PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR
Bonus cap 2


__ADS_3

...🐉Happy reading ziyeng 🐉...


.


Kabar bahwa dekrit pemilihan calon istri untuk kedua pangeran sudah tersebar luas di penjuru kota dan kekaisaran tetangga. Kabar yang sangat mendadak dan begitu mengejutkan untuk para putri dan nona bangsawan.


Siapa yang tidak mengenal pangeran Han Yi dan Pangeran Han Mo yang tampan nya begitu di gilai oleh semua wanita..


.


Ke esok kan paginya, semua sudah berkumpul di halaman istana yang sangat luas. Menunggu permaisuri Yin datang untuk memilih mereka secara langsung..


Bisik bisik mulai terdengar bahwa mereka tak sabar untuk ini, mereka membangga kan diri mereka sendiri dan berkata tinggi bahwa ia lah yang akan terpilih untuk menjadi istri pangeran..


.


Tak lama mereka melihat bahwa permaisuri sedang melangkah ke arah mereka bersama putri Han Selia. Para gadis langsung membenar kan gaun mereka agar terlihat rapih dan anggun..


Namun tidak untuk satu gadis yang terlihat cuek seakan enggan untuk mengikuti pemilihan ini..


''Permaisuri Yin dan Putri Mahkota telah tibaaa.'' teriak kasim


''Salam yang Mulia permaisuri.'' Salam Putri Mahkota.'' ucap para gadis bersamaan mengucapkan salam dan membungkuk.


Moza mengangguk dan berdehem, melihat begitu banyak peserta yang ikut pemilihan..


''Ini akan memakan waktu yang lama. ohhhh pasti akan membosankan.!! ucap Moza dalam hati menangis pilu.


Sedangkan para Pangeran tidak mau mengambil pusing, dan menyerahkan semua nya kepada Moza..


Kasim memberikan tumpukan kertas di depan Moza, yang mana membuat Moza mengerutkan keningnya..


''Kasim untuk apa ini?


''Itu yang Mulia, itu adalah infor__


''Aahh sudahlah, singkirkan tumpuk kan kertas tak berguna ini dari hadapanku. Itu membuat mata ku sakit.'' ucap Moza yang memang malas membaca, jika mereka sudah ada di depannya untuk apa membaca kertas-kertas itu. Moza bisa meminta satu persatu para gadis itu untuk memperkenalkan diri..


''Jingmi__


''Hamba Yang Mulia.''


''Mulai lah pemilihan." titah Moza yang langsung pergi kedalam menunggu para gadis itu masuk satu persatu. Lalu ia duduk di kursi yang sudah di sediakan, bersama putri tercinta Han Selia yang begitu antusiasi dengan pemilihan ini..


Jingmi membagikan sebuah kertas kepada para peserta dan jika mereka mendapatkan Lingkaran O berarti pemilihan untuk Han Yi. jika Lingkaran nya X maka pemilihan untuk Han Mo.


Mereka semua membelah menjadi dua dan berbaris dengan rapih.

__ADS_1


''Jika kalian mendapatkan kertas yang berisi X maka kalian bisa pulang terlebih dahulu dan kembali besok. Namun jika kalian dari kekaisaran tetangga, kalian bisa menginap di penginapan terdekat. Karna pemilihan sekarang hanya untuk pangeran Han Yi. '' ucap Jingmi


Para gadis itu membungkuk lalu melangkah pergi dan akan kembali besok. Sedangkan separuh gadis yang mendapatkan kertas yang bertuliskan O diminta satu persatu memperkenalkan diri kedalam menghadap Moza..


Jingmi meminta satu orang gadis untuk masuk dan memperkenalkan dirinya di hadapan Moza..


"Salam yang mulia, Hamba dari kediaman Sho Jie berumur 15 tahun.'' ucap nya membungkuk.


Moza melihat gadis di depan nya memakai hanfu kuning dari atas sampai bawah. ''Kenapa kurus sekali? jika terkena angin dia pasti terbawa heheh.'' ucap Moza dalam hati dan langsung menggeleng.


Jingmi pun meminta gadis itu keluar, dan menyuruh gadis lainnya masuk.


''Salam yang Mulia, Hamba berasal dari kediaman perdana menteri Tang. nama hamba Ruyu berumur 17tahun.


Moza melihat dia secara detail, dan menoleh ke arah putrinya yang sedang mengusap dagu dengan jarinya..


''Pasti nona ini makan sehari 5 kali yaa? celetuk Han Selia tanpa dosa, yang mana membuat gadis itu terkejut dan menunduk. Sedangkan Moza dan para dayang lainnya sedang menahan tawa supaya tidak keluar.


Jingmi pun menyuruhnya untuk pergi.


Gadis ketiga dan seterusnya membuat Moza kompak menggelengkan kepala bersama putri nya. Moza sudah menguap dan menopang dagunya..


''Kenapa tidak ada kandidat yang cocok untuk putra sulungku.?! gumam Moza dalam hati merasa kecewa.


Moza pun menoleh ke arah Jingmi. ''Apakah ini masih lama? tanya Moza.


''Ini yang terakhir yang Mulia.'' jawab Jingmi.


''Salam yang Mulia. Hamba dari ke Kaisaran Xian nama hamba Xian Su.'' ucap nya dengan nada dingin yang mana membuat Moza dan Han Selia menoleh ke arahnya dan membenarkan cara duduk mereka yang bar-bar..


Moza dan putrinya saling pandang dan mengangguk secara bersamaan. Xian Su sangat cocok untuk putra nya yang sangat pecicilan dan tidak bisa diam.


Jingmi tersenyum dan memberikan Xian Su sebuket bunga, pertanda bahwa Xian Su di terima oleh Moza...


Xian Su mengangguk dan mengambil bunga itu, lalu melangkah keluar..


.


Sedangkan di sisi lain.#


.


Pangeran Han Yi dan Pangeran Han Mo sedang duduk memperhatikan pemilihan istri untuk mereka dari jarak jauh..


''Huftt lihat lah gulungan yang membosankan ini.'' gerutu Han Yi sedang membaca sesuatu yang di berikan oleh ayahhanda nya..


Sedangkan Han Mo duduk dengan tenang menyesapi teh di tangannya..

__ADS_1



.


''Kakak taruh saja, biar aku yang menyelesaikan nya.'' ucap Han Mo yang mana membuat Han Yi berbinar dan melemparkan gulungan itu ke sampingnya..


''Terima kasih adikku kau memang yang terbaik.'' Han Yi mengacungkan kedua jempolnya.


''Cih, kau itu mengapa selalu malas belajar? bagaimana nantinya kau akan menggantikan ayahhanda sebagai seorang Kaisar.


''Heiii bung. Sudah aku bilang aku tidak mau terikat dengan kursi menyakitkan itu, yang akan menyuruhku diam seharian dan mendengarkan keluhan para rakyat. Noooo aku tidak mau, kau saja yang menggantikan ayahhanda Kaisar.!! tegas Han Yi yang memang sama sekali tidak menginginkan singga sana..


''Kau pikir aku mau? aku pun tidak mau.'' ketus Han Mo..


''Ahhh sudahlah, kita berdoa saja jika ayahhanda bisa ber'umur panjang dan terus duduk disana. Oh ia aku akan pergi untuk menemui Dong Gi apa kau mau ikut?


''Tidak terima kasih kakak, aku lebih suka berdua'an dengan buku ku.'' jawab Han Mo yang mendapatkan cibiran dari..


''iihhh dasar kutu buku.!!


Han Yi pun keluar, ia akan menemui sahabatnya Dong Gi yang sedang ada di tempat hiburan..


Namun ketika di persimpangan jalan ia dan seorang gadis ber'tubrukan.


Dugh__


Aww__


Mereka mundur dan saling pandang dengan tatapan sulit di artikan..


''Apa kau tidak mempunyai mata.?!! sentak seorang gadis dengan nada dingin yang tak lain adalah Xian Su..


Deg..


Han Yi membeku ketika melihat tatapan mata gadis di depannya yang sangat dingin..


Xian Su pergi bersama dayang nya, melangkah ke kamar yang sudah permaisuri siapkan..


Sedangkan Han Yi melihat gadis itu sambil menggerutu. ''Kenapa dia judes sekali? itulah tidak sengaja..


.


.


...Jangan bosan menunggu bonus capter nya yaa Ziyengg...


...❤❤...

__ADS_1


...Jangan lupa tinggalkan jejak ...


...LIKE.KOMEN.VOTE ...


__ADS_2