!" Devano menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Devano tidur di sofa hingga pagi yang akan datang,devano mau tidak mau,ini akibatnya membuat aisyah moodnya hancur istilah devano terkena azab seorang istri..
.
.
.
__ADS_1