PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR
Apakah....


__ADS_3

...Author kurang tau atau gimana, kayanya NT lagi eror deh. Soalnya bab yang udah di hapus ke up lagi. trus kemarin kaya up ke copy gitu mau di hapus susah, jadi biarkan aja lah yaa.....


...Skip aja jika ada bab yang sama.....


.


.


...Happy reading ziyeng....


.


Setelah Yuan menghabisi An sahyu dan dayangnya, kini ia sedang berada di kediaman selir kedua Kaisar Wu yang bernama Chau Li..


Yuan menatap benci dan langsung menancabkan jarum bius, dan membawa Chau Li dari kediamannya tanpa ada yang mengetahui..


Di luar istana, Lue sedang menunggu jung-jungannya tak lama Yuan datang dan memberikan Chau Li..


''Jual dia ke rumah bunga, pastikan hidupnya menderita dan tidak ada lagi kemewahan di kehidupannya..


''Baik Yang Mulia.''


Lue pergi meninggalkan Yuan yang sedang menatap istana Wu. ''Kali ini aku maafkan, tapi jika lain waktu terjadi lagi akan aku pastikan istana ini rata menjadi tanah.'' ucap Yuan pergi dari sana..


.


.


Hap..


Yuan masuk kedalam kamar dimana sang istri tercinta sedang terlelap tidur, ia mengganti bajunya lalu berbaring dengan Moza dan memeluknya dengan erat..


Di elusnya punggung tanpa sehelai benang pun, lalu turun ke bokong entah sejak kapan Yuan menyukai dua bakbau kembar yang kian hari kian berisi..


''Ternyata kesayanganku tubuh dengan baik rupanya..'' ucap Yuan terkekeh namun tiba-tiba perutnya merasa tidak enak, Yuan berdiri dan..


Huuuwweeekkk..


Huuuwwweeekkk..


Yuan memuntahkan isi perutnya, Moza Perlahan terbangun karna mendengar gaduh..

__ADS_1


''Yuannn..


Huueekk__


Moza bergegas turun ketika melihat suaminya tengah terduduk lemas memegangi perutnya..


''Yuan apa kau baik-baik saja.?


''Aku ba__


Huueeekk__


''Kau jorok sekali, mengapa tidak pergi ke kamar mandi.? ucap Moza memijat tengkuk Yuan dengan Lembut..


''Aahhkk, aku tidak sempat karna ini keluar begitu saja.''


''Baiklah ayo naik ke atas ranjang, aku akan meminta pelayan untuk membuatkan teh hangat untuk mu.''


Yuan pun berbaring di atas ranajang, sementara Moza menyuruh pelayan membuat teh hangat dan menyuruh untuk membersihkan muntahan yang berceceran di lantai. Setelah menyuruh para pelayan Moza menghampiri Yuan yang begitu pucat..


''Apa kau ingin aku panggilkan tabib?


''Tidak perlu, aku hanya perlu dirimu Kemarilah dan peluk akuuuu..'' ucap Yuan dengan nada manja..


Para pelayan yang melihat kemesraan jung-jungannya mereka hanya tersenyum dan pergi setelah menyelesaikan pekerjaan mereka..


.


Pagi hari, istana di kekaisaran Wu telah di gegerkan dengan hilangnya Selir Chau Li dari kediamannya..


Bukan hanya itu, kematian yang mengenaskan di alami oleh An sahyu dan dayang setianya yang begitu mengerikan karna kepala mereka berdua tergantung di sebelah lonceng kuil..


Kaisar Wu tidak bisa berbuat apa apa, walau ia tau bahwa semua ini pasti ulah Kaisar Yuan.


''Pantas saja Kaisar Yin itu diam saja, rupanya dia bermain secara halus supaya tidak ada orang yang menuduhnya. Aku harus berhati-hati.'' gumam Kaisar Wu dalam hati.


Sedangkan Putra Mahkota Wanghilin tersenyum, karna ia terbebas dari ikatan pernikahan dengan orang yang tidak ia cintai..


.


Di penginapan.

__ADS_1


.


Semua pengawal dan para pelayan serta kasim sudah siap pergi dari penginapan. Namun Yuan dan Moza masih meminum teh di dalam kamar mereka..


.



.


''Minumlah, ini akan membuat perut mu jauh lebih baik.'' ucap Moza menuangkan teh..


Namun Yuan masih asik memandangi wajah Moza yang kian hari, kian cantik menurut Yuan..


''Kenapa kau semakin cantik.?


Moza menatap Yuan dengan kening berkerut..


''Mengapa sedari tadi pagi memujiku? adakah yang kau inginkan dariku yang Mulia?'' tanya Moza menyunggingkan bibirnya.


''Tumben sekali mulut mu yang beracun, mengucapkan kata kata sopan.'' ucap Yuan sambil menyeruput teh..


Braaakkk__


Moza menggebrak meja yang mana membuat Yuan tersedak tehnya..


Uhuk..


Uhuk..


''Jadi maksud mu selama ini aku tidak sopan HAH?! Sentaj Moza yang langsung berdiri dan keluar dari kamar..


''Sayangg ada apa dengan Mood mu itu, kenapa kau cepat sekali merajuk.'' teriak Yuan yang langsung mengikuti Moza..


.


.


.


...Jangan lupa tinggalkan jejak yaa ...

__ADS_1


...LIKE.KOMEN.VOTE ...


__ADS_2