perjodohan yang berakhir kasih

perjodohan yang berakhir kasih
cerita cinta papa


__ADS_3

HAri itu mereka bergegas pulang ke rumah,bersiap siap untuk aktivitas masing masing.digta melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.semua terlihat lelah kecuali nafiza.dia asyik memainkan gitarnya.menyanyikan lagu ini itu,membuat telinga digta panan....


"sudahlah,hentikan itu,kaya suaranya bagus aja," nafiza sambil cemberut


"heh apa masalahnya?tidak bisa ya membiarkan aku sedikit senang,"menjawab ketus tanpa menghentikan suara gitarnya


"aku bilang hentikan,kau bisa membangunkan mereka karna suara jelekmu itu,melirik arah orang tua mereka.


"benar juga ya,kasian mereka,pasti mereka lelah,"berkata dalam pikiran sambil menghentikan permainan gitarnya


"kenapa baru sekarang,kupingku sudah panas dari tadi,"melirik arah nafiza


Tidak ada suara sma sekali stelah itu,hanya suara musik dari tipe yang terdengar,saat memalingkan wajahnya kearah nafiza ternyata nafiza sudah ikut terlelap dalam tidurnya.dia terlihat lelah,tidur pulas dengan memeluk gitarnya,sekarang hanya digta yang msih mengendarai mobil,menggerutu dalam hatinya


"sial kenapa sekarang mlah aku yang dikerjain,bukannya aku ikut untuk membuatnya sebal saat liburan."menarik nafas panjang


"bahkan lihat dia,seenaknya tidur sepulas itu,,,kucel sekali dia!hah kenapa dia selalu mengikat rambut sih,kamu itu cow apa cew,"masih menggerutu panjang dalam pikirannya


PErjalanan panjangpun berlanjut tanpa ada yang menemani digta berbicara,digta menghentikan laju mobilnya.terdiam menarik otot yang dirasa pegal


"kau lelah ya?sini gantian aku yang nyetir,"kata nafiza mengagetkan digta sambil mengusap matanya


"tidak usah," menjawab ketus


"yang benar?,"melirik digta


"sudah lanjutkan saja tidurmu yang menyebalkan itu


"hahaha,apa aku sudah lama tertidur?"mulai melihat arah jalan


"heh,tidak bisa ya kamu tidak mengikat rambut seperti itu,itu menyebalkan" melirik arah rambut nafiza

__ADS_1


" kenapa,inikan rambutku."menjawab sewot.


Setelah beberapa jam merekapun sampai dirumah,dengan muka lelah mereka berjalan menuju ruang tamu,sedikit berbincang bincang sedangkan digta langsung menuju kekamar dan mandi,nafiza pun mengikuti digta,merebahkan badan kesofa sambil menunggu digta selesei mandi.suara air sudah berhenti,digta pun mulai keluar kamar mandi


"hah kau ini,sana mandi!kau tidak gerak dimobil seharian," melempar handuk kearah muka nafiza.


"hah,menyebalkan kau pikir muka ku bak sampah apa,bagaimana aku bisa mandi kau saja baru keluar kamar mandi,"berdiri menginjak kaki digta dan menuju kamar mandi


"hey,sialan kau!kenapa menginjak kakiku lagy!menyebalkan,"meloncat loncatkan kakinya


beberapa menit,nafiza sudah ada disamping kasur,melihat digta yang sudah tidur pulas dengan muka lelahnya.nafiza pun ikut merebahka badan kekasur,dia ikut terlelap disamping digta.


Tak terasa hari sudah pagy,mama dan papa nafizapun sudah pulang kerumahnya sendiri,nafiza dan digta mulai beraktivitas seperti biasa.nafiza melajukan mobilnya menuju ke kampus.srsampainya dikampus david sudah ada diparkiran


"pagy david," senyum nafiza seperti biasa


"wah wah sepertinya lgi bahagia ni,"kata david tersenyum


"iya, kamaren aku dan keluarga piknik,seru sekali,,,,"menggenggam nggenggam tangannya sendiri


"grek," pintu kamar terbuka


"nafiza,kau sudah pulang?" kata mama melangkah mendekati nafiza,


"eh mama,"berhenti memainkan gitar


"kenapa berhenti?kamu jago ya main gitarnya seperti papamu,"tersenyum melihat nafiza


"bahkan dia sering menyanyikan lagu untuk mamamu,"tersenyum mengingat masa lalu


" benarkah,jadi mama pacaran sama papa karna musik ya?tanya nafiza antusias

__ADS_1


" tidak seperti itu,dulu mamamu tdak menyukai papamu,papamu ditolak berulang kali,hahaha,"tersenyum lepas didpan nafiza


"mama nolak papa,hey mana mungkin ma,mama dan papa terlihat romantis setiap hari,"menjawab dengan muka penasaran


"dulu mamamu itu anak yang pendiam,dia tidak bnyak bicara,tpi dia sangat baik,karna itu papamu mulai mendekati mamamu.


"lalu," mata nafiza melihat mama mertuanya


"mamamu tetap cuek dan tidak memperdulikan papamu.papamu jadi penasaran deh,"menepuk bahu nafiza


"truz gimana mama dan papa bisa pacaran ma"mukanya masih penasaran


"ya karna papamu tidak gampang menyerah dan terus meyakinkan mamamu,akhirnya mamamu mulai menerima papamu,


"cie so sweet,,,,"muka nafiza terlihat merah


Perbincangan nafiza berlangsung lumayan lama hingga terdengar suara mobil digarasi.mama menengok dan mulai bergegas melangkah pergy,


"mama,teruskan dulu cerita nya,,,,"menarik tangan mertuanya seperti bocah.


"ya itu tadi papa dan mamamu pacaran lalu tdak lama menikah,jawab mama


"ah so sweet sekali,"mencium cium tangan mertuanya


"sudah sudah mama keluar dulu ya,sepertinya digta sudah pulang.


"baik ma," nafiza mulai melepas tangan mama


Tak lama mama keluar dari kamar digtapun masuk kamar,melepas sepatu dan jasnya


"apa yang ibu lakukan disini" berkata tanpa melihat nafiza

__ADS_1


"bercerita tentang mama dan papaku!mereka so sweet banget,gak kaya kamu,menyebalkan"melirik digta sewot


"terserah,"kata digta geram


__ADS_2