PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR
Kuy merapat


__ADS_3


...........


Hong Yu berjalan-jalan sekitar pasar dan melihat jika rombongan kereta kuda dari kekaisaran lain sudah datang silih berganti..


Sementara Shi Xia dan Mao sedang mengamati di tempat lain, mereka membagi tugas agar bisa masuk kedalam istana tanpa cela dan menyelamatkan Permaisuri Mei Lian dari ruang bawah tanah..


Trang..


Trang..


Hong Yu melihat kesebuah toko pemahat pedang, ia pun melangkah dan melihat lihat barang yang ada di setiap dinding dan meja. Namun netra matanya fokus dengan sebuah topeng yang belum di di buat utuh. Ia pun melihat dengan teliti dan menanyakan harga dari topeng yang belum selesai di pahat..


''Maaf tuan, berapa harga untuk membali topeng ini.? tanya Hong Yu.


Pemahat itu melihat. ''Lima teel perak.'' jawabnya


''Baik, tolong selesaikan.'' ucap Hong Yu, lalu melihat-lihat koleksi pedang yang ada di dingding tembok..


Pria paruh baya pemilik toko dengan segera membuat topeng itu agar terlihat indah ketika di pakai..


...........


Ketika Hong Yu sedang mencoba beberapa pedang, pemahat itu menghampiri dan memberikan topeng yang sudah ia ukir dengan indah..


''Anak muda, ini pesanan mu sudah selesai.'' ucapnya menyodorkan topeng itu..


Hong Yu menerima topeng itu dan melihat detail nya sangat indah, ia pun tersenyum dan memberikan lima teel perak..


''Terima kasih.''

__ADS_1


Hong Yu pergi dari sana, dan menyembunyikan topeng itu kedalam hanfu yang dia pakai, lalu mengambil kuda yang entah siapa pemiliknya. Hong Yu pergi menunggangi kuda untuk menemui Shi Xia dan Mao yang sedang berada di hutan! dimana para tamu Kekaisaran akan melewatinya..


Namun di tengah perjalanan, Hong Yu mendengar ada langkah kaki kuda dan suara tangisan. Ia pun menghampiri dan melihat dari jaraknya yang jauh, jika ada seorang gadis remaja sedang di kejar oleh beberapa pria..


''Berhenti, jangan lariii.'' teriak pria yang sedang mengejar gadis remaja itu..


''Heii berhentii.''


Namun gadis itu semakin cepat untuk melarikan diri, dan berharap bisa lepas dari orang-orang yang mengejarnya sedari tadi..


*Thap..


Thap..


Thap*..


Gadis itu berlari kencang, ia tidak menghiraukan jika dia tidak memakai alas kaki yang membuat kakinya berdarah dan menahan sakit..


''Heii gadis sialan berhenti.!! teriaknya yang masih mengejarnya dari arah belakang..


Gadis itu malah tersandung dan jatuh ke tanah, yang mana membuat para preman itu menertawakannya..


''Ahahahahahah...


''Tolong jangan ganggu aku, aku mohon.'' ucap gadis remaja itu dengan rasa yang takut..


''Ahahahah, kau akan di bawa ke markas kami dan menjadi pemuas nafsu ku. Heii kalian! bawa gadis yang masih segar ini ke dalam markas kita.'' perintahnya pada anak buahnya..


Gadis remaja itu sangat ketakutan dan semakin ketakutan ketika beberapa orang turun dari kudanya dengan mimik muka menyeramkan dengan senyum devil mereka..


Ketika mereka akan menyentuh bahu gadis remaja itu, tiba-tiba dari arah samping ada yang melemparkan batu ke wajah mereka hingga mengiris kesakitan..

__ADS_1


Syuuuttt..


Thak.. Thak.. Thak..


Aarrgghh..


Tiga anak buah pereman itu kesakitan dan mengelus pipi mereka masing masing. ''Heiii siapa disana.!! teriak marah ketua preman..


Tak lama muncullah Hong Yu dengan kuda gagah yang dia curi, dan tidak lupa memakai topeng yang tadi dia beli..


''Hiiyaqakk..


Hong Yu berhenti dan melihat para preman itu, dengan seksama lalu pandangan nya melihat gadis kecil sedang duduk ketakutan..


Ketua preman pasar itu sangat murka, terlihat dari mimik wajahnya yang memerah karna menahan amarah! saat melihat jika aksinya di ganggu..


''Heii jangan ikut campur urusan kami.'' sentak ketua preman namun tidak di sahut oleh Hong Yu yang diam menatap mereka dengan tajam..


Ketua preman itu melihat anak buahnya. ''Heii sodarakuu, serang dan bunuh orang itu! '' Teriaknya yang mana langsung di angguki para bawahannya..


Hiyaaaaaa...


Para anak buah preman itu berlari dan berteriak menyerang ke arah Hong Yu, namun Hong Yu diam tak bergeming dari kudanya. Mata tajam Hong Yu sedang memperhatikan gerak langkah musuh yang sedang berlari ke arahnya, seakan dia sedang mencari kelemahan musuhnya..


Ketika para musuh mendekat, Hong Yu melompat dari kudannya dan mengeluarkan pedang untuk menangkis serangan..


*Sreeeettt..


Sreeenggg*__


...........

__ADS_1


...**KUY MAMPIR DI KARYA BARU KLIK PROFIL AUTHOR DAN MOHON DUKUNGAN NYA...


...TEKAN LOVE LIKE.KOMEN.VOTE**...


__ADS_2