
Malam kini semakin larut,keduanya yang saling menggerutu kini mulai memejamkan mata,terlelap dalam mimpi masing masing,beberapa waktu hingga terdengar gemingan burung berkicai bersautan,nafiza mulai menggulung selimut,melipat dan menaruhnya disamping bantal,tak sengaja melirik kearah digta....
"bahkan saat tertidurpun dia tetap terlihat menyebalkan,bagaimana aku bisa bersamanya sih,"mulai menggeruti dalam pikiran.
terlihat tangan digta yang sudah menyentuh selimut,,,
"Kau tidak bangin.apa kau tidak bekerja."serontak nafiza bertanya.
medengar perkataan nafiza digta pun langsung bergegas bangun.
"kenapa baru membangunkanq bodoh,sudah jam berapa ini,,,"melihat jendela yang mulai terang...
"bruk,,,saking tergesahnya digtapun terjatuh karna terserimpat selimut yang jatuh dibawah,serontak membuat nafiza tertawa....
"haha,apa yang kau lakukan!kau mau bersujud padaq,"katanya mengejek
"Sialan,ini salahmu,kenapa kau tak membangunkanq dari tadi,dasar istri tak berguna,"menatap nafiza kesal
"Eh,jangan sembarangan bicara ya!kamu pikir q alarammu apa!bangun saja sendri,hidupkan alaram hpmu,"seraya melempar bantal kearah digta.
"hahaha,rasakan kau digta."tertawa dalam hati.
"sudah,q mau mandi,,," sahut nafiza sewot
sementara digta memilih keluar,mandi kamar tamu.selesai mandi dia membalik arah menuju garasi,entah apa yang akan dia lakukan.masuk kembali dlam kamar dan beberes.nafiza bergegas turun dari tangga,tersenyum bahagia karna sudah mulai kuliah lagy,dia terlihat sangat bersemangat.sedangkan dibelakang terlihat muka masam digta sambil menarik" dasi yang sudah terpasang.
"sialan kau,tunggu. saja balasan dariq,mulai tersenyum karna rencananya.
"selamat pagy digta,nafiza,kalian sudah bangun,sapa mama yang sudah duduk dimeja makan.
"Mama,mama sudah sarapan ya,mana ayah ma?"mulai melirik mencari ayah mertuanya.
"ayah sudak berangkat nafiz,ayo makanlah,pasti kmu sudah lapar,"melambaikan tangan,menyuruh menantunya mendekat.
"baik ma,"mulai mendekat arah mertuanya
__ADS_1
"nafiz sudah mulai kuliah lagy ya,knapa kalian tidak berbulan madu dlu,"menatap digta yang. hanya diam.
"tdak ma,qkan harus kuliah ma,,,hehehe"tersenyum namun menangis dalam hati
"untuk apa kami bulan madu,kami saja belum merasa cocok satu sama lain."pikirnya dalam hati.
"digta apa kamu tidak mau mengajak istrimu jalan"
"lain kali saja ma,lagi pula digtakan harus bekerja,iyakan digta," sahut nafiza sambil menendang kaki digta dibawah meja,,,
"iya ma,lain kali saja,"mulai mengikuti drama nafiza...
"jangankan jalan",melihatnya saja sudah malas...gerutu digta dlam hati
mereka mulai menikmati sarapan,hanya mama dan nafiz yang asyik bercanda sementara digta memelih untuk diam.hingga sarapan yang dipring nafiza habis,dan mulai bangkit dari kursi.
"ma,q sudah selesai makan,q berangkat dulu ya ma,"sambil mencium tangan mertuanya.
NAfiza berjalan menuju garasi,setelah sampai garasi dia kaget ketika melihat ban mobilnya kempes....
"digta antar aku kekampus ya,aku bisa terlambat kalo harus ngurus ini dlu,"menunjuk ban yang kempes.
"Urus saja urusanmu sendiri,aku tidak perduli,"bergegas membuka pintu dan masuk dalam mobil
"Digta knpa kamu menyebalkan sekali sih,"setengah berteriak dan berlari kearah mobil digta.tanpa persetujuan digta nafiza langsung membuka dan masuk dalam mobil.
"apa apaan kau,siapa yang menyuruhmu masuk,keluar!mulai mendorong tubuh nafiza.
"ayolah kali ini saja digta."muka melasnya mulai terlihat.
Digta melajukan kendaraannya dengan cepat sambil mendengus,sedangkan nafiza menahan ketawa karna merasa menang.tapi tidak lama setelah itu digta menghentikan mobilnya,turun dan menarik nafiza,
"sudah keluar," kata digta ketus
"heh apa yang kau lakukan,kitakan belum sampai.bahkan kita baru keluar komplek,"menunjuk arah rumah digta
__ADS_1
"sudah ku bilang bilang urus urusanmu sendiri jangan merepotkanku,"sambil melengoskan muka kesamping
Terlihat muka nafiza yang mulai memerah karna kesal,mengepal"kan tangannya
"menyebalkan,bahkan disini gak ada angkot tau," memandangi sekitar mereka
"Kau cukup jalan kedepan sekita 1,5 kilo dan kau akan menemukan banyak angkot disna,"tertawa sambil menunjuk arah depan...
"Ih kau sangat menyebalkan,"menginjak kaki digta dengan kakiny,...
"aduh,,,,apa yang kau lakukan bodoh,,,"berteriak dan mengakat kakinya
"DAsar kau jambu air,,,,"melototi digta
"Apa kau bilang.....mulai mengerutkan wajahnya
"iya ,kau itu jambu air,diluar terlihat manis,tapi sebenarnya menyebalkan.kambali menginjak kaki digta,mendorong dan berlari sambil menjulurkan lidahnya....
"huh,sialan....beraninya kau menginjakq," melepas sepatu dan melempar ke arah nafiza...
"tidak kena,,,,weekkk," menengok dan menjulurkan lidah kembali.
Sementara itu digta bergegas masuk mobil dan melajukan mobil dengan kcepatan tinggi melewati nafiza,,,,mulai jengkel dengan apa. yang dilakukan nafiza,seumur" baru kali ini dia diinjak sma perempuan.pikirnya kesal.
"huh,,,dia benar benar meninggalku disini,dasar menyebalkan," berhenti sambil mengatur nafas
Melanjutkan berlari berlari agar cepat sampai kampus,
"Kenapa ban mobilku bisa kempes begitu ya!"mulai terfikir mobilnya kempes...
Tiba tiba langkahnya terhenti seperti menyadari sesuatu,
"Dasar,pasti ini ulahnya,siapa lagy kalo bukan dia,,,sialan!pastas saja dia tdi senyum",menyebalkan....!!!"menyadari apa yang dilakukan digta.
"pasti dia sengaja,"mengambil batu dan melemparnya kembali
__ADS_1