PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR
Kaku


__ADS_3

Setiba di istana, Moza dan Yuan berada di kediaman Yilan. Tak ada yang tau bahwa mereka sudah keluar dari istana..


Para perajurit beserta Lue sudah membereskan mantan kaisar beserta seluruh anggota keluarganya.. Namun hanya di sisakan dua orang yang di biarkan pergi oleh Yuan, Pangeran ke lima Wai kifeng dan ibundanya selir Zhang dengan satu syarat bahwa mereka harus pergi sejauh mungkin.. Karna di ingatan Yuan bahwa mereka selalu menolong Yuan, ketika di tindas oleh orang lain bahkan selir Zhang pernah mendapatkan hukuman karna membela Yuan..


.


.


Moza duduk di kursi sambil memijat pinggangnya karna merasa pegal sehabis menunggangi kuda. ''Oh pinggangku terasa mau patah semua..'' keluh Moza


''Apa kau lelah Za'er.? tanya Yuan


''Hah, ya pinggangku sakit sekali.'' keluh Moza


Yuan tersenyum lalu duduk di sebelah Moza, ia mengangkat kaki Moza ke atas pahanya dan membuka sepatu Moza..


''Yuan, kamu mau apa.? tanya Moza heran.


Yuan memijat kaki Moza dengan perlahan, penuh dengan kelembutan dan kasih sayang..

__ADS_1


''Yuan yang sakit itu pinggangku, kenapa malah memijat kakiku.?sudahlah.'' Moza ingin menarik kakinya namun Yuan terus memijat kaki Moza tanpa perduli dengan rengekan yang minta di lepaskan..


Namun lama kelamaan pijitan Yuan begitu nyaman, dan tidak ingin berhenti namun Moza merasa tidak enak..


''Yuan..


Yuan menoleh dan tersenyum lalu menurunkan kaki Moza dari pahanya. ''Kau tau, walau yang sakit itu di bagian pinggang. namun semua syaraf berada di telapak kaki.!! tutur Yuan


Moza mengangguk mengerti, ia pun menyeduhkan secangkir teh yang ada di depannya..


''Apa rencana mu selanjutnya.? tanya Moza sambil menyeruput teh..


''Tugasku selanjutnya adalah menjadikan dirimu permaisuriku.!! tutur Yuan mendekatkan wajahnya dengan senyuman menggoda..


Yuan semakin mendekatkan jarak wajah keduanya. ''Bukan tidak tapi belum, tidak masalah untukku jika kau belum mencintaiku!! ucap Yuan sambil menondih Moza..


''Cukup kau rasakan betapa aku sangat mencintaimu..


Moza merosot ke bawah, ia tertegun dengan tatapan Kaisar di depannya ini. Sampai-sampai Moza harus menahan nafas karna hembusan nafas Yuan menerpa wajah cantiknya..

__ADS_1


Moza seperti patung yang tidak bisa bergerak, ia begitu gugup sebenarnya..


''Yu_Yuan kau ma__


Ucapan Moza tiba-tiba berhenti kala bibirnya di bungkam oleh bibir Yuan, Moza ingin sekali menolak namun jiwa jomblonya menolak untuk memberontak..


''Tubuh sialan, kenapa kau tidak menolak.!! oh ciuman pertamaku..''


Yuan memejamkan matanya ketika Moza tidak menolak sama sekali berciuman dengannya, mereka bertukar saliva dan bermain Lidah satu sama lain. Menikmati rasa manis dari bibir keduanya, hingga Moza tak sadar jika ia sudah mengalungkan kedua tangannya di leher Yuan..


Sesekali mereka berhenti untuk mengambil nafas, namun kedua bibir itu kembali bersentuhan..


Ciuman itu semakin membuat mereka berdua menginginkan lebih dan lebih, namun tiba-tiba Yuan melepaskan ciumannya yang mana Moza langsung membuka matanya..


Yuan tersenyum lalu mengusap sudut bibir Moza yang masih ada air liurnya. ''Sepertinya pernikahan kita harus secepatnya di laksanakan..''


Moza tak menjawab namun juga tak menolaknya, Yuan pun menggendong Moza ke atas ranjang dan beristirahat..


.

__ADS_1


.


...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG LIKE.KOMEN.VOTE JANGAN LUPA YAA.....


__ADS_2