PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR
Kehidupan


__ADS_3

13 Tahun kemudian..


.


Dua remaja kembar sedang duduk belajar dengan teman-teman nya di perguruan tinggi di kota Zentian..


Mereka tengah membaca dan menghafal Elemantary Learning, dan mengikuti ucapan sang guru..


Semua orang dengan tekun belajar, namun murid paling ujung begitu malas dan sesekali menguap mendengarkan ocehan sang guru..


uuuaaaa__


Murid itu menguap Lebar..


Namun di sisi dirinya anak anak murid yang tekun belajar dan menghafalkan apa yang di ajarkan oleh gurunya..


Siapa lagi jika bukan pangeran Han Yi dan Pangeran Han Mo, kedua kakak beradik yang memiliki sifat bertolak belang..


Pangeran Han Yi memiliki sifat. Ramah, murah senyum, pemalas, terlebih dia mata duitan namun baik hati.


Sedangkan.


Pangeran Han Mo memiliki sifat. Dingin, ketus, bermulut pedas dan tajam terlebih dia sangat bengis pada orang yang meremehkan dirinya.


Sampai-sampai semua orang bingung dengan pangeran Ham Mo, Karna mereka pikir bahwa Kaisar dan permaisuri mereka mempunyai sifat ramah dan penyayang. Lalu pangeran Han Mo mewarisi sifat siapa? itu lah yang ada di benak semua rakyat, mereka tidak tau bahwa pangeran Han Mo mewarisi sifat gelap dari kedua orang tuanya..


______


Hak


Hak


Han Yi menahan kantuk yang sangat luar biasa. Sementara sang guru sedang menerangkan pelajarannya..


''Kita harus menghubungkan kerendahan hati, dan kesopanan.' ucap sang guru di ikuti oleh semua murid..


''Jadilah terbuka untuk belajar, tapi tidak mengajari yang lain.'' ucap sang guru lagi, namun kali ini ia melihat Han Yi tertidur di saat ia sedang mengajar..

__ADS_1


''SATU PENGETAHUAN.! teriak sang Guru membuat Han Yi terkejut dan meng'erjapkan matanya beberapa kali..


''KEAHLIAN HARUS DI MILIKI DI DALAM, DAN TIDAK HARUS MENAMPILKAN DI LUAR.'' teriaknya lagi namun kali ini melototi Han Yi dengan tajam, membuat pangeran itu langsung membuka bukunya..


Han Mo menoleh dan menggelengkan kepalanya.


''Kakak, bisa tidak sekali saja kau tidak tidur di saat guru sedang menerangkan.?


''Dia itu sangat membosankan.! bisik Han Yi


.


.


Sementara disisi lain.#


.


.


Kaisar Yuan ingin sekali menelan permaisurinya, karna sudah berani menatap laki-laki lain selain dirinya..


Hingga sampai di aula Moza tak henti-henti nya mencuri pandang, yang mana membuat Yuan geram dan menyuruh tamu mereka ber'istirahat di kamar yang sudah di sediakan..


Kini Yuan tengah menyeret sang istri ke kamar mereka..


Braaakkk..


Yuan menutup pintu dengan kencang dan menatap Moza dengan tatapan dingin. Bukannya takut, Moza malah bersikap biasa saja karna ini bukan kali pertama dia di pergoki oleh Yuan karna suka mengintip para lelaki tampan..


''Sepertinya ada masalah dengan matamu.!! sentaj Yuan melotot tajam


''Mataku baik-baik saja Yuannnnn.''


''Jika matamu baik-baik saja, kenapa kau gemar sekali menatap para pria HAH. Dan membuat aku selalu marah dan kesal.!!


Moza menyunggingkan bibirnya, lalu duduk di kursi dan menungakan teh kesukaannya..

__ADS_1


''Itu karma untuk mu.'' ucap Moza yang membuat Yuan mengerutkan keningnya..


'Apa maksudmu.?


''Yaa, itu karma untuk mu karna di masa lalu kau gemar sekali meng'koleksi selir dan membuat aku mati mengenaskan di kehidupan ku yang dulu.'' ucap Moza santai namun tidak untuk Yuan, ia langsung membeku di tempat.


''A_ ap_apa yang kau katakan?


Moza menatap Yuan dan tersenyum. ''Ayolah Yuannn aku sudah ingat semuanya, kehidupanku dan masalaluku menjadi selir teraniyaya di harem mu.''


Deg..


Yuan langsung melangkah dan duduk di sisi Moza.. ''Sayang apa kau___


Moza mengangguk. ''Sudah lah itu hanya masalalu bukan, tapi sekarang jika kau mempunyai selir akan aku pastikan juniormu itu tidak ada di tempatnya.' ancaman Moza yang membuat Yuan langsung menggeleng..


Yuan memeluk Moza dengan erat..


Cup


Yuan mengecup pipi Moza, bergeser ke bibir yang mana selalu membuatnya bergairah ketika mencicipinya..


Kecupan itu lama kelamaan menjadi gairah menggebu, menginginkan satu sama lain yang lebih dari sekedar berciuman..


Yuam membawa Moza keatas peraduan, dan melepaskan satu persatu hanfu Moza..


Ruangan yang awalnya hening, kini menjadi bisik karna suara-suara ambigu yang keluar dari mulut Yuan dan Moza..


Decitan kulit saling beradu, membuat suasana menjadi panas tak terkendali. Kedua nya saling memadu kasih dan ***** yang tidak bisa di tunda..


.


.


.


...Jangan Lupa tinggalkan jejaknya...

__ADS_1


...LIKE.KOMEN.VOTE...


__ADS_2