
Rombongan dari kerajaan Yin akhirnya sampai di dermaga, dan langsung berpindah ke kereta kuda menuju ke kerajaan Wu..
Di dalam kereta Moza tersenyum, ketika kembali ke sini dan mengingat kenangan ia dan Xiomei yang kabur dan lari dari kejaran Kaisar Xin yang sekarang sudah menjadi almarhum..
Dia menoleh ke arah Jingmi yang berada di sebelahnya, dan menceritakan jika dulu ia mempunyai kenangan bersama sahabatnya yang sekarang sudah meninggal dan tenang di alam sana..
Jingmi sesekali tersenyum saat mendengarkan cerita dari jungjungannya...
.
Setelah melewati perjalanan panjang, akhirnya rombongan telah sampai di kota dan di sambut meriah oleh para rakyat saat kereta kuda dari berbagai kerajaan melewati mereka..
Gerbang istana terbuka lebar dan mempersilahkan para tamu masuk, tapi ternyata mereka berpapasan dengan kerajaan lain yang baru saja datang...
Mereka pun masuk secara bersamaan dan di sambut hangat oleh seluruh anggota kerajaan Wu dengan ramah..
Ketika Yuan turun dari kudanya, dan melangkah ke arah kereta kuda lalu mengulurkan tangannya. Uluran tangan itu di sambut oleh tangan kecil putih dan mungil, lalu turun seorang wanita cantik dan anggun..
Semua orang begitu tertegun, melihat wanita yang sangat cantik turun dari kereta kuda. Mereka begitu mengagumi kecantikan yang dimiliki oleh Permaisuri Yin, benar rumor yang tersebar itu sungguh nyata adanya..
Deg..
Deg..
Jantung seseorang berdetak kencang, ketika melihat orang yang selama ini ia cari ternyata adalah istri dari Kaisar Yuan. hatinya bergetar ketika melihat Moza secara perlahan mendekat..
Putra Mahkota Wanghilin ingin sekali memeluknya, namun ia sadar dengan kenyataan jika Moza sudah di miliki oleh orang lain. Ia hanya menghela nafas dan meredam rasa rindunya yang selama ini ia pendam..
Kaisar Wu pun menyuruh para pelayan untuk mengantarkan para tamu untuk beristirahat, ke kediaman yang sudah di sediakan dan akan bertemu lagi nanti di perjamuan makan malam..
__ADS_1
.
KEDIAMAN MERAK.#
.
''Ibunda apa kau melihat itu? para Pangeran dan Kaisar sangat tampan, bagaimana pun aku harus memikat salah satu dari mereka.'' Ucap Qin Yidon penuh tekad dengan senyuman ..
''Tentu saja putriku, kau harus menunjukkan bakat yang kau punya pada mereka, termasuk kepada Kaisar Yin yang sangat tampan. Jika kau bisa menjadi selirnya, kau akan di limpahan harta..
''Baik ibunda.''
.
.
Sedangkan di kediaman Moza dan Yuan, kedua pasutri mesum itu sedang berendam air hangat setelah beberapa kali bergulat tiada henti yang cukup membuat para pelayan menggelengkan kepalanya..
''Apa kau sudah tak marah? setelah puas memperkosaku beberapa kali? jika di hitung dari keberangkatan kita, kau sudah melakukannya lebih 20 kali.'' tutur Yuan berbisik di belakang Moza.
''Itu adalah hukuman untuk mu, karna kau telah berani menolak ku.!! ucap Moza dengan mata terpenjam, menikmati wewangian yang membuatnya lirexxx...
''Hmmm, baiklah-baiklah maafkan aku permaisuri yang sangat aku cintai mohon ampun dan jangan menghukumku lagi.!! bisik Yuan, namun dengan tangan sudah berkeliaran dimana-mana..
Moza tersenyum dan semakin memper'erat pelukan Yuan, namun tak berapa lama mata Moza membuat sempurna ketika mengingat perjamuan nanti malam...
''iisshh hentikan tanganmu, kita bisa terlambat jika terus melakukan itu.'' ucap Moza.
Mereka pun mengakhiri dan langsung bersiap, karna matahari mulai terbenam..
__ADS_1
PESTA PERJAMUAN DI MULAI.##
Kaisar Wu dan permaisurinya serta, para Pangeran dan Putri sudah duduk di tepatnya menjamu para tamu yang hadir..
Satu persatu Aula menjadi ramai karna, para Pangeran mau pun Kaisar dari kerajaan mereka masing masing duduk di tempatnya setelah bertehur sapa dan memberi hormat kepada Kaisar Wu..
''Kaisar Yuan dan permaisuri Shin Moza memasuki aula.'' teriak kasim yang membuat semua orang menoleh ke arah pintu besar yang terbuka..
Mereka melihat dua orang bak dewa dan dewi berjalan melewati mereka, dan memberi salam kepada Kaisar Wu lalu duduk di tempat yang sudah di sediakan untuk Yuan dan Moza..
Mata Moza tak sengaja berpapasan dengan permaisuri Xian Lu dari kerajaan Xin..
Deg..
Jantung permaisuri Xian Lu berdetak kencang, ketika melihat Moza di depannya. Sungguh pertemuan yang tidak di sengaja ini membuat relung hati permaisuri Xian Lu menghangat..
Tidak bisa di pungkiri, kharisma Moza saat menyamar menjadi seorang Pria membuat para wanita luluh dan tergila-gila. Termasuk Permaisuri Xian Lu yang dulu meminta sang kakak agar menikahkan dirinya dengan Moza. Namun semua itu sirna ketika penyamaran Moza terungkap dan membuka kenyataan jika orang yang di sukai oleh Xian Lu adalah seorang perempuan..
''Jantung sialan, bukanlah kau sudah mengetahui jika dia seorang perempuan. mengapa kau masih berdetak kencang.!! ucap Putri Xian Lu sedikit memukul dadanya..
Sementara Yuan, yang melihat wanita yang berada di sebrangnya tengah memandangi sang istri dengan tatapan cinta dan penuh kekaguman. Yuan mendengus sebal karna lagi dan lagi dia harus bersaing dengan seorang wanita.!!
''Menyebalkan.!! gumam Yuan yang masih bisa di dengar oleh Moza..
Sama halnya dengan Permaisuri Xian Lu, Putra Mahkota Wanghilin pun tak luput memandangi Moza dan membuat hati istrinya terluka..
.
.
__ADS_1
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya yaa...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...