perjodohan yang berakhir kasih

perjodohan yang berakhir kasih
mancing disungai


__ADS_3

Beberapa jam sudah mereka lewatkan dikamar,mamapun sudah kembali kedapur dan pintu tertutup rapat setelah digta menutupnya.beberapa kejadian telah terjadi setelah perlakuan romantis suaminya,nafiza mulai membuka pintu kamarnya,melangkahkan kakinya dengan muka merahny,tersenyum sendiri mengingat kejadian barusan.menyentuh lehernya beberapa kali mengingat sesuatu yang tak perlu dijelaskan.digta masih asyik dikamar,merapikan rambutnya yang sedikit berantakan dan bergegas menyusul istrinya.


Dengan rasa bahagia mereka menuruni tangga,mulai mendekati orang tuanya yang sudah dimeja makan


"ma pa,maaf ya kesiangan,"tersenyum malu melihat mertuanya


"iya,tidak apa apa kuk!bukankah kalian sedang sibuk!"papa tersenyum mengingat apa yang diceritakan istriya beberapa waktu lalu


"tidak pa,kami hanya berbincang bincang saja kuk tadi,"gugup mencari alasan


"baiklah,sini makan dulu,kalian pasti sudah laparkan,"kata mama mulai melirik


Digta hanya tersenyum melihat muka malu yang istrinya tunjukkan.segera menyiapkan kursi agar istrinya bisa duduk,


"wah kalian romantis sekali,sudah kaya penganti baru saja,"mama tersenyum melirik menantunya


"kitakan memang pengantin baru ma,iyakan sayang!"tersenyum menjawab mertuanya melirik nafiza,muka nafiza memerah lagi,mulai malu dihadapn orang tuanya


"wah kenapa ini,wajah anak papa kuk jadi merah begitu?"papa mulai meledek anaknya tersayang.


"papa apaan sih,"mulai mengeryitkan wajahnya


Suasana makan pagipun berlangsung harmonis,terlihat beberapa kali digta mencuri pandang memegang yang istrinya,muka papa terlihat girang melihat pemandangan itu,mereka menghabiskan makanan dimeja tanpa rasa canggung


"pa,pancing papa disimpen dimana?"nafiza mulai berkata


"ada didapur,memang mau buat apa?"kata papa tersenyum

__ADS_1


"buat mancinglah pa,udah lama nafiz gak mancing disungai."girang semangat mau mancing


"mau mancing disungai yang dibelakang tadi ya sayang,"mulai ikut berbincang


"iya sayang,pasti asyik"mulai memanggil sayang dihadapan orang tuanya.


Nafiza mulai berjalan mengambil pancing,digta pun berdiri mulai mengikuti istrinya yang berjalan menuju belakang rumah mendekati semak semak yang basah


"sayang kita mau kemana,"digta mulai penasaran


"cari cacing buat mancing,"nafiza mulai mengorek orek tanah mencari cacing


"cacing,ah tidak mau!itukan menjijikkan,"digta menjauh tak mau menyentuh


"sayang cepat kesini,bantu aku dong!nafiza mengeryitkan wajahnya mulai kesal


"tuhkan kamukan udah janji tidak akan menyebalkan lagi,"membanting cangkul yang dipegangnya mulai kesal


"tapi sayang!itukan jijik.


Wajah nafiza mulai cemberut.digta memanggil istrinya beberapa kali tapi nafiza terdiam tidak menghiraukan.digtapun mengalah,mulai mendekat sebelum istrinya benar benar marah.mulai mengambil cangkul dan mencari cacing dengan hidup tertutup baju,nafiza mulai tersenyum,semangat mengambil cacing yang didepannya yang menaruhnya diplastik.


Setelah terkumpul mereka bergegas melangkahkan kaki menuju sungai,digta mengikuti langkah istrinya,mulai tertarik saat melihat air sungai yang sangat jernih,terlihat juga beberapa ikan yang berlalu lalang didepannya


"sayang airnya jernih sekali,ikannya juga banyak,"mengulurkan tangannya dalam air,merasa ingin mengambil ikan ikan didepannya dengan tangannya


"tentu saja,disini asyikkan!"nafiza mulai mengaitkan umpan pada pancing dan melemparnya ditengah sungai yang agak tengah

__ADS_1


"sayang airnya juga segar sekali,kenapa tidak dari kemarin kau mengajakku kesini"mulai asyik bermain air disamping nafiza.


Nafiza hanya menggeleng melihat kelakuan suaminya,mulai tertawa saat suaminya benar benar mandi disampingnya,membiarkan aksi khonyol yang dilakukan suaminya menyadari bahwa suaminya jarang sekali berlibur seperti ini karna sibuk bekerja,digta mendekati istrinya,menariknya tangannya dan menyiramkan air dibadan nafiza dengan tangannya,membuat baju yang dipakai basah kuyup.nafiza dengan senang hati membalas apa yang dilakukan suaminya tidak memperdulikan orang orang yang melihatnya dari sawah.merekapun ikut tersenyum,menyaksikan 2 insan manusia yang mulai saling memperlihatkan kebagaiannya.


Kini mereka malah asyik sendiri bermain air,tak menghiraukan pancingnya yang mulai bergerak gerak,tawa mereka sangat lep as,beberapa wktu nafiza kembali ditempat pancingnya,mulai menyadari gerakan tarik menarik dari senar pancingnya


"sayang aku dapat ikan,manarik pancingnya dengan muka ceria


"benarkah,wah besar sekali sayang!mulai meraih ikan yang terkait dipancinggny,,melepasnya dan memasukkan dijaring ikan yang mereka bawa


Muka mereka sangat girang terutama digta,ini adalah ikann pertama yang didapat disungai,karna selama ini dia tidak pernah memancing ikan,apa lagi disungai seperti ini.Digta mulai membantu nafiza mengaitkan cacing dipancing tanpa rasa jijik,mulai menyesuaikan keadaan senangnya,melempakan kaitnya ditempat yang tidak jauh dari lemparan pertama.mereka meneruskan keasyikannya tadi sambil menunggu pancingnya bergerak lagi.


"sayang,ternyata asyik sekali ya disini,"digta tersenyum,terduduk disebuah batu besar didepan nafiza


"iya dong sayang,makanya dlu aku senang sekalli,"lagi lagi mengingat masa kecilnya,


Nafiza asyik menceritakan beberapa kejadian lucu dengan temannya disungai itu,digta mendengar cerita istrinya dengan muka yang menggelikan,tertawa dengan beberapa kejadian yang dilakukan oleh istrinya.


Tak terasa hari sudah mulai sore,nafiza dan digta berjalan beriringan dengan membawa beberapa ikan hasil pancingannya,sekali lagi. digta tertawa bahagia mendapat pengalaman asyik dengan istrinya.merasa kalau liburan kali ini benar benar sangat menyenangkan.


"sayang terima kasih ya sudah mengajakku kesini!"tersenyum menggandeng istrinya


"iya sayang,sma sama!kamu senangkan,"melirik suaminya


"iya sayang aku seneng banget,"mencium tangan istrinya yang basah


Mereka berjalan beriringan,mulai mendekati rumahny,menyerahkan hasil pancingannya kepada bibi dan bergegas mandi,membilas badannya setelah seharian bermiain air disungai.

__ADS_1


__ADS_2