
jam kuliah tlah usai,nafiza memutuskan keperpustakan sambil menunggu jemputan dari digta,berjalan melewati lorong lorong yang tak pernah sepi,tiba tiba ada
seseorang yang menggandeng membuat nafiza kaget
"eh lepaskan!"spontan memukul tangan orang dibelakang tanpa melihatnya
"aduh nafiz,kasar banget sih!"katanya sambil memijat tangan yang dipukul nafiz
,"eh nabil,maaf maaf aku kira siapa!salah siapa ngagetin!"tertawa. tak merasa bersalah
"ih,gimana bisa pak digta cinta ma lo!cantikan juga masih cantikkan gua,"melirik nafiz mulai meledek
"apaan sih kenapa jadi nyautnya ke digta sih.nyebelin,"mulai kesal menampakkan mata bulatnya yang melotot
"hehehe,lo mau kemana sih?"
"mau keperpus,baca baca buku sambil nunggu digta jemput,"mulai bergegas kembali melanjutkan langkahnya
"oh gitu,ya udah yuk aku temenin,nanti lo digait cow lagi,pak digtakan udah nitipin lo tadi,"tersenyum melirik nafiz dengab pandangan meledek
"ah nyebelin banget sih lo,!
Cukup lama mereka diperpus,mulai berargumen satu sama lain hingga tak terasa matahari sudah mulai meninggi,nafiza dan nabilpun mulai melangkahkan kaki menjauhi perpus,tertawa lebar sama sama tak mau kalah dalam meledek,tiba tiba wajah mereka mengerut saat melihat seorang pria yang sedang asyik mengobrol dengan teman temannya
"ih ngapain sih ni orang disini!ganggu pemandangan aja,"berkata dalam hati mulai melengoskan wajahnya
"hah,kenapa harus ketemu david sih!emang sih tadi dikelas juga ketemu,tapi kenapa harus ketemu lagi disini!"kesal ikut memaki dalam hati
Nafiza dan nabil terus berjalan,tak perduli dengan david yang mulai menyapa,berangsur menjauh membuat david termenung diam.
Mobil digta sudah terparkir didepan kampus,berdiri didepan pintu menyambut nafiza
"digta,kamu udah dari tadi?sapa nafiza mulai mendekati digta
"belum kuk sayang!baru ja,ya udah yuk kita langsung pulang aja,"tersenyum membukakan pintu untuk nafiza
digtapun melajukan mobilnya kencang,mulai berhenti saat sampai dihalaman rumah,nafiza dan digtapun mulai turun,menyapa ayah dan mama yang udah didepan rumah.dan sama seperi tadi pagi,wanita itu masih ada disana,asyik mengobrol dengan ayah dan mama membuat nafiza makin penasaran
"dia siapa sih!kenapa masih disini!"berkata dalam hati melirik wanita itu
"sore ma yah,"sapa sopan nafiza yang mulai mendekati
"sore digta nafiz,kalian udah pulang?"jawab ayah ramah
"heh,ngapain lo masih disini?gua kira udah balik lo"kata digta sewot melirik wanita itu
__ADS_1
"suka suka gua dong!"membalas ketus omongan digta
"digta jangan gitu!untuk 3 hari ini dinda nginep disini,soalnya om sama tante lagi kesingapur,"kata mama mulai melerai
"hah nginep!gak boleh!ngapain lo nginep disini!pulang sono!lagiankan ada pembantu dirumah,"mulai kesal saat tau wanita itu mau nginep
"digta jangan kaya gitu!kalian tu kenapa sih!udah lama gak ketemu masih aja kaya kucing sama tikus,"ayah menggelengkan kepalanya mulai menganggap lucu
"nafiz,kenalin ini dinda sepupu digta,ponakan ayah,"mulai tersenyum mengenalkan dinda
"oh dia ponakan ayah ya,hey kenalin aku nafiza,"mulai mengulurkan tangannya menyapa dinda
Dinda hanya tersenyum,mulai memperhatikan nafiz dengan wajah tidak suka
"oh jadi ini to istrinnya digta,gak cantik cantik amat tu om,"berkata sewot tanpa basa basi memasang senyum kecutny
"iya ini istri digta,jangan bilang gitu dung din!"mulai kesal karna menantunya dihina
"eh,gak papa kuk ma,bahkan aku memang sangat dibawah dinda,"tersenyum lebar menyembunyikan rasa kesalny
"dasar cewek nyebelin!untuk kau ponakan ayah! kalo bukab udah aku lempar kamu pakek sepatu,"berkata dalam hati melirik dinda
"hah,cantikan juga istri gua,"mencium pipi nafiza mulai menarik nafiza menjauhi teras
Nafiza dan digtapun mulai pergi,merasa kesal dengan tingkah dinda,diteras masih terdengar suara ayah yang menasehati dinda
"lagi ngapain lu disini?"katanya mulai keluar menjejeri duduk nafiza
"eh dinda,lagi nyante ja din,belum tidur,"tersenyum mencoba bersikap tenang
"lo beneran cinta ma digta?"bertanya tanpa basa basi membuat nafiza mengeryitkan wajahnya
"kenapa emang?"mulai kesal mendecakkan bibirnya
"ya gua heran aja!perasaan lo tu ga cantik cantik amat deh,,"mulai menghina lagi bikin nafiz bertambah jengkel
"jauh banget dibandingin sama vina,"celetuk dinda didepan nafiz!
"apa?jadi kamu juga kenal sama vina,"melotot,menghentikan permainan gitarnya
"ya kenallah!guakan temen sekampus vina,"menjawab jujur rasa penasaran nafiz
"apa temen sekampus,"nafiza mulai tersentak kaget
"lo gak takut digta direbut vina lagi,diakan sekarang disini,digtakan dulu cinta mati ma vina"menampakkan senyum jahatnya melirik nafiza
__ADS_1
"apaan sih ini cew,gak penting banget,"berkata dalam hati mulai kesal
"itukan dulu!kenapa takut,kitakan dah sama sama nikah,"mulai melengos karna tak nyaman
"oh,jadi digta gak ngasih tau lo ya!vinakan udah cerei sma suaminya makanya dia kesini!gua yakin dia masih ngincer digta!tertawa lepas membuat nafiza makin kesal
"maksudmu apa sih!jadi kamu kesini mau nyomblangin mereka lagi?"berfikir negatif membuat nafiza berkata kasar
"hahaha,ngapain! kurang kerjaan amat!"kta dinda santai
"truz ngapain kamu ngungkit soal vina?mulai penasaran dengan sikap dinda
"gua cuma mastiin ja kalo digta beneran udah nglupain vina,"mulai tersenyum membuat nafiza malah tambah penasaran
"maksudnya,"
"tenang ja!gua ndukung lo kuk!emang sih lho gak cantik kaya vina,tapi seenggaknya lo jauh lebih baik dari vina,"menepuk bahu nafiza membuat nafiz bingung sendiri
"Sori ya,omongan gua bikin lu tersinggung ya!"memeluk nafiza dengan pelukan sahabat
"eh dinda,kamu....."belum sempat menyeseikan katanya
"jagain digta ya!gua bener bener gak trima kalo sampek digta balik ma vina,"tersenyum melirik nafiza
"gua udah denger semua tentang lo dari tante,gua yakin lo wanita baik,"tersenyum lebar mulai memperlihatkan sifat aslinya
"dinda,ternyata lo gak senyeselin yang aku kira ya,tapi tenang ja!digta udah berubah kuk,gak usah khawatir,"meyakinkan dinda tentang digta
"gua percaya sama digta,tapi gua gak percaya sama vina,dia tu licik,"menjelaskan pada nafiza
"tenang ja,aku bakal jagain suamiku kuk,"senyum nafiz mulai meyakinkan dinda lagi membuat dinda tersenyum
"dinda,kuk kayanya digta kesel banget sih sama kamu,padahalkan kamu orangnya kayanya asyik,"mulai penasaran dengan sikap digta yang dingin
"oh itu,ya gitu!gara gara gua suka gangguin hubungan dia sama vina dulu!kebawa deh sampek sekarang!"tertawa mengingat kejadian kejadian dulu
"oh jadi gitu to!"mulai cemberut mengetahui alasan kekesalan digta
"yo'a!gua ga trima ja digta dimanfaatin sama vina!gak tau malu banget tu cew!digta juga begok mau maunya dimanfaatin sama vina,"memukul bangku masih kesal dengan kejadian dulu
Nafiza hanya terdiam tak tau apa yang akan dikatakan
"tapi gua yakin kuk,digta tu bener bener cinta tau sma lo,"tersenyum meliril nafiza
"tau dari mana?"mulai malu dengan ucapan dinda
__ADS_1
"taulah!dulu walaupun dia cinta mati sama vina dia ga pernah kuk nyium terang terangan kaya tadi,melirik nafiza mengedip ngedipkan matanya
Nafiza mulai tersenyum mendengar kata dinda.beberapa lama mereka berbincang sampai akhirnya mereka kembali kekamar masing masing,beristirahat untu aktifitas besok pagy