
Mobil nafiza dan digta datang bersamaan,digta turun mobil dengan suasana hati yang cukup baik,sedanglan nafiza masih cemberut menatap digta.mulai berbicara dengan nada kesal
"digta,apa yang kau lakukan dikantor tadi,kau ini menyebalkan sekali,"kata nafiza menendang digta
"apa,kenapa kau menendangku,aku hanya mengajakmu makan siang,"kata digta tersenyum
"tapi seharusnya kau tidak menggandengku tadi,"kata nafiza sewot
"memang kenapa,kaukan istriku,"kata digta melirik nafiza
"tapikan mereka gak tau,bagaimana dengan pemikiran mereka,pasti mereka berfikir aneh"kata nafiza kesal lagy
"kalau begitu bilang saja pada mereka kalau aku ini suamimu...
"hah,kau ini menyebalkan sekali digta,bukankah aku sudah memintamu merahasiakan hal ini,"
nafiza mulai merasa kesal dengan kata kata digta,menyopot sepatunya dan melemparkan kearah digta
"heh,apa yang kau lakukan,kau tidak suka aku menggandengmu,"digta mulai terpancing
"tentu saja gara gara kau mereka jadi berfikir macam macam,"kata nafzia memanyunkan bibirnya
"kenapa hanya orang lain yang kau pikirkan,"mulai menatap kesal nafiza
"sudah kubilangkan aku ingin hubungan kita lebih baik dari sebelumnya,"
Nafiza mulai terdiam tanpa kata,mengingat apa yang dikatakan suaminya semalam
"apa,jadi dia serius semalam,"kata nafiza dlam hati
__ADS_1
"baiklah,tapi bisakan kau melakukan itu diluar kantor,"kta nafiza kesal
digta hanya diam,melanjutkan langkahnya tanpa membalas ucapan nafiza.nafizapun menyusul dengan muka kemarahan.masuk dalam kamarnya tanpa bicara apapun pada digta.
Matahari mulai tenggelam,digta terlebih dahulu menuruni tangga,melangkahkan kaki menuju ruang makan.beberapa waktu dia menunggu nafiza menyusulnya turun,tapi nafiza tak kunjung datang.rasa penasarannya mencuat
"kenapa dia,apa dia ketiduran,kenapa dia tidak turun,"kata digta dlam hati
"lha nafiza mana,kenapa belum turun,"tanya ayah melirik digta
"sepertinya dia capek yah,dikantor tadi banyak kerjaan,"kata digta mencari alasan
"iya yah,barusan nafiza mengirim pesan,katanya dia capek,"kata mama tersenyum tipis
Digtapun terdiam,mulai menyadari kekesalan istrinya,mulai berbincang mencairkan suasana.makan malampun berakhir tanpa kehadiran nafiza.digta mengambilkan nasi dalam piring,menempatkan beberapa lauk diatasnya
"heh digta,apa kau masih lapar,kata mama heran
"kalau begitu digta naik dulu ya ma"melangkahkan kaki menaiki tangga
mama dan ayah hanya terdiam.masih terperanga satu sama lain.mulai tersenyum menyadari apa yang terjadi pada anaknya
"ma,sepertinya sebentar lagy kita akan jadi oma dan opa,"kata ayah tersenyum
"amin yah,kita doakan saja semoga pikiran kira benar benar terjadi."kata mama yang masih melirik arah tangga
Mama dan papa mulai melangkah.memutuskan untuk kembali kekamar merekan,sedangkan digta mulai membuka kamarnya,mendapati nafiza yang terduduk didepan tv,asyik dengan hpnya
"kenapa tidak turun,"kata digta menyapa
__ADS_1
nafiza hanya diam,tidak menjawab sepatah katapun,
"kamu masih marah,"kata digta duduk dihadapan nafiza
"tidak,"kata nafiza sewot
"baiklah,aku akan menuruti maumu,"kata digta mulai mengalah
"makanlah dulu,kau belum makankan,tdi siang juga makanmu sedikit,"kata digta khawatir
nafiza masih terdiam,memalingkan wajahnya kearah tembok.diam tanpa kata
"aku tidak akan menggandengmu dikantor,tapi kita akan tetap makan siang bersama,"kata digta tegas
"sama saja,mereka pasti tetap menatapku seperti orang jahat,"kata nafiza masih kesal
"lalu apa maumu,"kata digta membentak,mulai kesal dengan perkataan nafiza
"lakukan saja seperti yang kau lakukan kemaren kemaren,tetap bersikap cuek padaku,"kata nafiza melirik digta
"kau ini kenapa sih,bukankah beberapa minggu lagi kau selesai magang.lalu kenapa kau haruz kawatir,pasti mereka sudah menilai sesuai kinerjamu,"kata digta kesal
"tapikan aku belum selesei magang,jadi sebelum aku selesei magang kamu gak boleh menunjukkan perhatian apapun!"kata nafiza mulai membangkang
"baiklah,akan ku usahakan!tapi makanlah mkan malammu"kata digta menyodorkan sepiring nasi dihadapan nafiza
"janji dulu dong,"kata nafiza melirik digta
"oke oke aku janji tidak akan perhatian padamu dikantor,aku hanya akan memperhatikanmu diluar kantor.apa kau sudah puas,sekarang cepat makan makananmu
__ADS_1
"baiklah,aku akan makan,"kata nafiza tersenyum lega.mendengar apa yang dikatakan digta,dan digtapun mulai terdiam menuruti apa yang diminta nafiza,walaupun sebenarnya dia ingin semua orang tau tentang status hubungannya dengan nafiza