PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR
Belajar etika


__ADS_3


.


Moza dan Yuan sudah sampai di kota Zentian, kedatangan mereka di sambut gembira oleh para rakyat Zentian..


Moza awalnya bingung karna kepergiannya dan Yuan tidak ada seorang pun yang tau, namun Yuan memberi tahu jika kabar mereka telah mengalahkan para bandit di kota Sun Ya sudah menyebar di negara Yin ini..


Moza pun tersenyum dan melambaikan tangannya dari dalam kereta kuda.. ''Lihatlah aku sudah seperti Miss Univers internasional hahaha.'' Moza tertawa dalam hati dengan tingkah akal pikirannya yang konyol..


Bisik-bisik dari para rakyat riuh dan terdengar ramai, jika permaisuri Shin Moza seperti dewi dan baik lati..


Moza yang mendengar bisik-bisik itu, tentu saja tersenyum bangga karna di puja oleh rakyatnya sendiri..


.


Kereta kuda bersama rombongan pun akhirnya sampai di istana, para perajurit, dayang beserta para pelayan sudah menyambutnya..


''Ahh akhirnya sampai juga di istanaku yang damai ini.'' gumam Moza..


''Salam Yang Mulia Kaisar, salam Yang Mulia Permaisuri.'' ucap mereka secara bersamaan..


Yuan dan Moza menganguk secara bersamaan, dan langsung menuju kediaman mereka karna lelah. Namun sebagai seorang Kaisar dia tidak bisa beristirahat langsung, karna para mentri sudah menunggunya di aula rapat..


Setelah sampai di kamar, Moza langsung berguling di atas kasur yang mana membuat Yuan gemas melihatnya..


Cup..


''Kau sangat menggemaskan!! dan Yaa sebentar lagi akan ada Mama Zu yang akan mengajarimu tatak rama dan sopan santun.'' Ucap Yuan yang sedang membenarkan tali di pinggangnya..

__ADS_1


Moza Mengerutkan keningnya ketika mendengar ucapan sang suami, Tatak rama??


''Apa maksudmu, aku harus belajar tatak rama yang membosankan itu? aku tidak mau.!! tolak Moza melipat tangannya di dada..


Yuan tersenyum dan berjongkok lalu mencubit hidung Moza yang mancung.. ''Apa kau tidak bisa mendengarkan suami mu ini sekali saja hhmm??


Moza melihat Yuan dan membuang mukanya.. ''Ahh baiklah baiklah, aku akan mempelajari itu namun aku tidak jamin bisa.'' jawab Moza membuat Yuan tersenyum dan mengelus pipi sang istri..


''Kalau begitu aku pergi dulu oke.'' Yuan mencium bibir moza sekilas lalu melangkah pergi ke aula rapat..


''Jaga permaisuri dengan benar.'' ucap Yuan saat berpapasan dengan para dayang di depan pintu dengan nada dingin..


Para dayang membungkuk sebagai jawaban. Setelah kepergian Yuan, Jingmi masuk dan menghampiri jungjungannya..


''Yang Mulia.''


''Hmmm masuklah dan siapkan air untukku membersihkan diri.'' pinta Moza..


Kedua dayang itu mengangguk dan pergi...


20mnt, akhirnya Moza selesai mandi dan berdandan..


''Maaf yang Mulia permaisuri, Mama Zu sudah berada di gazebo.'' ucap Kasim memberi tahu.


''Baiklah, antarkan aku ke sana.''


Moza dan para dayang pergi menemui Mama Zu yang sudah menunggu mereka. Sedangkan Mama Zu yang sedang menunggu permaisuri tersenyum ketika melihat jungjungannya sedang melangkah ke arahnya, mama Zu pun berdiri dan membersihkan hanfu yang ia pakai..


__ADS_1


.


Mama Zu memperhatikan Moza dari atas sampai bawah, ia tersenyum puas ketika melihat permaisurinya berjalan sangat anggun dan mencerminkan bangsawan..


Mama Zu sudah banyak mendengar rumor tentang permaisuri Yin yang sangat baik hati dan cantik seperti dewi..


''Salam Yang Mulia Permaisuri. '' Mama Zu membungkuk memberi hormat ketika Moza sudah berada di depannya..


''Bagaimana kabar anda Mama Zu.? tanya Moza sembari duduk di tempat yang sudah di sediakan. Para dayang menyajikan teh dan cemilannya di meja..


Mama Zu duduk bersebrangab dengan Moza. ''Kabar hamba baik yang Mulia permaisuri.'' jawab Mama Zu


''Yang Mulia Permaisuri tentu sudah tau, untuk apa hamba datang kemari bukan.?


''Tentu saja Mama Zu, Yang Mulia Kaisar sudah memberi tahuku. Namun aku tidak tau mengapa dia menyuruhku untuk belajar tatak rama.!! ucap Moza minum teh dengan satu kaki mengangkang di tekuk..


Mama Zu yang melihat permaisuri duduk dengan cara seperti itu, ingin sekali muntah darah melihatnya..


''Oh ya ampun, pantas saja yang Mulia Kaisar menyuruhku untuk mengajarinya tatak rama.'' ucapnya dalam hati sambil memejamkan matanya..


Bibir Mama Zu tersenyum dan mengeluarkan kayu di belakang punggungnya..


Plak__


Mama Zu memukul kayu itu di meja, membuat Moza melotot karna terkejut..


''Haiiss mama Zu kau mengagetkan ku.!! ucap Moza mengelus dadanya..


''Mari kita mulai yang Mulia permaisuri.'' ucap Mama Zu

__ADS_1


.


.


__ADS_2