
Pulang dari restoran masih dengan kue yang belepotan dimuka,mereka masih saling tertawa melihat muka mereka satu sama lain.mama dan ayah tampak senang melihat digta yang memperlihatkan tawa tulusnya.tak berapa lama mereka sudah ada didpan gerbang rumah.satpam mulai membukakan gerbang untuk mereka.pelayan yang menyadari kepulangan merekapun langsung menyapa.
"selamat malam tuan nyonya."tersenyum
"selamat mlam juga,tolong siapkan meja makan,hari ini kita mkan bersama," kata mama ramah
"baik nyonya,"kata gadis pelayan itu
Seketika pandangannya tertuju pada nafiza dan digta.dia mulai ternganga melihat tuannya itu
"hah,ada apa ini.kenapa wajah mereka penuh kue seperti itu.apa ada kejadian buruk tadi!ya tuhan kasian sekali nona nafiza,dan tuan digta pasti dia malu sekali,"mulai menduga duga dalam hati tanpa berani bertanya.
"fatmi,"panggil mama kepada pelayan tadi mengagetkan fatmi
"maaf nyonya,saya akan segera menyiapkan meja."bergegas menuju ruang makan.
merekapun berjalan menuju ruang makan,sedangkan nafiza dan digta bergegas kekamar mandi membersihkan mukanya.hari ini digta tampak berbeda bahkan dia tersenyum disepanjang perjalanan.
"meja makan sudah siap nyonya,permisi," kata fatmi sambil tersenyum
"kamu mau kemana fatmi,tolong panggilkan yang lain.kita makan bersama hari ini,merayakan ulang tahun digta
"maksud nyonya,saya dan teman teman ikut makan,"tanya fatmi tidak percaya.
"iya kalian,panggil mereka sekarang."kata mama tersenyum
Mendengar ucapan nyunyanya fatmi mlah melamun.karna baru kali ini mereka bisa ikut merayakan ulang tahun tuan digta.
"kenapa bengong,ayo panggil temanmu," kata nyonya mengagetkan fatmi.
"iya nyonya,"bergegas memanggil temannya
"heh ada apa ini,aku tidak salah dengarkan,nyonya benar" mengajak kami makan bersama,"katanya dalam hati
TAk lama kemudian mereka sudah ada diruang makan.terlihat canggung dihadapan majikannya
__ADS_1
"nyonya kami makan didapur saja,"sudah setengah berdiri
"heh,mau kemana kalian,duduk ditempatmu.apa kalian mau dihukum karna melawan,"kata nafiza mengancam
"tidak nona,maafkan saya,"duduk kembali
"ayo kita makan,kalian jangan malu,makan saja yang kalian suka,"sahut digta sambil tersenyum
"hah,tuan digta tersenyum pada kami,kenapa ya?bahkan dia mengijinkan kami makan sebangku dengannya"kata fatmi terheran heran dala hati
"tapi tuan,apa tidak terlalu kurang ajar kalau kami makan sebangku....
"tentu saja tidak,bukankah mama yang mengajak kalian makan bersama,jadi turuti saja!" kata nafiza tau apa yang akan dikatakan fatmi
Merekapun mulai menikmati makanan yang ada dihadapan mereka,fatmi dan temannya masih tampak canggung tapi berusaha melakukan apa yang dikatakan nyonyanya,setelah selesei para pelayan bergegas merapikan meja makan sedangkan majikan mereka terlihat lelah dan beristirahat dikamar masing masing.
"digta,"panggil nafiza
"ada apa?"kata digta ketus
"ini untukmu,"kata nafiza tersenyum
"kado buat kamu,semoga kamu suka ya,tidak mahal sih.tpi semoga bermanfaat."kata nafiza semangat
"hah,aku tidak butuh kadomu,untuk apa!"kata digta tanpa melirik nafiza
"hak kamu itu selain menyebalkan juga ternyata tidak bisa menghargai orang ya,kenapa sih aku harus menikah dengan manusia batu sepertimu."kata nafiza mulai kesal
"siapa yang menyuruhmu beli kado,bahkan aku tidak minta apapun darimu,"jawab digta sinis
"ah sial,benar juga katamu,untuk apa aku membeli kado untukmu,bahkan melihat kado dariku saja kau tak sudi,"berkata setengah berteriak dan melemparkan kado yang dibelinya dalam tong sampah
"hah kenapa aku repot mencari kado untuknya kemarin.harusnya aku sudah menduganyakan.dasar bodoh."mulai memaki dalam pikiran.
Setelah beberapa waktu sudah tak terdengar suara kesal nafiza,digta diam" melirikkan matanya kearah nafiza.nafiza sudah terlihat terlelap dalam mimpinya,digta memanggil manggil nafiza beberapa kali,namun tidak ada respon.setelah memastikan nafiza benar benar tidur digta mulai bergegas,mengendap ngendap berjalan.tanpa diduga dia mengambil benda yang dilempar nafiza dalam tempat sampah.kado yang ditujukan padanya lalu menyimpan memasukkan kedalam tas kerjanya.
__ADS_1
Mataharipun mulai menampakkan sinyarnya.nafiza terbangun dan menuju kamar mandi.beberapa waktu kemudian dia dikagetkan dengan suara makian digta yang lagi" kesiangan.
"hah menyebalkan kau,istri macam apa kau!apa tidak bisa kau membangunkankanku lebih pagy," kata digta sambil beberapa kali mengetuk ngetuk kamar mandi.
kamar mandi mulai terbuka,nafiza sudah ada didepan digta dengan muka kesalny
"sudah ku bilang.pasang alarm hpmu untuk membangunkanmu,jgan merepotkanku."kata nafiza sambil berjalan arah pintu.melangkahkan kaki menuju ruang bawah.
Nafiza menyapa mamanya yang sudah ada dimeja makan,sedangkan ayah sudah terlihat asyik dengan sarapannya.ternyata para pelayan sudah meletakkan masakan diatas meja.
"wah sarapannya sudah siap ya?maafkan aku ya tidak membantu kalian masak,sepertinya aku keasyikan tidur tadi,"melirik kearah fatmi sambil tersenyum.
"tidak apa nona,lagipula nona pasti sangat lelah,"fatmi menjawab dengan sopan
"nafiza dimana digta,apa dia sudah bangun?"
Belum sempat nafiza menjawab ternyata digta sudah ada dibelakang.sarapanpun berlangsung.hanya terdengar suara nafiza dan mamanya yang terdengar.setelang sarapan digta dan ayah bergegas kekantor masing masing masing.dan nafiza beserta mertuanya memilih untuk bersenda gurau diruang tv.asyik mengobrol ini dan itu,waktupun berjalan cepat.setelah lelah mengobrol nafiza kembali kekamarnya,memainkan hp yang dipegangny,tak sengaja mata nafiza terarah tempat sampah baru sadar kadonya sudah tidak ada
"heh dia mana kado yang semalam,"mengacak acak isi tempat smpah
"bukannya semalam aku melemparknya kesini,"mengangkat tempat sampah
"hah sudahlah,mungkin sudah dibuang sma fatmi,mana mungkinkan digta yang mengambil,meriliriknya sja tidak,kta nafiza dan dlam hati dan kembali merebahkan badan kekasur
Sedangkan didlam ruanga. digta yang baru sampai lagsung membuka tasnya,mncari apa yang dimasukkan semalam dalam tasnya
"kemana ya,semalam aku masukke kesinikan..."meraba raba isi tasnya
"ah,ini dia,,,"mulai membuka,penasaran dengan kado dari nafiza
"heh apa ini.jam alarm,untuk apa"melemparkan kado nafiza kearah sofa
Matanya melihat kertas kecil dlam bungkusan tadi,mengambilnya dan bergegas membacanya,
"selamat ulang tahun digta,semoga hal yang selalu kamu harapkan akan segera terwujud.semoga jam alarm ini akan membantumu mengingat waktu waktu berhargamu karna aku tidak akan setiap waktu mengingatkannya untukmu.hahaha😆"kalimat tulisan dala kado itu.
__ADS_1
Digtapun mulai tersenyum.mengambil kembali jam yang sudah dilempar kesofa dan meletakkan ke meja kerjanya
"hemz bagus juga," tersenyum melihat jam alarm berbentuk jambu air,sama seperti panggilan nafiza kepadanya.