
Kaisar Xin sedang berada di Loanyang, ia sedang meminum arak beberapa botol. Hatinya sedang merasakan sakit yang luar biasa, untuk pertama kalinya ia bisa mencintai seseorang namun harus kandas di sepertiga malam..
Ia sangat putus asa, karna jauh jauh ia datang ke kerajaan ini namun hasilnya nihil..
Traaanggg__
Kaisar Xin melempar gelas yang ada di gengamannya, lalu beranjak pergi meninggalkan Loanyang. Ia akan menemui Moza apapun caranya, ia akan membujuk Moza agar ikut ke kerajaannya..
Namun baru saja ia keluar Loanyang, ia melihat kereta kuda dari istana dan melihat Moza yang berada di dalamnya Kaisar Xin tersenyum dan membenarkan pakaiannya..
Iq membuntuti kereta kuda itu dari belakang, dan berhenti di toko pakaian..
Moza keluar dengan senyuman, para rakyat membungkuk ketika melihat permaisuri mereka datang..
Kaisar Xin pun melangkah ketika melihat Moza masuk kedalam Toko, ia melewati para perajurit yang menjaga Moza lalu masuk dan melihat kanan kiri..
Ia melihat Moza yang sedang memilih pakaian, ia pun menghampiri Moza...
''Shin Moza Lie..
Moza yang merasa di panggil, menoleh dan sedikit tertegun melihat pria pemaksa ini ada di hadapannya..
Deg..
Kaisar Xin begitu senang melihat Moza tanpa cadar di wajahnya, begitu cantik dan menawan..
''Kau ??
''Bisakah kita bicara yang Mulia permaisuri Yin.'' ucap Kaisar Xin dengan nada formal, supaya orang di sekitar mereka tidak beranggapan yang tidak tidak.
Moza pun menganguk dan menyuruh semua orang untuk keluar..
Kini yang ada di dalam toko hanya Moza dan Kaisar Xin..
__ADS_1
''Kaisar Xin anda sedang apa berada di sini ? tanya Moza, namun tak ada jawaban dari lawan bicaranya..
Kaisar Xin hanya mentap kagum dengan keindahan yang ada di depan matanya, menatap mata Moza yang hitam jernih..
Dimata Kaisar Xin Moza sangat anggun dan menawan, apalagi pakaian sederhana yang ia pakai membuatnya kagum. Lihatlah bibir kecil berwarna merah itu, ingin sekali ia mengecup nya sekali saja namun ia menggeleng. Jika ia melakukan itu, Moza pasti membencinya..
''Yang Mulia Kaisar Xin.? sentak Moza yang mana membuat Kaisar Xin bangun dari lamunannya..
''Shin'er apakah benar kau menikah dengan Kaisar itu.??tanyanya
Moza mrngangguk. ''Ya aku sudah menikah dengan Kaisar negri Yin ini.'' jawab Moza ''Lalu untuk apa kau datang jauh jauh kemari kaisar?? dan menyamar menjadi rakyat biasa.? tanya Moza lagi..
Kaisar Xin tersenyum. ''Aku kesini mencarimu Shin'er, kau adalah permaisuri di istanaku!! kenapa kau menghianati ku dan menikah dengan Kaisar itu.!! tanya Kaisar Xin namun dengan nada geram di tahan..
Moza yang mendengar kata menghianati, mengerutkan keningnya..
''Menghianati.?? menghianati siapa Kaisar? tanya Moza.
''Tentu saja menghianati ku, sedari awal kau hanya milikku.!!
Deg..
Hati kaisar Xin begitu sakit mendengarnya. ''Aku mencintaimu Shin'er.''
''Tapi hamba tidak mencintaimu kaisar.'' jawab Moza tegas dan mantap..
''Shin'er Aku___
''Kaisar Xin hamba mohon kepadamu, jangan memaksakan kehendak mu.'' ucap Moza sedikit membentak
Moza menghela nafasnya, pria yang ada di hadapannya ini begitu keras kepala..
''Shin'er Aku tidak perduli kau mencintaiku atau tidak, yang jelas kau harus ikut denganku.!! sentak Kaisar Xin.
__ADS_1
''Aku tidak mau, apa alasanku untuk pergi dari sini? dan ikut denganmu? Apa kau menganggapku bodoh?
''Shin'e___
''Apapun alasannya aku tidak mau ikut denganmu dan menjadi selir di istanamu.!! ucap Moza tegas, ia tak habis pikir dengan Kaisar Xin ini. Mana mungkin ia meninggalkan gelar permaisuri nya hanya untuk menjadi selir.?!!
''Shin'er sekali saja percaya bahwa menjadi selirku tidak seburuk yang kau pikirkan..
Oh ya ampun ingin sekali Moza mencongkel isi kepala kaisar ini..
''Yang Mulia Kaisar Yuan telah tibaaa.'' teriak kasim yang mana membuat Moza dan Kaisar Xin menoleh..
Yuan masuk dengan senyuman tenang di wajahnya..
''Istriku, apa kau belum selesai berbelanja.??
Moza menghampiri dan bergelayut manja di lengah Yuan, Moza berharap Kaisar Xin akan mengerti jika ia tidak mungkin meninggalkan negri ini yang berlimpah ruah akan harta..
Kaisar Xin mengepalkan tangannya ketika melihat kemesraan Yuan dan Moza..
''Kau telah mencuri permaisuriku.!! sentak Kaisar Xin sudah tidak tahan dengan apa yang ia lihat..
Yuan tak tersinggung sama sekali, ia melihat Kaisar Xin masih dengan senyuman ramahnya dan melihat Moza..
''Istriku apa kau bisa pergi terlebih dahulu kedalam kereta.? pinta Yuan..
Moza mengangguk dan meninggalkan Yuan dan Kaisar Xin..
.
.
...Kira kira apa yang akan terjadi.??...
__ADS_1
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya yaa😊...
...LIKE.KOMEN.VOTE KASIH BUNGA SEIKHASNYA ...