
Jam 7 malam ikbal baru selesai dengan pekerjaannya.segera melangkah keluar dari kantor,sungguh beberapa hari ini adalah hari yang melelahkan karna harus bolak balik meeting,mempersiapkan semua keperluan kantor,belum lagi mengurus kerjaannya sendiri.
"haduh,nafiza!sampai kapan kamu mau menyiksaku seperti ini!tolong segeralah kembali agar bebanku bisa sedikit berkurang!gumamnya dalam hati mulai melajukan mobilnya
"bahkan kau juga membuat digta seperti orang gila!"menggelengkan kepala tidak percaya
Mobil ikbal kini sudah berada didepan halaman rumahnya,mulai melangkahkan kakinya menuju kamarny.tanpa ingin mengurangi masa istirahatnya dia langsung bergegas mandi!menyegarkan badannya agar lebih rileks,hingga beberapa saat ikbal sudah terbaring diatas kasurnya.
Terdiam beberapa waktu dan mengambil hpnya yang sedari tadi diabaikan.begitu kaget saat membaca sebuah pesan yang dibaca,secepat mungkin menghubungi nomor dari pesan itu
"tut tut tut"menunggu beberapa saat hingga akhirnya mendapan jawaban
"*hallo kak,maaf ada apa ya",seorang wanita terdengar jelas ditelingany
"ya allah nabil,dari mana saja kamu!beberapa kali aku menghubungimu,kenapa sama sekali tidak diangkat,"menjawab dengan penuh penasaran
"maaf kak,aku baru aja pulang kerumah papa!hpku ketinggalan waktu aku cargz!emang kenapa kak!ada apa kak?"ucap nabila mulai bingung
"hem,maaf bil,aku mau tanya apa nafiza sama kamu?"berharap jawaban nabila melegakan
"gak kak!lho emang kenapa?nafiza baik baik ajakan!"suara nabila mulai berbeda,merasa khawatir dengan keadaan temannya
"nafiza kabur dari rumah bil!udah beberapa hari dicari gak ketemu!apa dia sempet ngubungin kamu?"bertanya mulai ikut panik
"apa!kuk bisa sih!terus nafiza sekarang dimana?"setengah berteriak membuat ikbal tersentak kaget
"ceritanya panjang bil!nanti aku ceritain!bisa ketemu gak!aku tunggu dikafe biasa,"
"oke kak!aku berangkat sekarang,"tanpa pamit mematikan telponnya dan berlari mencari taksi*
Dengan perasaan khawatir ikbal segera mencari nomor digta,mulai menghubungi sambil berlari,tak sempat berganti baju hanya celana pendek dan sebuah kaos yang melekat dibadannya
"tut tut tuut"
"halo!ada apa"jawab digta dengan suara serak
"cepet kekafe xx,nabila udah ketemu!"jawab ikbal dan langsung mematikan telponnya,mulai melajukan mobilnya dengan tergesa
__ADS_1
Mendengar itu,digta langsung beranjak dari kasur,mengambil jaket dan berlari menuju garasi.perasaannya sedikit lega karna mungkin saja nafiza datang bersama nabila,berharap bisa memeluk nafiza secepat mungkin.
Mobil ikbal sudah terparkir dihalaman kafe,tak lama kemudian nampak mobil digta yang terlihat mendekati halaman kafe dengan kecepatan tinggi,bahkan ikbal mulai panik saat mobil digta hampir saja menabrak pohon didepannya.dengan tergesa mendekati ikbal yang masih menganga.
mereka berdua mulai melangkahkan kaki dengan tergesa,melewati sebuah taman yang dihiasi lampu warna warni,tak lama ikbal mulai mengelilingkan matanya mencari nabila,
"mana nabila"menepuk bahu ikbal mulai tidak sabar
"sabar donk,ni juga lagi nyari!"ucap ikbal mulai merasa kesal
"kak ikbal,"suara wanita mulai terdengar
"nabil,"berjalan menuju suara yang didengar
"udah lama ya bil,maaf ya lama!"ucap ikbal dengan sedikit tergesa
"enggak kuk,ba...."belum sempat menyelesaikan ucapannya
"nafiza kemana?kenapa gak ikut sama kamu!"menyela perkataan nabila membuat nabila mengeryitkan wajahnya!
"nafiza!nafiza gak sama aku kak!harusnya aku yang tanya!nafiza dimana kak!kenapa nafiza bisa pergi,"jawabnya agak kesal mendengar kata digta
"heh,sudah sudah!kalian tu apa apaan sih!bukan waktunya berantem!sekarang terpenting kita cari tau dimana nafiza,"mulai kesal melihat tingkah digta dan nabila
"sebenernya apa sih yang terjadi nyampek nafiza pergi,"mulai mengeryitkan wajahnya memandang digta
"dia salah paham bil,beberapa hari yang lalu nafiza ngajakin digta dinner,terus dikafe dia ngliat digta sama mantannya!"mulai sedikit. menjelaskan
"what!jadi pak digta nagajakin cew lain dikafe!jahat banget sih pak!"melototi digta dengan pandangan penuh kesal
"gak kaya gitu!enak aja kalo ngomong!aku tu dijebak!"kata digta mulai membela diri
"maksudny?"ucap nabila mulai bingung
"iya bil,jadi digta tu dijebak sma mantannya .ya sengaja biar digta berantem sama nafiza"ikbal ikut menjelaskan
"terus kenapa mantannya bisa tau kalo nafiza sama pak digta ketemuan dikafe xx,"tambah penasaran dengan cerita sebenarnya
__ADS_1
"iya,aku dijebak sama dia!ternyata dia diem diem mata matain nafiza,jadi tahu kalo nafiza ngajak aku diner disana!"agak kesal mulai menjelaskan
"dari mana pak digta tau kalo mantan bapak mata matain nafiza?"mulai bertanya belum yakin
"waktu itu aku ngejar nafiza!pas mau nyalain mobil ternyata kunci mobilku gak ada!makanya aku masuk lagi kekafe.trus gak sengaja aku denger vina lagi ngobrol sama orang nyebutin nama nafiza segala.makanya aku penasaran.truz aku dengerin deh.ternyata dia emang sengaja ngrencanain itu.dia ngirim mata mata buat nyari tau apa aja yang dilakuin sama nafiza.makanya dia tau kalo aku ketemuan sama nafiza dikafe xx."berbicara panjang lebar mulai menjelaskan
"hah mata mata,apa bapak liat mukanya?"mulai mengingat kejadian beberapa waktu lalu
"gak!aku gak tertarik sma mata matu itu,yang bikin aku kesal,kenapa vina selicik itu,menampakkan muka kesalnya
"pantes saja beberapa waktu lalu ada yang ngikutin kami,"ucap nabila menghela nafas
"deg" tiba tiba wajah ikbal mulai berubah pucat
"apa!kenapa nafiza gak pernah cerita!"mulai kaget mendengar cerita nabila
"sudahlah!itu gak penting!sekrang yang penting dimana nafiza!mulai berkata mengalihkan pembicaraan
"ya ampun bener kata kak ikbal!haduch dimana sih nafiza!mana dia lagi hamil lagi
"deg"
"apa hamil!nafiza hamil?"kaget mendengar kabar dari nabila
"apa!jadi pak digta belum tau kalo nafiza hamil,"heran mendengar kata digta
Digta mulai menunduk lemas,wajahnya merah,matanya sayu,bahkan bibirnya tidak sanggup mengucapkan sepatah katapun.hanya air mata yang menetes tanpa disadari
Nabila mulai menghela nafaz panjang,
"sebenernya nafiza itu sengaja mau ngasih kejutan sama pak digta,makanya dia ngajak pak digta diner terus ngasih tau kalo dia hamil,"mulai lancang memberi tau tanpa persetujuan nafiza
"jadi kamu udah tau?"menatap nabila dengan mata yang masih sayu.
"iya pak,kebetulan aku yang nganter nafiza beli tespek."ucap nabil mulai menunduk cemas
"ya allah sayang!kenapa jadi kaya gini sih!kamu dimana yang!"mulai frustasi saat mengetahui kehamilan nafiza
__ADS_1
"tarus aku harus nyari nafiza kemana"mengangkat kepalanya menahan kepala
Nabila dan ikbal hanya terdiam,bingung dengan apa yang akan dikatakan,nabilapun juga merasa bingung karna tidak tau keberadaan nafiza sekrang.ikbalpun mulai menghela nafas,menepuk bahu digta mencoba menenangkan.ya memang benar,berita kehamilan nafiza adalah berita mengejutkan bagi ikbal dan digta