PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR
Bertanding


__ADS_3

Pesta di mulai dengan meriah, para putri mentri mau pun pejabat sudah memperlihatkan bakatnya masing-masing begitu pun para tuan muda bangsawan..


Moza melihat para penari seperti telanjang membuat dia mual, Seakan ini menjadi kesempatan mereka untuk menampilkan lekuk tubuh untuk memikat lawan jenisnya..


Hufffhhh..


Moza membuang nafas malasnya, seakan ia bosan dengan acaranya..


''Aahhkk__ Yuan kau mengagetkan ku.!! sentak Moza terkejut ketika ia menoleh ke arah Yuan, dia sedang tersenyum memandangi nya dengan bertumpu dagu..


Yuan tersenyum lalu mengelus pipi Moza dengan lumbut..


''Apa kau bosan permaisuriku.'' tanya Yuan yang di angguki oleh Moza..


''Kau tau, mataku sakit melihat mereka semua, namun entah mengapa ketika aku menatapmu mataku kembali segar.'' ucap Yuan yang mana membuat Moza mengerutkan keningnya..


''Jangan menggombal.'' ucap Moza dengan ketus, namun hatinya begitu senang karna Yuan tidak tergoda oleh para penari dan para naona Muda..


Semua orang yang melihat interaksi Kaisar dan permaisuri mereka begitu bahagia, begitu romantis dan saling perhatian..


Namun tidak bagi sebagian orang yang iri akan posisi Moza, atau iri dengan posisi Yuan yang beruntung mendapatkan Moza..


Seperti sekarang, Kaisar Xin sedang mengepalkan tangannya dengan kencang sampai sampai darah mengalir dari telapak tangannya karna saking kencang ia mengepal..


Hatinya tak terima dengan keadaan ini, ia bersumpah dalam hati akan merebut miliknya..


Seorang gadis cantik berdiri lalu maju ketenangan Aula, memberikan salam kepada Moza dan Yuan..

__ADS_1


''Salam Yang Mulia Kaisar..


''Salam Yang Mulia Permaisuri, hamba yang rendah ini memberi salam untuk yang agung.'' ucapnya


''Hm..'' Yuan membalas hanya dengan deheman..


''Mohon ampun jika hamba lancang yang mulia, namun jika berkenan hamba ingin yang Mulia permaisuri menunjukan bakatnya.'' ujar wanita cantik yang bernama Lie An Shang putri kedua dari kediaman Lie Yanzi, yang tersohor memiliki toko pakaian termahal dan terbaik di negri Yin ini..


Moza tersenyum namun tidak untuk Yuan, ia menatap tajam wanita yang berani menantang permaisurinya..


Yuan ingin berdiri namun Moza menahannya..


''Kau akan menghalangiku bersenang-senang.? tanya Moza.


''Dia sudah lancang terhadapmu istriku.''


Yuan yang melihat raut muka Moza seperti mengiba, terlebih ia menunjukan cute eyesnya dengan sinar dari kedua matanya membuat Yuan tak bisa menolak..


''Ahh jangan menatapku seperti itu, baiklah-baiklah..'' jawab Yuan pasrah..


Moza tersenyum dan berdiri melangkah untuk berganti baju, karna tidak mungkin Moza memakai baju berat terlebih hiasan di kepalanya mengganggu pergerakkannya..


Moza pun keluar dengan gaun sederhana namun nampak elegan dan tetap cantik di pandang mata..


An Shang membungkuk dan melangkah ke pinggir, dengan senyuman terukir di wajahnya. Ia pikir jika ibu kerajaan Yin tidak mempunyai bakat, karna melihat penampilannya yang anggun dan lemah lembut.. itu pikirnya


Namun pikirannya salah, Moza mengambil pedang yang mana membuat Semua orang begitu antusiasi melihat permaisuri yang memilih pedang, dibandingkan menari atau memainkan musik. mereka bertanya tanya di benak mereka masing-masing, apa yang akan di lakukan permaisuri Moza..

__ADS_1



.


Moza mulai memainkan pedang di iringi musik, meliukkan tubuhnya membuat semua orang terkagum kagum melihat bakat sang permaisuri..


An Shang mengepalkan tangannya, Di dalam hatinya begitu tak terima karna ada yang lebih baik di bandingkan dirinya..


Ia pun menarik pedang dan menyerang Moza, Moza yang melihat dari ekor matanya melihat An Shang menyerang. Ia pun telah sigap dan menangkis serangan dari An Shang


TRIINGGG..


TRIINGGG..


Mereka saling serang dan melawan, keduanya begitu hebat dalam berpedang namun bagi Moza ini hanya serangan biasa saja..


''Sial, dia begitu hebat.'' gumam An Shang dalam hati..


Moza menyunggingkan senyumnya ketika melihat musuhnya sudah kelelahan, ia pun menyerang secara membabi buta membuat An Shang terkejut dan terjungkal kebelakang..


Tepuk tangan menggema di Aula, membuat semua rakyat bangga mempunyai permaisuri seperti Moza..


.


.


Tinggalin jejaknya donk, kasih Author bunga sekaligus kebonnya🤭🤭

__ADS_1


__ADS_2