perjodohan yang berakhir kasih

perjodohan yang berakhir kasih
cemburu


__ADS_3

2 hari sudah setelah nafiza keluar dari rumah sakit,akhirnya mereka berpamitan hendak pulang.digta dengan erat menggandeng digta mulai keluar dari kamar.mereka mulai berjalan menuju ruang tamu,tampak bunda dan yang lain sudah ramai dihalaman.mata sendu mereka mulai terlihat


"kalian sudah siap pulang ya?"mendekati mulai memeluk nafiza


"iya bun!maaf ya bun dan abi kalo beberapa hari ini vatin merepotkan"menatap. abi yang tengah tersenyum lebar


"gak kok mbak vatin!mbak tu gak ngrepotin kita kuk!pasti aku bakal kangen!"mendekati nafiza ikut memeluk


"ih bunda sma kak vani udah dong meluknya!naylakan juga pengen meluk kak vatin!"menggebrak kAkinya mulai kesal


"eh,iya iya sini peluk kak vatin,"melepas pelukan dari bunda dan vina


Mendengar kata nafiza nayla mulai tersenyum lebar,dengan melenggok lenggok gadis kecil itu mulai berlari kecil mulai memeluk nafiza,nafizapun duduk bersimpuh agar bisa mencium pipi lembut nayla.


"kak vatin,besok besok main lagi ya!nayla seneng kalo sama kak vatin!kak vatin marah lagi aja sama kak digta!biar nginep lama lagi disini!"


Seketika semuanya melihat kearah nayla,mereka tertawa lebar mendengar perkataan nayla


"kuk malah pada ketawa sih!semua pada nakal!kak vatin!jitakin kak vina dong!"merengek mulai menangiz


"iya iya kak vina salah!maafin kak vina ya!"mendekati nayla mulai memeluk


Semuanya tertawa melihat tingkah polos nayla,digta pun mulai tersenyum merasa terhibur dengan kelakuan gadis cilik yang lucu itu.


Beberapa saat digta mulai melajukan mobilnya,nafisapun mulai tertidur karna asyiknya musik yang didengar.sesekali digta teesenyum melihat istrinya yang tengah terlelap.dengan sengAja mengusap usap rambut dan perut nafiza secara bergantian


"liat sayang,bunda kamu tidurnya pules bgt,kamu baik baik ya didalem,,,,"tersenyum masih mengelus perut nafiza


"huek" cairan hangat tiba tiba mengalir ditangan digta.


"yang!kamu kenapa?kamu sakit,"mulai menghentikan mobil ditepi jalan melihat nafiza


"perutku mual banget dig,maaf aku gak sengaja!mulai bersedih melirik tangan digta


"gakpa pa yang.ya udah kita cari pom bensin dulu ya, trus beli air anget buat kamu,"tersenyum menatap nafiza

__ADS_1


Nafiza hanya mengangguk tanpa bersuara.sesekali dia melirik tangan digta merasa tidak enak.digtapun tersenyum menyadari apa yang dilakukan istrinya


"pasti jijik ya dig,maaf ya aku bener bener gak sengaja!"melihat digta dengan mata memelas


"gak kok yang!gak papa!,


Setelah beberapa saat mereka sudah ada dipom bensin.digta mulai berjalan kearah kamar kamar mandi dan mencuci tangannya,sedangkan nafiza memilih beristirahan disebuah mushola depan parkiran.matanya mulai melirik kekanan dan kekiri melihat orang berlalu lalang


"vatin,ini vatinkan!bener gak sih!"tiba tiba ada seorang laki laki berjalan mendekat mengagetkan nafiza


"maaf siapa ya?kuk kenal sama aku?"menatap tajam mulai mengingat ingat


"aku sebastian!temen SMP kamu!inget gak?


"sebastian!sebastian siapa ya?maaf aku agak lupa!"masih melirih mencoba mengingat


"ya alloh vatin!aku sebastian!yang dulu sering kamu jailin!"meringis mulai menggaruk kelapanya


Sekali lagi nafiza melirik laki laki itu. tertawa saat mulai mengingat


"ya alloh kamu sebastian yang cupu itu ya!hahaha,,,,maaf maaf aku gak ngenalin!soalnya sekarang kamu beda banget!tambah ganteng!"mulai memukul sebastian yang sekarang duduk disampingnya


"ah biasa aja kuk.aku juga baru beberapa hari pakek hijab,belajar lebih baik,"kta nafiza mulai tersenyum


"oiya kamu ngapain disini?sama siapa?"melirik lirik


"hehe sama suami nih ,lagi ditoilet,


"wah kamu udah merid ya!hemz dah gak ada kesempatan ddunk buat aku!"tersenyum mulai menatap nafiza


"apaan sih kamu bercanda aja,"memukul sedikit kebahu sebastian


Mereka bergurau begitu asyiknya hingga tidak menyadari bahwa digta sudah sedikit lama memperhatikan.tangan digta mulai mengepal buahkan minuman hangat yang baru saja dibeli untuk nafiza hampir saja terbuang.


"ah,siapa dia!kenapa mereka akrab gitu,"berkata dalam hati mulai merasa jengkel

__ADS_1


"dasar,kenapa nafiza manja gitu!"memalingkan wajahnya dengan mulut yang masih menggerutu


Digta menghela nafasnya,mulai melangkah mendekati nafiza!bertambah jengkel saat melihat nafiz dan sebastian masih asyik bercanda


"nafiz,ini minuman hangantnya,"menyodorkan gelas plastik yang dipegang


"eh,digta!kenalin ini sebastian temenku SMP,tian kenalin ini digta,"tersenyum mencoba mengenalkan


Dengan senyum manisnya sebastian mulai memajukan tangan untuk tetap bersalaman,,tapi digta justru hanya berdiam diri memperhatiakan sebastian.tangannya mulai menarik tangan nafiza menuju mobil tanpa berpamitan.dengan rasa kesal digta membuka pintu untuk istrinya sedangkan nafiza berteriak memanggil tian karna merasa tidak enak


"brakkkkk"pintu mobil mulai tertutup,digta mulai melanukan mobil secepatnya.nafiza hanya diam menatap digta dengan wajah yang sangat kesal


"heh digta,kamu tu gak sopan banget sih!"melengoskan wajahnya kearah jalan


Digta hanya diam,sama sekali tidak menjawab perkataan nafiza,dia terus menyetir fokus dengan jalan


"digta,sejak kapan sih kamu jadi tuli,"kesal mulai berkata kasar,namun digta hanya diam,tak merespon semua perkataan digta,


"diggta........"mulai terteriak menatap kesal pada digta


seketika digta mengeremkan mobilnya,menghentikan mobilnya tepi jalan depan taman,kini matanya mulai menatap nafiza,mengepalkan tangannya mencoba menahan kesal,dia. mulai menghela nafasny


"aku gak suka ngobrol sama cowok lain segitu akrabnya!"mulai terdiam lagi menatap nafiza


"ya ampun digta!jangan bilang kamu cemburu!apaan sih dia itu cuma temenku!"mulai mengeryitkan wajahnya


"ya tetep aja aku gak suka kamu seakbap itu sama cowok lain.megang megang segala!


"ihhh,siapa yang megang megang sih,aku cuma bercanda mukul dia aja kok!udah dech


jangan jadi kaya anak kecil gitu deh


"tetep ja kamu megang cowok lain.pokoknya aku gak suka!"menatap tajam kearah istrinya


"ah terserah kamu,"melengoskan wajahnya lagi

__ADS_1


Digta menghela nafasnya,mulai melajukan mobilnya kembali.disepanjang perjalanan mereka hanya diam tanpa bicara.tak menghiraukan apapun yang dilakukan nafiza.


""hehehe,maaf ya teman teman semua karna 3sudah lumayan lama aku gak nulis ,kerima kasih buatyang masih mau baca


__ADS_2