Perjodohan SMA

Perjodohan SMA
Agatha


__ADS_3

d restoran.


.


.


.


"Devano di makan" Agatha


"Saya tidak makan makanan restoran,saya makan makanan istri saya" devano


"Gak usah kaku gitu devano,dulu aku kan kakak kelas kamu" Agatha


"Saya hanya bersikap profesional" devano


Agatha semakin jengkel dengan devano karena devano selalu menolak apa yang ia suruh bahkan membawa istri nya dalam topik pembicaraan.


"Selera makan kamu udah berubah ya" Agatha


sambil makan kentang goreng,dirinya seakan menikmati pembicaraan nya dengan devano namun ke nyatakan nya berbanding balik dengan semuanya.


"Sepertinya ada meeting, saya permisi" devano


"Buat apa kamu terima ajakan aku kalo kamu sama sekali gak menikmati?" Agatha


"Dengar baik baik,saya gak suka kamu nempel kaya tadi perlakuan kamu membuat saya risih sekali,saya gak mau ada salah paham" devano


"Begini perlakuan kamu sehabis bunuh Reza?" Agatha

__ADS_1


Agatha adalah pacar Reza dan Reza menggunakan Agatha untuk memancing devano dan aisyah.


"Reza meninggal akibat ulahnya" devano pergi dari tempat tersebut.


Agatha yang mengeluarkan Reza dulu dan membantu segala rencana Reza namun pada akhir rencana semuanya hancur termasuk Agatha yang terjerat ke dalam sel, Agatha bebas dari sel dan keterimalah di perusahaan devano,devano menerima sebagai rasa kasihan saja dan tidak lebih.


Devano memasuki ruang meeting dan memulai meeting tersebut hingga akhir.


Drt...drt..drt..


Telepon dari aisyah memberhentikan kegiatan devano yang sedang mengetik komputer,devano selalu mengutamakan aisyah di bandingkan urusan kantornya dan beda jauh dengan laki laki lainnya.devano tidak suka sok sibuk sampai mengabaikan seorang istri.


"Halo" aisyah


"Hei,kenapa?kangen ya?" Devano


"Aku cuma telfone kamu doang, ganggu gak?" Aisyah


Tumben sekali aisyah menelfone biasanya devano yang menelfone aisyah.


"Kamu tadi makan siang sama siapa?" Tanya aisyah,aneh rasanya aisyah menanyakan devano makan bersama siapa,devano harus bilang jujur atau bohong kepada aisyah?


"Sama teman rekan" jawab devano


Devano tidak sepenuhnya bohong,ia makan bersama Agatha dan Agatha adalah teman rekannya berkerja.jika harus sebut nama Agatha pasti aisyah akan anti dan marah kepadanya.


"Ohhh oke,aku mau tidur dulu ya cape hehehe cuma mau nanya itu doang.nanti jangan lembur aku kangen." Aisyah menetralkan kembali suasana karena aisyah tau devano bingung dan curiga.


Setelah menutup telepon tanpa rasa bersalah devano melanjutkan kembali acara berkerja nya itu.

__ADS_1


***AISYAH** POV*


Aisyah rebahan di atas kasur yang empuk setelah menelfone devano.pakaian aisyah masih menggunakan pakaian untuk keluar.


(Flashback on)


Aisyah melihat jarum jam yang menunjukkan pukul 11.30 dirinya tahu setengah jam lagi devano akan istirahat dan aisyah yakin ia beristirahat bersama sandi dan gara karena devano selalu melakukan itu dan bercerita kepada aisyah jika devano selalu dengan sandi dan gara pada jam istirahatnya,aisyah tidak merasa curiga dirinya juga ingin keluar rumah mencari angin.


"Mau makan di sushi thei" aisyah melihat restoran sushi tei terdekat di kawasannya,alhasil resto paling dekat di depan kantor devano.aisyah memutuskan pergi kesana dirinya sudah ngidam tak tertahan lagi.aisyah bersiap siap menggunakan baju rapi kandungan dalam perut aisyah belum terlihat membuncit seperti zola mungkin zola gendut karena makan bukan faktor hamil.


Aisyah tidak mau repot repot ia segera berangkat mengendarai mobilnya sendiri,ia menyetir begitu santai hingga sampai tujuan.


Sesampainya di sana dan mobil sudah terparkir rapih aisyah masuk ke dalam dan di sambut oleh pegawai sushi thei dengan ramah.mata aisyah mencari tempat duduk yang sangat nyaman untuknya namun mata aisyah terhenti pada sepasang lelaki dan perempuan yang duduk persis membelakangi pintu masuk.


Devano sedang bersama Agatha,sangat terlihat dengan jelas aisyah melihat nya dengan jelas apalagi agatha yang sangat nempel seperti lem pada devano namun yang aisyah lihat devano diam karena tak kuasa menahan diri,aisyah memutuskan untuk keluar dari tempat itu dan pergi.


Aisyah kembali ke rumah,dirinya merasa kacau dan ingin bertanya devano.


"Halo" aisyah menelfone devano


"Hei,kenapa?kangen ya?" Devano


Jawaban demi jawaban devano berikan kepada aisyah,aisyah tahu devano berbohong dan aisyah ingin marah di waktu yang sama namun aisyah menahan itu semua dan menggantikan dengan tangisan.


(Flashback off)


Hujan di mata aisyah. Hujan yang di sebabkan oleh luka di hati dan keluar dari mata,ini bukan tangisan melainkan hujan yang turun di matanya.


Aisyah berharap devano menyadarinya dan tak perlu aisyah tanyakan lagi.

__ADS_1


.


.


__ADS_2