
1 minggu sudah berlalu,nabila yang sedang libur tak sengaja membuka facebook yang sudah lama tidak dibuka.iseng iseng membaca status stataus lebay teman temannya.tersenyum sinis saat membaca gurauan gurauan lebay.
"ed dah ni orang!udah gede ttep aja lebay!"tertawa lucu melihat status salah satu temannya
Ketika dia melihat update foto salah satu wanita dia mulai terperanjak kaget,mulai diperbesar fotonya yang menampilkan foto orang yang sangat dia kenal
"nafiza!ini nafizakan!walaupun dia pakek hijab kaya gini tapi aku masih hafal banget.ini beneran nafiza,"mulai melirik foto wanita berhijab sedang asyik bermain dengan anak anak.
masih memainkan hpnya,mulai membuka facebook milik andita adriana karna penasaran.beberapa status tentang nafizapun ditulis beberapa hari ini
"akhirnya ketemu kak vatin lagi,tertaggal 20 maret 2020
"hemz,mata kak vatin merah!pasti abis nangis,"tgal 23 maret 2020
"ya allah kak vatin cantik banget pakek hijab.sumpah beda banget,"mengaplout foto tggal 25 maret 2020
Nabila mulai menghela nafas lega,menggeleng gelengkan kepalanya perlahan
"ya ampun nafiza!ternyata kamu ngumpet dipanti to selama ini,pantes aja gak ada yang tau,"mulai tersenyum merasa lebih tenang
"hemz,kayanya pak digta harus tau!gimanapun juga kesalah pahaman mereka harus berakhir.kasian mereka,"bergumam dalam hati mulai menghubungi ikbal
"tut tut tut,"nada sambung mulai terdengar
"iya nabil!kenapa kangen ya!"goda ikbal membuat wajah nabila merah
"ih apaan sih ikbal.bikin malu aja dech!untung aja dihp.jadi dia gak tau kalo mukaku merah kaya tomat gini!"bergumam dalam hati mulai malu
"aih...apaan sih kak!hem,kak bisa ketemu gak!ajak pak digta juga!aku punya kabar soal nafiza!"jawab nabila dengam senyuman lebar
"yang bener bil!nafiza dimana?trus sama siapa?"bertanya mulai penasaran
"hemz,nanti aja aku kasih tau.!aku tunggu dikafe biasa ya kak.hem sekitar jam 5."
"oke bil makasih ya udah mau bantu
"iya kak sama sama
Mendengar kabar dari nabil ikbal segera menghubungi digta dan membereskan semua pekerjaannnya.beberapa kali ikbal melirik kearah jam dinding,berharap jam kerja cepat selesei.ya semoga setelah nafiza ketemu digta bisa seperti biasanya,tidak seperti digta beberapa hari ini.sangat berbeda dengan digta yang biasanya
__ADS_1
Kini jam dinding sudah mendekati jam 4 sore,digta dan ikbalpun bergegas menemui nabila.terlihat senyuman tipis dari bibir digta,berharap akan segera bertemu dengan istrinya
"nabil,apa bener ada kabar dari nafiza,"mulai semangat mendekati nabila
"iya pak!aku udah tau nafiza dimana selama ini,"tersenyum lebar menjawab pertanyaan digta
"alhamdulillah.maksih ya alloh!truz nafiza dimana bil.aku kangen banget sama nafiz"!mulai semringah merasa sangat senang
"nafiza disini pak!"menyodorkan hp miliknya,memperlihatkan beberaps foto nafiza
digta langsung mengambil hp nabila!penasaran dengan apa yang hendak disampaikan nabila.matanya mulai berbinar,senyumnya kini mulai melebar saat melihat beberapa foto istrinya yang diuplout oleh seseorang
"ternyata selama ini nafiza pergi kepanti asuhan pak
.didaerah jawa tengah,"mulai menjelaskan letak panti asuhan
"panti asuhan!"jawab digta mulai kaget
"iya pak,jadi dulu itu kami pernah dapat tugas dari kampus,ya semacam bakti sosial gitu.dan selama itu kami tinggal dipanti asuhan itu.emang sih nafiza akrab banget sama ank anak disana."jawab nabila mengingat keakraban nafiza dan anak anak panti
"tapi udah lama banget kita gak berkunjung kesana,gak nyangka juga kalo nafiza punya pikiran kesana,"jelas nabil juga merasa kaget
"alamat lengkapnya kamu masih ingat bil,"menatap nabil dengan pandangan berharap.
"tapi tenak ja pak.letaknya gampang banget.bapak tinggal nyari terminal xx,gak jauh dari situ kok pak.bapak tggal tanya sama orang orang panti asuhan xx.pasti mereka udah tau,"kta nabila mulai bersemanngat
"oke,aku bakal langsung nyusul nafiza,makasih ya bil udah bantu aku!makasih banget!"tanpa disadari digta reflek memegan tangan nabila membuat orang disampingnya merasa kesal
"eh,apaan nih pakek megang tangan segala!"melepas tangan digta dari nabila membuat nabila tersenyum tipis,lagi lagi muka nabil terlihat merah
"maaf maaf reflek bro.saking senengnya!gak usah cemburu kali!akukan udah ada nafiza,"jawab digta mulai tertawa
"eh apa sih pak digta,mana mungkin kak ikbal cemburu!kitakan cuma temen,"mulai tertawa menyembunyikan muka merahnya
"kalo aku beneran cemburu gimana?"ucap ikbal mulai melirik nafiza
"a....apaan sih pak ik eh maksudnya kak ikbal,"mulai berkata gugup membuat digta tersenyum
"udah ah!aku mau nyusul nafiza sekarang.tolong kirim alamatnya ya bil,"bergegas pergi meninggalkan nabil dan ikbal
__ADS_1
DEngan perasaan senang digta mulai melajukan mobilnya.mengabari orang tuannya,mengambil beberapa pakaian dan bergegas pergi meninggalkan rumahnya.
Kini alamat sebuah tempat sudah terkirim dihp digta,perasaan digta begitu lega.!membayangkan beberapa adegan romantis saat nanti bertemu istrinya membuat dia tersenyum lebar.
digta melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi,melewati jalanan jalanan yang mulai sepi,hingga tak terasa sudah 8 jam berlalu,kini digta sudah berada diterminal yang disebutkan nabil,mulai bertanya dengan orang orang tentang keberadaan panti asuhan xx.
Didepan sebuah pintu kayu digta mulai bergetar,matanya menampakkan pandangan harapan,hatinya mulai menggebu gebu berharap dia benar benar bertemu istrinya.dengan sedikit ragu dia mulai mengetuk pintu didepannya,beberapa ketukan tapi tak dibuka,mungkin karna penghuni rumah itu masih tertidur karna jampun masih menunjukkan pukul 3 pagi,akhirnya digtapun memutuskan untuk duduk menunggu didepan pintu.
hari semakin pintu akhirnya terbuka.abi terlihat kaget saat melihat digta yang masih terlelap didepan pintu
"dek dek,kenapa tidur disini,"ucap abi mencoba membangunkan
"eh,maaf pak saya ketiduran,"jawab digta mulai mengusap usap matanya
"sudah,ayo silahkan masuk dulu,"berdiri mengajak digta duduk diruang tamu
"ngomong ngomong anda ini siapa?dan ada keperluan apa sampai bisa tertidur disini,?"melirik digta mulai heran
"maaf pak sebelumnya mengganggu sepagi ini,nama saya digta pak,apa nafiza ada disini?"bertanya ingin segera memastikan
"maksudnya mbak vatin,nafiza vatin,"mulai heran saat mendengar digta menyebut nama nafiza
"iya pak,maaf sebelumnya,saya digta pak suami nafiza,"usap digta mulai memperkenalkan diri,
"ya allah jadi mas itu suaminya mbak vatin to!maaf mas bapak tidak tau!mas tau dari mana kalo mbak vatin disini!apa mbak vatin yang ngasih tau!"mulai tersenyum saat mengetahui
"bukan pak,nabila yang ngasih tau saya!"menundukkan kepalanya mulai tersenyum
"oalah sebenarnya saya sudah bujuk mbak nafiza untuk pulang,tapi ternyata mbak nafizanya belum mau,"mengeryikan wajahnya mulai menjelaskan
"iya pak saya mengerti,ya sebenarnya ini cuma salah paham pak,"tersenyum,menatap abi dengan wajah ramahnya
"ya mas,kalo begitu cepat diselesaikan!jangan sampai berlarut larut,"ucap abi menepuk bahu digta
"oya pak,apa saya bisa ketemu istri saya!"mulai melirik karna belum melihat sosok istrinya
"ya tentu saja boleh.mari abi antar,sepertinya mbak vatinnya juga belum bangun mas,"mulai melangkah mengantar digta kekamar nafiza
"monggo mas,masuk saja ini kamar mbak vatin
__ADS_1
"terima kasih pak sebelumnya
Dengan hati yang berdebar digta mulai membuka kamar nafiza,begitu senangnya hingga tak mampu membendung air matanya,melihatt seorang wanita yang sangat ia cintai,ingin sekali rasanya dia memeluk nafiza dengan erat,mencium nafiza,tapi diurungkan saat melihat nafiza yang masih tidur lelap.memelih merebahkan badan disebuah karpet dibawah kasur nafiza dan memandang nafiza.air matanya terlihat jatuh dari pelupuk matanya,sungguh merasakan rindu yang teramat sangat,mencoba menahan diri dan akhirnya terlelap dengan sendirinya.