
pagi itu nafiza seperti biasa memandang pemandangan dari teras kamar digta,matanya berkeliling melihat sotoran lampu lampu yang belum padam,
"hemz,apa bener ya yang dibilang dinda kemaren?"mulai bergumam dalam hati mengingat perbincangan dengan dinda semalem
"apa bener dia masih suka sama digta?gmana kalo dia bener bener mau ngrebut digta?"mulai bergumam lagi dengan eksprei kawatir
Tanpa sengaja digta yang baru saja mandi mulai mendekati nafiza,dengan sengaja memeluk nafiza dari belakang mengagetkan lamunan nafiz
"digta,kamu tu ngagetin aja dech"katanya dengan sedikit tersenyum
"hem,kamu lagi ngapain sih disini?bukannya nunggu aku dikamar,"menggoda nafiz mulai mecium mesra pipi kanan nafiz.
"ih jangan genit dech,cepet sana pakek baju truz abiz tu kita sarapan!"tersenyum mencium bibir digta membuat digta tersentak kaget
"sayang,kau menciumku,"membalas ciumnya istrinya berkali kali
"ih,udah dung!sana cepet pakek baju!nanti kesiangan!mulai melepas tangan digta yang melingkar dilehernya
"hehe,iya iya,"mulai beranjak memegangi bibirnya
"ya udah aku tunggu dibawah ya,"kata nafiza mengambil tasnya dan kunci mobil
"sayang,ngapain bawa kunci mobil,"mendekati nafiza mulai merebut kunci mobilnya
"mau bawa mobil sendiri!"jawab nafiz dengan tersenyum
"gak boleh,mulai sekarang aku aja yang antar jemput kamu,aku gak mau pria itu menculik kamu lagi,"katanya memeluk erat nafiz
"gak mungkinlah digta,lagian dia juga pasti g bakal berani lagi,"katanya meyakinkan digta
"pokoknya gak boleh,biar aku aja yang anter,"katanya mulai mencium kening nafiz
"emang kamu ga bosen antar jemput aku terus,"meledek mencubit pipi digta
"ya gak lah,kamukan kesayanganku,hemz...."memeluk nafiza mesra membuat nafiza tersenyum
"digta "panggil nafiza
"kenapa sayang,!
"apa kamu bakal ninggalin aku kalo vina minta balikan,"menatap digta mulai melepas pelukan digta
"kamu ngomong apa sih,sembarangan aja,"mulai menjitak keras kepala nafiza membuat nafis mengiris kesakitan
"aduch,sakit,"memegang kepalanya mengusap usap dengan tangannya
__ADS_1
"maaf sayang,sakit ya,abiz kamu kaya gitu,maafin aku ya!"mancium kepala nafiz menunjukkan perhatiannya
"hem,kan aku cuma tanya!"mulai kesal ikut memukul kepala digta dengan tawanya
"heh,kuk malah mukul balik ssih,sakit tau,"mencubit pipi nafiz mulai gemas
"biarin aja!wek,,,menjulurkan lidahnya mengejek digta
"sayang,sampek kapanpun dan apapun yang terjadi jangan pernah ninggalin aku ya!aku cinta sama kamu,"memeluk nafiza erat tak mau melepas
"hemz,dulukan kamu cinta mati sama vina"mulai tergelak lagi membahas vina
"itukan dulu!sekarang aku cuma cinta sama kamu,"mencium kening nafiza
"yakin,kamu udah gak ada rasa sama vina?"mengerutkan kening melepas pelukan digta
"sayang kamu itu kenapa sih!kuk jadi bahas vina!dinda ngomong apa sama kamu!"mulai curiga menatap nafiz
"bilang apa lo sama istri gua!dasar cew pembuat masalah,"bergumam kesal mengingat dinda
"dinda gak bilang apa apa kuk!"mulai mengelak membela dinda
"udah ah,aku mau turun duluan"mulai melangkah menjauhi digta
"dia kenapa sih!apa jangan jagan dinda cerita macem macem sma nafiz,"menggelengkan kepala mendengus dalam hati
"huh kenapa gak bilang jujur sih!"berkata dalam hati melirik digta dengan tatapan dingin
"sayang kamu kenapa sih?kamu masih mikirin vina?kan aku udah bilang sayang,aku udah gak punya perasaan apa apa sama vina,"mulai berbicara menepis kesunyian
"vina udah cerai ya,?tanya nafiz mengagetkan digta
"hah dasar cew nyebelin!pasti dinda yang bilang sama nafiz,"terdiam memaki dalam hati
"kuk diem,!kenapa gak bilang jujur!"melengoskan wajahnya
"hemz,jadi dia cemburu ya,tingkahnya sama kaya waktu itu,"berkata dalam hati mengingat tingkah cemburu nafiza"
"kenapa harus bilang,itukan gak penting!"tersenyum melihat kecemburuan nafiz
"tukan jadi kamu emang sengaja gak bilangkan!,mulai sewot membelakangi digta
"apa sih yang kok malah bahas kaya gitu!kan emang gak penting!lagian akukan udah punya kamu"tersenyum menatap istrinya
"kalo vina masih suka sama kamu gimana?"menatap dikaca mulai melihat lihat dirinya sendiri
__ADS_1
"akukan jelek,vina cantik banget,"membanding bandingkan penampilan tomboynya dengan vina
"kamu pasti bakal ninggalin aku besok,terus pacaran lagi sama vina,"menduga duga membuat digta jengkel
"kamu tu ngomong apa sih yang!kamu masih ragu sama aku!kan udah berkali kali aku bilang aku udah gak suka sama vina,"menghentikan mobilnya menatap kesal pada nafiz
"tpikan aku jelek gax sebanding banget sama vina."berkata lagi mulai menundukkan kepalanya
Digta mulai mendekatkan wajahnya,tangannya mengangkat dagu nafiz dan mulai mencium bibir nafiz,nafizapun dengan reflek membalas ciuman digta hingga terlepas untuk beberapa saat
"mau kamu cantik atau gak aku tetep cinta sama kamu,"menyentuh bibir nafiza kembali menciumnya
"kata kamu dulu aku jga galak,tomboy lagi,"mengingat kata kata digta saat awal pernikahannya
"iya kamu emang galak,tomboy!beda banget sama vina yang cantik
"tukan berarti kamu masih suka sma dia,"merajuk lagi melengoskan wajahnya
"tapi cuma kamu yang bisa buat aku nyaman!,aku gak perduli segalak apa kamu,setomboy apa kamu,secantik apa kamu!yang aku tau aku mencintaimu lebih besar dari saat aku mencintai vina.jangan pernah membanding bandingkan vina sama kamu.karna kamu sama vina memang sangat berbeda."mencium kening nafiz menjelaskan panjang lebar
"aku juga cinta sama kamu,"berkata jujur menunjukkan perasaannya
"kalo gitu jangan bahas yang aneh aneh lagi,gak perlu cemburu sama vina karna vina cuma masalaluku,dan kamu adalah masa depanku,"mencium tangan nafiza mulai melajukan mobilnya lagi
Beberapa saat mobil digta sudah ada didepan kampus nafiza,bergegas keluar dan membukakan pintu untuk nafiza membuat nafiza tersenyum malu
"sayang aku berangkat kerja dulu ya,nanti aku jemput lagi,"mencium kening nafiz dan berlanjut mengecup bibir nafiza membuat nafiza tergelak
"ihhh,digta kamu apa apaan sih!malu tau,"menepuk bahu digta menyembunyikan muka merahnya
"heheh,kenapa malu!kamu ga suka aku mesra sama kamu?"tersenyum lucu menatap istrinya
"Bukan gitu digta,inikan tempat umum!"katanya dengan mata agak melotot
"iya iya!ya udah aku berangkat kerja dulu ya sayang.I love yuo,"mencium kening nafiza membuat nafiza tersenyum senang
"jangan cemburu lagi ya,aku cuma cinta sama kamu,"tersenyum menyentuh bibir nafiz dengan jarinya
Digta mulai memasuki mobilnya,meninggalkan nafiza yang masih berdiri memandangi mobil digta berlalu
"i love you too digta,aku juga cinta sama kamu,"berkata dalam hati menanggapi kata kata digta tadi
"udahlah,kayaknya aku emang terlalu berlebihan!"menghela nafaz mulai tenang dengan jawaban digta jadi
"lagi pula hubungan kita sekarang juga jauh lebih baik kuk,"tersenyum mengingat beberapa kejadian romantis beberapa waktu ini
__ADS_1
"gak tau kenapa aku juga udah ngrasa nyaman,kayanya aku dah bener bener jatuh cinta deh sma digta,"melangkahakn kaki masuk kampus dengan hati berbunga bunga