perjodohan yang berakhir kasih

perjodohan yang berakhir kasih
2 garis merah


__ADS_3

keesokan hari seperti biasanya digta mengantar nafiza ke kampus,digta mulai membukakan pintu untuk nafiza,wajah nafiza tampak berseri seri,seperti mendapat hadiah utama sebuah mobil..digta hanya ternganga melihat kelakuan istrinya sedari tadi


"sayang kamu kenapa!perasaan dari tadi kamu ketawa ketawa trus dech?"mulai tersenyum menyium tangan nafiza yang sedari tadi digemgam


"gapapa kuk biasa ja tu,"ucap nafiza dengan senyum lebarnya


"aneh dech,kemaren marah marah!sekarang senyum senyum,"melirik aneh pada nafiza


"aku bilang biasa ya biasa!"mulai melotot penuh kejengkelan


"iya iya gitu ja marah marah!jelek tw!"tersenyum memitas hidung nafiza


"oh gitu,iya aku emang jelek kuk,vina jauh lebih cantik!"kesal melepas genggaman tangan digta


"tukan!vina lagi vina lagi, jangan ngomong sembarangan dung yang!mau vina lebih cantik dari kamu q g perduli.aku tu sekarang cintanya ma kamu!"mendekatkan wajah mulai mencium bibir nafiza tanpa rasa malu


"ih apaan sih!ga sopan,"mendorng wajah digta melirik orang orang disekitarnya


"abiz kamu gitu sih!apa apa vina,kan aku dah bilang mau gmanapun kamu,aku tetep cinta ma kamu!"mulai kesal dengan sikap nafiza yang mulai aneh


"udah sono berangkat kerja!udah siang,"mendorong digta diam diam tersenyum


"ya udah,q berangkat dulu ya sayang!i love you,"mencium mesra kening nafiza


"hemz,,,,"


"maaf ya digta,bukannya apa apa!tapi aku pengen mastiin dulu,semoga aku beneran hamil,"berkata dlam hati mulai mengelus perutnya


Nafiza kembali melirik digta,terlihat digta yang sudah mulai melajukan mobilny,masih memperhatikan mobil digta yang sudah mulai tak terlihat,nafiza segera mengambil ponsel dalam tasnya,mulai mencari nomor nabila dan segera menghubunginya


"tut tut tut,,,,


"haloo fiz kenapa?kata nabil dalam telpon


"nabil lo dimana"mulai bertanya


"pagi sarapan sama ikbal,"berkata jujur tersenyum melihat ikbal


"cie cie,,,,pdkt ni,ehm ehm...."tertawa meledek nabila


"apaan sih,orang cuma kebetulan ja kuk,"berkata pelan,mulai malu saat ikbal mulai melirik

__ADS_1


"kebetulan apa ketemuan?cie cie"tertawa lagi belum puas meledek nabila


"udah ah,kanapa fiz,tumben telpon jam segini,"bertanya yang lain mengalihkan pembicaraan


"oh iya,hampir lupa gua!lo masih lama gak?anterin gua yuk,"merengek sepeti bocah minta jajan


"antetin,emang mau kemana fiz?"mulai bertanyA merAsa heran


"udah dech,gak usah tanya tanya ntar juga tau!"tegas nafiz tanpa menberi jawabab


"òwh ya udah !ni aku juga udah selesei kuk!lo dimna?


"gua masih dipos sAtpam ni,buruan ya gua tunggu!mematikan telfon seenak jidatnya


nabila hanya menggelengkan kepala,menghabikan sarapan yang tinggal sesuap,mulai mengambil tisu dan tersenyum pada ikbal.


"hemz,kak,aku duluan ya!melirik ikbal yang masih asyik makan


"kuk buru buru sih,akukan belum puas ngobrol ma kamu,"menatap kecewa dengan senyum manisnya


"lain kali lagi aja ngobrolnya!aku lagi ditunggu sama nafiz soalnya!,"mulai menjelaskan pada ikbal


"gak tau kak!dia cuma bilang minta anter,tapi gak bilang mau kemana,"katanya mulai mengambil tasnya


"yaudah,hati hati,nanti aku hubungin kamu lagi,"tersipu malu,mukanya mulai memerah


"ah,digta!istri lu nyebelin amat sih,ganggu orang lagi seneng aja!"katanya dalam hati masih melirik nabil


"ok kak,kalo gitu aku pergi duluan ya,"katanya mulai melangkah menjauh


tak lama. nabil sudah ada disamping nafiza,menepuk bahu nafiza membuat nafiza tergelak kaget


"ya allah nabil,lo tu ngaget ngagetin deh,nyebelin banget sih lo!,"mukanya memarah karna kaget


"hehehe,ya abiz lo bengong gitu!mang kita mau kemana sih?"tersenyum mulai bertanya


"mau keapotik bil,"tersenyum mulai beranjak dari duduknya


"hah,apotik?ngapain?lo sakit?"menarik tangan nafiza,menempelnyan telapak tangannya kekening nafiza


"gak,gua gak sakit kuk,"mengibaskan tangan nabil

__ADS_1


"trus ngapaen keapotik?tanya nabil mulai penasaran


"beli tespek bil,"berbisik pelan ditelinga nabil


"what,tespek!lo hamil fiz,"berteriak kaget tidak percaya


"ih,apaan sih,pelan pelan ja kali,"membungkam mulud nabil mulai melirik orang orang yang memandAngi mereka


"he he sory sory!gua reflek tadi!tapi lu beneran hamil fiz,"tersenyum lebar masih belum percaya!


"gua juga belum tau bil,tapi gua udah telat 3 hari,makanya gua pengen mastiin!,"mukanya merah menampakkan rasa malunya


"cie cie ,yang mau jadi mahmud,"tersenyum meledek nafiza


"yakan belum jelas juga bil,ya udah yuk!kita keapotik sekarang aja,"menarik tangan nabila mulai tidak sabar


"ya udah ayo ayo,"tersenyum menyusul langkah nafiza


Nafiza dan nabil melangkahkan kaki menuju apotik tidak jauh dari kampusnya,dengan penuh penasaran nafiza memberanikan membeli tespek dan mulai melangkah melangkah ketoilet kampus,peraasaannya campur aduk antara senang dan juga takut.sudah beberapa menit nafiza sudah didalam toilet sedangkan nabil mulai penasaran dengan dengan hasil tespek tadi,


"nafiz,kuk lama banget sih?udah belum?gimana hasilnya?"menggedor nggedor pintu mulai tidak sabar


"nafiz,kuk diem aja sih!cepetan dong! aku penasaran nih!cepet fiz!"katanya menggedor nggedor pintu lagi


"jegrek,"pintu kamar mandi mulai terbuka,terlihat wajah nafiza yang begitu merah!entah apa yang membuat nafiza seperti itu


"gimana fiz,"tersenyum tidak sabar dengan jawaban nafiz


"aku,aku ,,,,,"masih gemetar tidak percaya


"aku apa fiz,jangan bikin penasaran dunk,"ikut gemetar penasaran


"aku hamil bil,"memperlihatkan terpek dengan 2 garis merah


Seketika mereka bersorak gembira,merasa lega dengan hasil yang positif


"nabil jangan bilang siapa siapa dulu ya,aku mau ngasih kejutan sama digta,pokonya jangan bilang siapa siapa!termasuk ikbal!"menggenggam tangan nabil merasa senang


"iya iya,aku gak akan bilang siapa siapa!selamat ya nafiz,"kata nabil ikut senang


merekapun berpelukan dengan erat,masih merasa sedikit tidak percaya.nafiza mulai berfikir bagaimana cara menyampaikan kejutan ini pada digta.

__ADS_1


__ADS_2