
.
.
.
"aku bisa jelasin ini semua" gara memegang kedua tangan zolla namun zolla menolak pegangan gara.
"tega kamu gar,sahabat aku hampir depresi kehilangan suaminya dan kamu malah menutupinya,bertapa aku kecewa sama kamu gar..apa jangan jangan kamu cerita juga sama sandi dan kamu buat perjanjian yang sama untuk menutup mulut satu sama lain?" pertanyaan zolla membuat gara diam,semua yang di ingin tahu kan zolla jawabannya benar semua.
"kenapa kamu diem?susah kamu ucapin itu?kenapa kamu gak jelasin ke aku gar?aku ini siapa kamu?" zolla
"aku nunggu waktu yang tepat" gara
"sampe kapan?sampe aku tahu sendiri kaya gini?kamu tahu seperti ini tidak enak,kamu tahu aisyah hampir gila kehilangan devano dan kamu asik menutupi semuanya" zolla
zolla pergi meninggalkan gara menuju kamrnya mengganti baju berniat pergi ke rumah aisyah.
gara mencoba menahan zolla namun zolla lebih pintar di bandingkan gara,zolla memanfaatkan waktu secepatnya.di perjalanan zolla menangis sejadi jadinya.
tok..tok..tok...
zolla mengetuk pintu rumah aisyah
ceklek...
__ADS_1
aisyah menampakkan dirinya setelah tertutup oleh pintu.
"isya..hiks..maaf..maafin gara...hiks..." zola masih tersendat oleh isak tangisnya
"kenapa?hei tenang dulu" aisyah merasa bingung
tak lama kemudian datang mobil sport gara di depan rumah aisyah lalu gara turun.
"mundur kamu...jangan deket deket" zolla menangis
"biar aku yang jelasin" gara
"aku gak mau,aku kecewa" zolla
wajah gara memelas,di perjalanan gara memanggil sandi juga dan tidak lama sandi datang dengan neta.
semua mengumpul,gara dan sandi menekuk palanya.
"sebenarnya..hiks..devano..masih hidup,gara sembunyiin devano..gua minta maaf syah gua sama sekali gak tahu sama sekali,gua gak tau kalo gara..hiks.." zolla
"lo bercanda lah,males gua gak mood buat prank prank an" aisyah
"apa yang di bilang zolla bener,devano masih hidup" gara
zolla sudah jatuh duduk menangis sedangkan gara mencoba membangunkan zolla namun zolla terus menolak.
__ADS_1
"kalian kenapa gak bilang sama gua dari awal?" aisyah menumpahkan air matanya
"kita gak bisa devano masih jadi buronan akibat membunuh pentolan di daerah terbesar,devano suruh kita untuk merahasiakan ini dulu agario gak ikut samper devano dan membuat keadaannya semakin rumit.1 tahun devano baru aman belakangan ini devano aman,devano sempat terluka kedua kakinya lumpuh sementara akibat bom yang terkena pada dirinya,gua tau ini berat buat diri lo gua tau maka dari itu maafin gua, awalnya gua gak pernah setuju rencana ini tetapi." gara menghentikan pembicaraanya dan melihat arah aisyah yang sudah menangis.
"tapi apa gar?" aisyah
"devano mau semuanya selesai dan jika takdir mempertemukan kalian lagu devano mau habisin waktu hingga rambutnya memutih" gara
jujur saja gara resah dan takut karena menyimpan rahasia di antara teman temannya dan istri sahabatnya sendiri,maka gara risau di hantui rasa bersalah dan ketakutan.
"sekarang devano gar?" aisyah
"gua gak bisa kasih tau dimananya" gara
"kasih tau dimana sekarang!!!" zola
"info itu doang yang bisa gua kasih" gara
sandi maju mengangkat tubuh aisyah yang duduk akibat syok tersebut.
"saint grace hospital,seattle inggris" bisik sandi di kuping aisyah
.
.
__ADS_1
.