perjodohan yang berakhir kasih

perjodohan yang berakhir kasih
berantakan


__ADS_3

matahari semaakin meninggi,tapi nafiza masih bingung cara menyampaikan kbar bahagia itu,beberapa kata terfikir tapi tetap masih merasa bingung


"digta,aku hamil,senyum trus meluk dech,"berkata dalam hati


"ah,gak gak!lebay amat pakek meluk segala,"bergumam dalam hati menutup muka gelinya


"ah truz gimana dong ngomongnya,"mulai kesal dengan gumamannya sendiri


Nabila mulai bingung dengan espresi wajah nafiz yang berubah ubah,menggelengkan kepalanya dan mulai merasa lucu


"hemz,ni anak mikir apaan sih!cuma mau ngomong sama suami jaw kuk ribet banget!tinggal bilang jaw "sayang aku hamil,peluk dech!,hahahah"bergumam dalam hati mulai tertawa


"eh apaan sih!kenceng amat ketawanya?"mengeryitkan wajahnya mendengar tawa nabila


"hehe,abiz lucu sih lo!mau ngomong sama suami kuk bingung gtu,"tertawa meledek nafiza


"ihhh,bukannya ngasih saran malah ngledek.nyebelin banget sih lo!memukul bahu nabila


"aduh,sakit tau!ya lo kan tinggal bilang,"sayang aku hamil,trus meluk dech!gitu ja kuk ribet sih"mempraktekkan katanya memeluk nafiza


"ihhh ogah!geli amat aku!"melepas pelukan nabila mulai mengeryitkan wajahnya


"et dah,sama suami kuk kaya gitu sih,"kata nabila memasang muka herannya


"ya gengsilah ,masa aku meluk duluan sih!hih,ogah!"memanyunkan bibirnya mulai melotot


"hemz ya udah dech,klo gak mau.buat aku ja pak digtany!,udah ganteng banget perhatian pula!"hemz,tersenyum mengedip ngedipkan matanya


"enak jaw lo!suami aku itu!"mengepalkan tangan didepan muka nabila


mereka serentak tertawa bersamaan,nabila mulai sibuk berfikir,beberapa menit hingga mendapat saran yang disetujui nafiza


"hemz,gini ja fiz,gmana kalo lo ngajak digta dinner ntar malem,trus lo kasih tespek lo tadi,tapi tespeknya lo taruh kotak gitu!pasti kejutan banget tu!"kata nabila mulai memberi saran


"masa aku duluan sih yang ngajak diner,gak da saran lain apa!"mulai mengeryitkan wajahnya memprotes saran nabila


"ya ampun fiz,apa salahnya sih sekali kali ngajakin suami diner,ya biar suami ga strees terus sma kerjaan!"memberi saran lagi


"enaknya diner dimana ya bil,"bingung mulai menentukan tempat


"diresto xx ja fiz,disanakan outdor,jadi adem suasananya


"iya sih,ya udah dech!aku wa digta dulu,"mulai mengambil ponsel disampingnya,menulis pesan dan langsung mengirim pada digta

__ADS_1


"digta nanti bisa pulang cepet ga?


"emang kenapa yang"


"kita diner yuk,diresto xx,mau gak"


"tumben ngajakin dinner?ada angin apa ni"


"ya pengen ja,kalo gak mau ya udah"


"*eh siapa bilang gak mau!ya udah nnti kamu siap siap dulu ya,jam tuju aku jemput!"


"gak usah nanti kita ketemuan disana ja,aku naik taksi online!ntar pulangnya baru bareng"


"oh gitu,ya udah deh.kamu hati hati ya yang,i love you*


Mereka masih asyik mengobrol dikantin kampus,kali ini hati nafiza benar benar merasa senang.


Sedangkan dikejauhan sana terlihat seseorang yang sedang mengawasi nafiza,mulai merasa iri dengan apa yang dirasakan naafiza,diam diam beranjak pergi tanpa diketahui sama sekali oleh nafiz,melajukan mobilnya mulai merencanakan sesuatu.


Jam dinding sudah menunjukkan pukul 5 sore,nafiza mulai bergegas mengajak ibu mertuanya memilih gaun,mulai sedikit berdebat soal penampilan dengan mama mertuanya.dan akhirnya menemukan gaun yang nafiza inginkan!tidak terlalu kuno dan tidak terlalu glamor tentu saja dengan riasan wajah sesimpel mungkin


"aduch sayang,kamu cantik banget,pasti digta pangling dech liat kamu,"mamanya tersenyum mulai merapikan rambut nafiz yang terurai


"gak kok sayang,kamu cantik banget,gini dunk!sekali kali dandan!"memandang nafiza dengan senyum lebarnya


"ada angin apa sih fiz,tumben tumbenan lho kmu mau dandan kaya gini"mulai penasaran dengan rencana apa yang dibuat menantunya


"ada dech ma,nanti mama juga pasti tau kuk,"tersenyum bahagia memeluk mertuanya


Sudah hampir 1 jam lebih berlalu,kini jam dinding sudah menunjukkan pukul 18.20 menit,nafiza mulai bergegas mengambil tasnya,tak lupa dia membawa kotak kecil berwarna biru yang terbungkus rapi.menunggu taksi online pesanannya dan mulai beranjak pergi


Sedangkan diresto xx digta sudah tidak sabar menunggu kedatangan nafiza,mulai penasaran dengan tujuan nafiz mengajaknya dineer,


"digta,"tiba tiba seorang wanita datang menghampiri mengagetkan digta


"vina!,ngapain kamu kesini?"kata digta mulai berdiri


"nggak,cuma kebetulan aja makan disini,trus ngliat kamu dech!"tersenyum manis mulai menggoda


"kamu sendiri?"melirik lirik disekelilingnya


"gak,lgi nunggu istriku,"jawab digta mulai sewot

__ADS_1


"haduch gimana ni,kalo nafiza ngliat pasti salah paham dech!"bergumam dalam hati mulai kawatir


Tiba tiba vina mengalihkan pandangannya pada nafiza dari kejauhan,melakukan apa yang sudah direncanakan sedari tadi.


"digta bisa bantu aku gak?kayanya ada yang gerak gerak dech dipunggung aku!bisa liatin gak"kata vina mulai memasang muka takutnya


"gak tu,kayanya ga ada apa apa dech!"kata digta sepintas melihat punggung vina


"masa sih,coba deh kamu liat bener bener,ni kerasa banget tau,kaya ada yang gerak gerak"kata vina mulai meyakinkan


"ok,tapi abiz ni kamu pergi ya!sory bukannya gamana gimana ,aku takut istriku salah paham,"kata digta mulai tegas


"iya iya aku janji,abiz ni aku bakal pergi dech biar istrimu ga cemburu


Akhirnya digta mulai mendekat,mendongakkan wajahnya seolah hendak mencium,begitupun muka vina yang disengaja mendongak kebawah wajah digta,membuat kesan membalas ciuaman digta


"digta,"


tiba tiba terdengar suara nafiz yang sudah dibelakangnya


"sa sayang!,kamu udah dateng ya,"berkata mulai kawatir


"iya,kanapa kaget!gak nyangka ya!kamu tu emang pinter sandiwara!katanya udah gak da hubungan sama vina!ternyata,"menggelengkan kepalanya mulai menetskan air matanya


"sayang kamu jangan salah paham dulu,aku gak sengaja ketemu dia kuk,"mendekati nafiza mulai menjelaskan


"gak sengaja ketemu!gak sengaja ketemu sampek mau nyium gitu!untung ja aku ngliat.gak nyangka kamu tu brengsek,!kata nafiza mulai berlari


"sayang dengerin aku dlu dunk,kamu tu salah paham,"menahan tangan nafiza dengan erat


"udah,gak da yang perlu diomongin lagi,aku kecewa sama kamu!dan jangan pernah manggil aku sayang lagi.mulai sekarang aku bukan istri kamu lagi,aku mau pisah,"kata nafiza mulai terpancing emosi


"kamu ngomong apa sih yang!jangan bercanda gini donk,"menahan tangan nafiza lebih erat


"aku gak bercanda aku seriuz!aku mau pisah,"mengibaskan tangan digta mulai mendorong tubuh digta,berlari sekencang mungkin mulai naik taksi yang melintas.


"sayang,dengerin aku dlu,aku gak mau pisah,kamu salah paham yang,"hendak menyusul nafiza tapi ditahan oleh vina


"digta,udah gak usah dikejar!kata vina menarik tangan digta


"sialan lo vin,lo sangajakan tadi!lo juga taukan nafiz dibelakang,anjing lo,"berkata kasar terpancing emosi


"digta,kok kamu gitu sih!,kenapa sih kamu harus ngejar dia!emang apa sih spesialnya dia!udahlah lupain ja dia!"kata vina mulai memeluk digta

__ADS_1


"dasar wanita tak tau malu!"mendorong tubuh vina,pergi menjauh mencoba menghubungi nafiza


__ADS_2