PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR
Part 23. Hangus terbakar


__ADS_3

Di kediaman Sun, Moza sedang terlelap tidur di ranjang yang empuk..


Namun tak berapa lama matanya terbuka dengan pupil mata tajam seperti elang, bibirnya membentuk bulan sabit melengkung ke atas


''Apa ini sudah larut malam.? gumamnya sambil beranjak bangun dari ranjang..


Moza Mengambil baju perempuan yang ia sembunyikan, tanpa orang ketahui bahwa Moza mengambil baju selir ketiga yang bernama Qingyi tadi siang.


Moza memang lihai dalam curi mencuri apapun, tanpa menimbulkan kegaduhan.


Kini Moza sudah siap dengan pakaian dan cadarnya, Moza melangkah pelan masuk ke kediaman Awan lalu melihat selir Mio yang sedang terlelap tidur dengan damai..


Moza menghampiri dan menyuntikan jarum akupunktur yang bisa membuat seluruh badan lemas tak berdaya, lalu Moza tersenyum dan keluar dari kediaman awan. Namun sebelum itu Moza menjatuhkan lilin hingga api menyambar keseluruh ruangan..


"Buuusshh.


Api itu menyebar dengan cepat, membuat Selir Mio mencium sesuatu yang terbakar, ia pun dengan perlahan membuka matanya dan terkejut ketika dia melihat seluruh ruangan di lahap si jago merah..


Selir Mio ingin sekali berteriak, namun suaranya tidak keluar! ingin sekali ia berlari menyelamatkan diri, namun badannya begitu lemah tak berdaya..


Sedangkan di luar kediaman, sudah banyak orang yang sedang memadamkan api..


''Cepat padamkan apinya!!


Para pelayan dan perajurit mengambil air dari danau buatan di dekat kediaman awan, saling gotong royong memadamkan api...


Namun usaha mereka sia sia, saat api itu semakin membesar dan menghanguskan seluruh bangunan..

__ADS_1


Kaisar dan Permaisuri yang baru saja datang, begitu terkejut saat melihat kediaman ini sudah hangus dan menjadi debu..


''Salam Yang Mulia..


''Bagaimana keadaan selir Mio, apa dia baik baik saja.?


''Mohon ampun yang mulia, Selir Mio hangus terbakar. ''


''Apaa.! Teriak Kaisar begitu terkejut dan hampir saja terjungkal kebelakang! Jika saja Permaisuri tidak memeganginya..


Kaisar merasa sedih karn Selir kesayangannya itu mati secara mengenaskan. Semua Pangeran dan semua orang datang untuk melihat termasuk Moza yang saat ini tengah tersenyum bahagia dalam hatinya..


"Tugasku sudah selesai, kini aku harus pergi ke negara Yin." Gumam Moza dalam hati..


............


Kabar bahwa kediaman selir Mio terbakar sudah tersebar, bahkan rumor mengatakan jika selir Mio sengaja membakar kediamannya sendiri! karna belum bisa menerima kenyataan jika putra kesayangannya meninggal..


Sedangkan Putra Mahkota Hanzu tengah mencari Moza yang hilang dari kediamannya secara misterius.


''Yue apa kau sudah menemukannya.?


''Ampun yang Mulia, sepertinya Yan Xun sudah pergi meninggalkan istana.'' Jawab Yue.


''Cepat cari dia, kurasa dia belum jauh..


''Baik yang Mulia..

__ADS_1


...........


Sedangkan Moza tengah menunggangi kuda yang ia ambil dari kandangnya, dia akan pergi ke dermaga hari ini juga karna merasa sesak jika terus berada disini..


Moza tanpa lelah dan letih menunggangi kuda selama dua hari dua malam tanpa berhenti, jika pun berhenti ia akan makan dan minum lalu pergi lagi..


Kini ia telah sampai di dermaga yang begitu ramai orang yang akan pergi mau pun datang dari negara yang berbeda beda...


Moza turun dari dari kudanya lalu menghampiri seseorang yang sedang berkacak pinggang..


''Maaf Tuan, apakah saya boleh bertanya.?


Pria itu menoleh dan memindai Moza dari atas sampai bawah, pria itu yakin! jika Moza dari kalangan atas karna bisa terlihat dari baju yang Moza pakai sangat mahal dan berkelas.


''Silahkan, apa yang mau kau tanyakan.!!


''Kapal mana yang akan berlayar ke negara Yin.?


''Sebelah sana Nona."Tunjuknya.


"Baik terima kasih..


Moza pun melangkah untuk menjual kudanya. ''Bukankah sangat di sayangkan jika di tinggal begitu saja,? lebih baik di jual dan aku dapat uang.'' ucap Moza begitu senang lalu memasukkan satu kantong tell perak kedalam sakunya..


.


...........

__ADS_1


...LIKE.KOMEN.VOTE ...


__ADS_2