
david masih tersandar duduk dikursi,amarahnya mulai membara mengingat apa yang dilihatnya tadi.benar benar tidak percaya dengan kedekatan nafiza dan suaminya sekarang,merasa tidak trima dengan hal itu,mulai timbul pikiran jahatnya,memulai merencanakan sesuatu untuk menjauhkan nafiza dan suaminya.
Pagy hariny nafiza sudah siap dengan baju kerjanya,mulai merapikan rambutnya agar terlihat pantas.bergegas menuruni tangga beriringan dengan digta.keduanya terlihat bahagia,bergandengan tanpa ada rasa canggung lagy.
"nah gitu dung,lebih cantikkan,"kata digta memegang rambut nafiza
"ini panas tau,gerah!"kata nafiza mulai protes
"biasakan seperti,agar kau lebih menarik,dari pada kau yang suka mengikat rambut dulu,untung aku masih mau denganmu,"melirik sinis arah nafiza
"apa kau bilang!memang kau pikir kau ini tampan apa,"kata nafiza sewot,mulai melepas tangan digta
"haha,kau marah ya!"tertawa meledek nafiza
"tau ah,bodo amat!"melengoskan wajah manyunnya
Nafizaa dan digta masih sibuk dengan dramanya,sedangkan mama dan papanya hanya duduk tersenyum melihat tingkah anak dan menantunya.merasa senang dengan kedekatan hubungan mereka sekarang.mulai menyantap sarapan mereka masing masing .selesai dengan sarapan mereka bergegas pergy kekantor dengan mobil masing masing.seperti biasa mereka melajukan mobil beriringan.digta yang ada didpan melajukan mobilnya sambil sesekali melihat kekaca spion.memastikan mobil
istriny masih berapa dibelakangnya.
Kini mobil merekan sudah ada didepan area kantor,hampir masuk kearea parkir,tiba tiba ada sebuah mobil yang melaju kencang,berhenti tepat didepan mobil nafiza,terlihat dua orang yang keluar dari mobil,mulai menggedor mobil nafiza memaksa membuka.nafiza dengan wajah yang kaget mulai membuka pintu mobil,memasang muka kesalnya dan mulai menendang salah satu orang yang berdiri didpan pintu mobil,tapi ternyata 1 orang lagy mulai memukul nafiza,memaksa nafiza masuk mobil yang ada didepan nya.nafiza dengan sigap membalas pukulan laki laki itu,secara nafiza sedikit bisa karatekan.mulai memukul balik kearah muka laki laki kurang ajar itu.
"heh,sialah!siapa kalian!"kata nafiza mulai mendorong
__ADS_1
"kau akan tau nanti,ikut kami atau kau akan mati,"kata pria itu menarik nafiza
"brengsek kau,lepaskan aku,"menendang pria itu sampai hampir jatuh
"heh,jagan melawan,ikut kami,"kata pria itu mulai marah
Nafiza masih dengan pukulannya mencoba melepaskan diri tapi badan nafiza akhirnya kalah setelah beberapa kali melawan.nafiza mulai berteriak,satpam yang mendengar segera menghampiri,digta pun berlari kearah teriakan nafiza,mengenali jelas suara nafiza yang dia cintai.mulai panik saat melihat istrinya dipaksa masuk dalam sebuah mobil.nafiza menjerit memanggil nama digta,dan dipaksa masuk dalam mobil.terkejut saat melihat david yang sudah duduk didlam mobil.mulai menggeleng kepalanya karna sadar dengan apa yang terjadi
"brengsek kau!ternyata ini ulahmu.lepaskan aku david,kau mau apa"kata nafiza mulai menangiz dengan tangan terikat
"haha,tentu saja,kau fikir siapa lagi.aku sudah cukup bersabar tapi ternyata kau tidak mengerti,mau bagai mana lagi,"kata david memegang bibir nafiza hampir menciumnya
"cih,pergi kau david.kau memang gila,"kata nafiz mulai meludahi muka david
"brengsek kau david,kau benar benar brengsek,"kata nafiza memaki david.
Mobil david hampir mulai melaju,tiba tiba datang mobil dengan kecepatan tinggi,menabrak mobil milik david hingga menghantam penbatas jalan,seseorang mulai turun dan membuka mobil david.dua orang suruhan david mulai melawan,memukul dibeberapa bagian tubuh,tapi tak mampu menjatuhkan lawannya.mereka justru terkapas dengan beberapa muka lembam diwajahnya.pria itu mulai membuka pintu,menarik tubuh david dan mendorongnya hingga terbentur mobil
"brengsek kau,apa yang kau mau,"kata pria itu memukul muka david
"hah,beraninya kau memukulku,"memulukul arah wajah digta
"beraninya kau menculik nafizaku,akan ku habisi kau,"kata digta mulai emosi
__ADS_1
"apa! nafizamu,itu nafizaku!kau hanya pengganggu hubungan kami,"kata david ikut mendorong.
David terus memukul,hinngga digta mulai terjatuh.terbangun lagy saat mendengar jeritan nafiza,mulai menangiz saat melihat suaminya babak belur
"david hentikan,jangan sakiti digta."kata nafiza terus berteriak,
"******** kau david,lepaskan aku,!digta kau tidak apa apa?"mulai menangis melihat digta
"jgan sakiti suamiku,kau memang bedebah david aku benci padamu,"kata nafiza terus memaki
Kata kata nafiza mulai menbuat david gusar,merasa benci saat mendengar nafiza membela suaminya,sejenak melirik nafiza.digta lagsung memukul david berulang kali,tak melpaskan menghentikan pkulannya sedetikpun hingga akhirnya david mulai terkapar babak belur.digta berlari kearah nafiza,melepaskan ikatan tali ditangan nafiza.mencium bibir nafiza dan memeluknya sangat erat.
"kau tidak apa apa sayang,"kata digta memeluk nafiza
"iya digta,aku tidak apa apa!kata nafiza mengeluarkan air matanya
"ayo kita pergi dari sini,biarkan orang orang itu mengurus laki laki kurang ajar itu,"melirik beberapa satpam yang mulai membawa david dan orang suruhannya
"digta,kau berdarah,maafkan aku,"kata nafiza tersendat sendat karna tangisannya
"aku tidak apa apa,aku akan membunuhnya kalau sampai dia melukaimu,kau tidak apa apakan!"mengusap rambut nafiza lembut.
"aku tidak apa apa digta,terima kasih sudah datang,"memeluk digta erat tak perduli beberapa orang melihatnya
__ADS_1
Beberapa orang masih berdiri disana,menyaksikan beberapa adegan menegangkan yang terjadi.beberapa orang terlihat merekam kejadian tadi.mulai mengaploudnya ke media sosial sehingga dengan secepat kilat menjadi perbincangan orang orang dikantor.mereka semua heboh melihat perjuangan digta menyelamatkan nafiza.mulai berbicara tuduhan miring tentang nafiza,menghujadnya dengan kata jahat tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi.semua sibuk memaki nafiza,mengiranya wanita penggoda atasannya.ikbal dan imel hanya terdiam,tak mampu melakukan pembelaan apapun karna janji mereka untuk tidak menceritakan status nafiza dan digta.menghawatirkan keadaan nafiza dan digta yang tak kunjung datang kekantor hingga jam kerja usai.